{"id":29495,"date":"2010-05-02T20:21:40","date_gmt":"2010-05-02T20:21:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2010\/05\/02\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/"},"modified":"2010-05-02T20:21:40","modified_gmt":"2010-05-02T20:21:40","slug":"bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/","title":{"rendered":"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi"},"content":{"rendered":"<p>Sementara itu, untuk jalur seleksi SNM PTN, Unair bakal menyaring 850<br \/>\nsiswa di antara seribu lebih pendaftar program Bidik Misi. Mereka yang<br \/>\nlolos akan mendapatkan beasiswa mengikuti ujian (BMU) SNM PTN. Unair<br \/>\nmenetapkan kuota 500 siswa bagi program Bidik Misi tersebut. &#8221;Kita<br \/>\nsudah mendapatkan 182 calon mahasiswa. Sisanya akan diambil dari peserta<br \/>\n yang lolos SNM PTN,&#8221; jelas Imam.  <\/p>\n<p>Sementara itu, ITS sedang<br \/>\nmelaksanakan tahap praseleksi. Sedikit berbeda, untuk mendapatkan calon<br \/>\npenerima beasiswa, ITS tidak melakukan tes tertulis. Pemilih\u00c2\u00adan calon<br \/>\nmahasiswa didasari prestasi di sekolah. &#8221;Program seperti ini sebenarnya<br \/>\n dilaksanakan ITS sejak jauh-jauh hari melalui PMDK reguler dan<br \/>\nprestasi,&#8221; ujar Prof Ir Arif Djunaidy MSi PhD, pembantu rektor 1 bidang<br \/>\n akademik. <\/p>\n<p>Bedanya, pada PMDK reguler dan prestasi ITS, tidak<br \/>\nada pembatasan calon pendaftar. Yang mampu maupun tidak mampu boleh<br \/>\nmendaftar, asal berprestasi. Sementara itu, sasaran Bidik Misi adalah<br \/>\npara siswa tidak mampu yang berprestasi. &#8221;Dari dua ribu lebih pendaftar<br \/>\n yang ma\u00c2\u00adsuk, kami akan saring menjadi 600 siswa. Setelah itu, akan<br \/>\ndiseleksi lagi sesuai de\u00c2\u00adngan kuota ITS sebanyak 450 siswa,&#8221; ka\u00c2\u00adta<br \/>\nArif.      <\/p>\n<p>Baik Imam maupun Arif mengatakan, tidak ada kendala<br \/>\nberarti selama pelaksa\u00c2\u00adnaan program Bidik Misi 2010. Hanya, yang menjadi<br \/>\n persoalan adalah faktor ani\u00c2\u00admo yang masih kurang. Di antara target<br \/>\n3.000 pendaftar, formulir yang masuk ke Unair hanya 1.180 aplikasi.<br \/>\nBegitu juga ITS. Mematok target 4.000 peserta, yang mendaftar hanya<br \/>\n2.200 calon mahasiswa. Angka itu jelas jauh dari harapan.    <\/p>\n<p>Imam<br \/>\n mengatakan, tak tercapainya target tersebut disebabkan sulitnya mencari<br \/>\n siswa yang memenuhi tiga syarat lengkap yang ditetapkan. Yaitu, berasal<br \/>\n dari keluarga tidak mampu, berprestasi, dan mau melanjutkan sekolah.<br \/>\nBanyak siswa yang berasal dari keluarga miskin, tetapi dari segi<br \/>\nprestasi kurang. Kalaupun ada siswa miskin yang berprestasi, mereka<br \/>\nmalah enggan kuliah. &#8221;Impitan ekonomi membuat mereka lebih memilih<br \/>\nuntuk mencari pekerjaan daripada melanjutkan sekolah,&#8221; ujar Imam.<\/p>\n<p>Hal<br \/>\n lain yang membuat target pendaf\u00c2\u00adtar tidak terpenuhi adalah umumnya<br \/>\nsiswa cenderung mendaftar di perguruan tinggi yang dekat dengan tempat<br \/>\ntinggal. &#8221;Siswa dari daerah tapal kuda, misalnya, lebih memilih<br \/>\nmendaftar ke Univ Jember daripada Unair. Biaya menjadi per\u00c2\u00adtimbang\u00c2\u00adan,&#8221;<br \/>\n kata Imam.   <\/p>\n<p>Arif juga mengamini bahwa tak tercapainya target<br \/>\npendaftar disebabkan langkanya siswa miskin yang berprestasi. Arif<br \/>\nmemperkiraan, kelangkaan tersebut terjadi karena mereka kalah bersaing<br \/>\nde\u00c2\u00adngan siswa yang mampu. Keterbatasan dana membuat siswa miskin tidak<br \/>\nbisa mengikuti pelajaran tambahan. &#8221;Fasilitas mereka pun kurang jika<br \/>\ndibandingkan dengan teman-teman dari keluarga mampu. Mulai kurangnya<br \/>\nbacaan hingga keterbatasan mengakses internet. Kualitasnya jelas<br \/>\nberbeda,&#8221; jelas Arif.<\/p>\n<p>Kemungkinan kelangkaan yang lain adalah<br \/>\nsiswa yang tidak mampu jarang bisa sampai menempuh tingkat SMA. Mereka<br \/>\nmandek hingga SMP saja lantaran terkendala biya. Kalaupun mampu sekolah,<br \/>\n mereka tidak maksimal karena kendala-kendala tersebut. Sulitnya mencari<br \/>\n calon mahasiswa yang memenuhi syarat tersebut, lanjut Arif, bisa jadi<br \/>\nmembuat kuota ITS untuk program Bidik Misi itu tidak terpenuhi.<br \/>\n&#8221;Sekarang kami sedang memverifikasi data,&#8221; katanya. <\/p>\n<p>Imam<br \/>\nmenampik bahwa tak tercapainya target pendaftar tersebut disebabkan<br \/>\nkurangnya sosialisasi. Pasalnya, sejak program itu digulirkan, Unair<br \/>\ngencar mengumumkan, baik melalui website maupun dengan menyurati 265<br \/>\nsekolah di seluruh Jawa Timur, hingga menyampaikan pengumuman melalui<br \/>\nkepala dinas pendidikan kabupaten. &#8221;Beberapa sekolah di luar Surabaya<br \/>\nbahkan kami datangi\u00c2\u00ad langsung,&#8221; ujar Imam. <\/p>\n<p>Wakil Mendiknas<br \/>\nFasli Jalil mengatakan, ke depan pemerintah bergerak le\u00c2\u00adbih awal. Para<br \/>\nsiswa kuramg mampu akan mendapatkan bantuan pembiayaan sekolah melalui<br \/>\nbeasiswa sejak SMA. &#8221;Nilai-nilai di SD dan SMP akan kami catat. Terus,<br \/>\nkepala SMP wajib menyalurkan informasi kepada SMA pilihan siswa untuk<br \/>\npenyaluran beasiswa,&#8221; kata Fasli. Dengan jalan itu, diharapkan ada<br \/>\njaminan bahwa mereka akan melanjutkan sekolah dari SMP ke SMA. &#8221;Mereka<br \/>\npun diimbau untuk terus mempertahankan prestasi karena sudah ada Bidik<br \/>\nMisi yang menanti,&#8221; imbuh Fasli.  <\/p>\n<p>Bidik Misi merupakan program<br \/>\nyang dibesut untuk memutus rantai kemiskin\u00c2\u00adan. Persyaratan utama untuk<br \/>\nmendaftar program beasiswa itu adalah siswa SMA\/SMK\/MA\/MAK atau<br \/>\nsederajat yang dijadwalkan lulus pada tahun ini. Pendaf\u00c2\u00adtar merupakan<br \/>\nsiswa atau calon mahasiswa dari keluarga yang secara ekonomi kurang<br \/>\nmampu dan berprestasi, baik di bidang akademik\/kurikuler, ko-kurikuler,<br \/>\nmaupun ekstrakurikuler, yang diketahui oleh kepala sekolah\/pimpinan unit<br \/>\n pendidikan masyarakat (dikmas) kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Adapun prestasi<br \/>\nakademik\/kurikuler yang dimaksud adalah peringkat 25 per\u00c2\u00adsen terbaik di<br \/>\nkelas, sedangkan prestasi pada kegiatan kokurikuler dan\/atau<br \/>\nekstrakurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkat kabupaten\/kota dan<br \/>\nharus sesuai dengan program studi yang dipilih.<\/p>\n<p>Dana beasiswa dan<br \/>\n biaya pendidikan yang diberikan melalui program Bidik Misi 2010 sebesar<br \/>\n Rp 5 juta  per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya<br \/>\nhidup. Jumlah penerima beasiswa pada tahun anggaran 2010 adalah 20.000<br \/>\norang yang disebarkan melalui perguruan tinggi negeri di seluruh<br \/>\nIndonesia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p><span style=&quot;font-weight: bold;&quot;><\/span>Sejak resmi digulirkan pada November tahun lalu, beberapa<br \/>\nperguruan tinggi mulai menyosialisasikan program Bidik Misi ke<br \/>\ndaerah-daerah untuk menjaring pendaftar. Universitas Airlangga,<br \/>\nmisalnya, mulai menyosialisasikan sejak Januari. Bahkan, kampus di<br \/>\nSurabaya itu sudah menjaring 182 calon mahasiswa melalui jalur seleksi<br \/>\nPMDK prestasi. &#8221;Mereka sudah pasti lolos dan mendapatkan beasiswa penuh<br \/>\n dari program Bidik Misi,&#8221; ujar Prof  Dr drh Imam Mustafa MKes,<br \/>\ndirektur kemahasiswaan Unair.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-29495","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-lainnya"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejak resmi digulirkan pada November tahun lalu, beberapa perguruan tinggi mulai menyosialisasikan program Bidik Misi ke daerah-daerah untuk menjaring pendaftar. Universitas Airlangga, misalnya, mulai menyosialisasikan sejak Januari. Bahkan, kampus di Surabaya itu sudah menjaring 182 calon mahasiswa melalui jalur seleksi PMDK prestasi. &#039;&#039;Mereka sudah pasti lolos dan mendapatkan beasiswa penuh dari program Bidik Misi,&#039;&#039; ujar Prof Dr drh Imam Mustafa MKes, direktur kemahasiswaan Unair.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2010-05-02T20:21:40+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/219379777ccab19c738f6ea3cf543008\"},\"headline\":\"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi\",\"datePublished\":\"2010-05-02T20:21:40+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\"},\"wordCount\":741,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Lainnya (DILARANG DIGUNAKAN)\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\",\"name\":\"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"datePublished\":\"2010-05-02T20:21:40+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/219379777ccab19c738f6ea3cf543008\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi - ITS News","og_description":"Sejak resmi digulirkan pada November tahun lalu, beberapa perguruan tinggi mulai menyosialisasikan program Bidik Misi ke daerah-daerah untuk menjaring pendaftar. Universitas Airlangga, misalnya, mulai menyosialisasikan sejak Januari. Bahkan, kampus di Surabaya itu sudah menjaring 182 calon mahasiswa melalui jalur seleksi PMDK prestasi. ''Mereka sudah pasti lolos dan mendapatkan beasiswa penuh dari program Bidik Misi,'' ujar Prof Dr drh Imam Mustafa MKes, direktur kemahasiswaan Unair.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2010-05-02T20:21:40+00:00","author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/219379777ccab19c738f6ea3cf543008"},"headline":"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi","datePublished":"2010-05-02T20:21:40+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/"},"wordCount":741,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"articleSection":["Lainnya (DILARANG DIGUNAKAN)"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/","name":"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"datePublished":"2010-05-02T20:21:40+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/bidik-misi-menjaring-calon-mahasiswa-tak-mampu-yang-berprestasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bidik Misi, Menjaring Calon Mahasiswa Tak Mampu yang Berprestasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/219379777ccab19c738f6ea3cf543008","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29495","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=29495"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/29495\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=29495"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=29495"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=29495"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}