{"id":28180,"date":"2010-09-20T10:34:44","date_gmt":"2010-09-20T10:34:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2010\/09\/20\/tinggal-ngeprint\/"},"modified":"2010-09-20T10:34:44","modified_gmt":"2010-09-20T10:34:44","slug":"tinggal-ngeprint","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/","title":{"rendered":"Tinggal Ngeprint"},"content":{"rendered":"<p>Entah saya masuk golongan mayor atau minor. Liburan dua bulan lebih, sungguh-sungguh melenakan. Bahkan kata teman saya, sampai-sampai kita pun lupa cara menulis alfabet. Tangan terasa kaku menulis. Otak mogok beranalisis. Jemari tak lagi pandai berhitung praktis.<\/p>\n<p>Ini realita. Tiap kali berada pada awal semester, jiwa terasa masih berada pada zona nyaman. Kita tak lebih seperti mesin diesel. Butuh waktu lama untuk memanaskan, walau nantinya tenaga yang dihasilkan jauh lebih efektif. Tapi ingat, asap yang ditimbulkan membuat kita <em>ngos-ngosan<\/em>. Jauh beda dengan mesin <em>hybrid <\/em>yang lurus, halus, dan mulus.<\/p>\n<p>Ini kenyataan. Memulai perkuliahan adalah hal yang paling membosankan. Selama liburan, kita terbiasa bangun telat. Sekarang? Pagi masih menusuk, kita harus pergi menuju kelas. Awal kuliah hanya jadi formalitas \u00e2\u20ac\u0153yang penting masuk\u00e2\u20ac\u009d. Sekedar menjaga absensi agar tetap di atas 80 persen. Sehingga sewaktu-waktu kita bisa gunakan jatah absensi yang tersedia cuma-cuma.<\/p>\n<p>Ini sungguhan. Kata teman saya \u00e2\u20ac\u201cyang kemudian saya amini-,\u00e2\u20ac\u009dSusahnya memulai. Tapi kalau sudah \u00e2\u20ac\u02dcklik\u00e2\u20ac\u2122, saya akan keranjingan, tak mau berhenti,\u00e2\u20ac\u009d. Lanjutnya, ketika berhadapan dengan soal integral rangkap empat yang seperti kue lapis itu, butuh waktu semalaman untuk mengawali penyelesaian. <\/p>\n<p>Biasanya, kita mendahului dengan kata: diketahui, ditanya, dan jawab. Lalu kita pergi entah kemana, karena hanya itu yang bisa kita tulis. Butuh pertapaan tujuh hari tujuh malam untuk mengisi kolom jawaban. Namun setelah \u00e2\u20ac\u0153klik\u00e2\u20ac\u009d, kita menikmatinya seperti mengunyah cokelat Cadbury.<\/p>\n<p>Pada awal kuliah, dosen saya selalu mengingatkan. \u00e2\u20ac\u0153Syarat lulus dari sini, mudah saja,\u00e2\u20ac\u009d kata dosen sebuah mata kuliah menakutkan. \u00e2\u20ac\u0153Kerjakan setiap tugas yang saya berikan dengan sungguh-sungguh,\u00e2\u20ac\u009d. Saya pikir, benar kata dosen itu. Untuk melewati kandang macan ini, kita hanya disuruh sungguh-sungguh. <\/p>\n<p>Sungguh, beratnya kata kesungguhan itulah yang membuat saya tidak bisa sungguh-sungguh.<\/p>\n<p>Dosen saya berbaik hati. Ia tahu kalau saya mahasiswa dengan tingkat kemalasan di atas rata-rata. \u00e2\u20ac\u0153Saya kasih solusi, mudah saja,\u00e2\u20ac\u009d katanya. Ia meminta kami membuka buku peraturan akademik. Aduh, saya lupa dimana menyimpannya. Atau mungkin sudah terbuang sejak lama. Oh, ternyata itu masalahnya.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u0153Pahami makna SKS (satuan kredit semester),\u00e2\u20ac\u009d pinta dosen yang terlihat selalu ramah, tapi kejam untuk urusan nilai. Satu SKS bermaksud, selama satu minggu kita belajar selama 50 menit di kelas (tatap muka dengan dosen) dan 50 menit belajar di kos sendiri (<em>self study<\/em>) termasuk di dalamnya mengerjakan tugas dan segala kegiatan yang menunjang akademik.<\/p>\n<p>Kalau kita mengambil 20 SKS, berarti kewajiban kita adalah 1000 menit belajar di kelas dan 1000 menit belajar sendiri. Total ada kewajiban sekitar 33 jam belajar atau satu hari lebih sembilan jam. Ingat, itu selama seminggu. Kalau disebar dalam tujuh hari, kita hanya butuh 3-5 jam belajar per hari. Sisanya, sekitar 19-21 jam, bisa kita gunakan hal lain seperti tidur 12 jam (wah, <em>ngalah-ngalahin<\/em> bayi), makan 2 jam, mandi 1 jam, dan cangkrukan 5 jam. \u00e2\u20ac\u0153Mudah kan?\u00e2\u20ac\u009d tanyanya retoris. <\/p>\n<p>Sang dosen melanjutkan. \u00e2\u20ac\u0153Kita tidak perlu belajar kebut semalam. Cicil saja,\u00e2\u20ac\u009d. Kalau ada tugas, katanya, segera dikerjakan mumpung masih hangat. Tapi bodohnya, saya selalu menjawab (dalam hati),\u00e2\u20ac\u0153Nanti sajalah Pak, UAS masih lama,\u00e2\u20ac\u009d. Atau kalau rentang pengumpulan tugas masih panjang, saya selalu mengandalkan injury time. Saya mendalami ilmu kepepet yang konon katanya bisa melahirkan ide-ide cemerlang. Saya saat ini masihlah penganut fanatik sistem kebut semalam. Meskipun saya tahu sendiri, itu tidaklah berarti banyak. <\/p>\n<p>Entah siapa yang mulai menularkan. Entah siapa pula yang membuat candaan ini. Entah setan jenis apa yang ada dalam pikiran saya. Kalau saya boleh berfatwa, selain memulai adalah hal tersulit, maka menunda-nunda adalah sumbu picu dari tiap kesulitan itu. Nikmatnya menunda pekerjaan sama seperti hangatnya mie ayam di tengah dinginnya hujan.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u0153Tinggal Ngeprint,\u00e2\u20ac\u009d begitu kata saya tiap kali mengerjakan tugas. Tugas yang harusnya selesai saat itu juga, masih saya tunda. Kata filem anime Jepang,\u00e2\u20ac\u009dJagoan datang belakangan,\u00e2\u20ac\u009d. Tapi kata film Amerika tahun 70-an,\u00e2\u20ac\u009dToo late the hero\u00e2\u20ac\u009d alias pahlawan kesiangan. Padahal ya&#8230;tugas itu tinggal <em>ngeprint <\/em>karena tinggal <em>mbacem<\/em>. Sudah kemalasan stadium akhir bukan?<\/p>\n<p>Akhirnya, ya memang selamanya kertas itu berada pada lubang printer. Kalau kita tidak memencet Ctrl+P lalu klik \u00e2\u20ac\u0153Print\u00e2\u20ac\u009d, selamanya mesin itu akan diam. Secanggih-canggihnya, mereka tetap minta dikomando, bukan menyuruh membaca keinginan kita. Kita maunya tugas selesai, namun kemudian malah terbengkalai. Walaupun rampung, pasti hasil dari filosofi \u00e2\u20ac\u0153yang penting <em>ngumpulin<\/em>\u00e2\u20ac\u009d. <br \/>&nbsp;<br \/>***<br \/>Suatu siang saya cangkruk di plasa jurusan. Mahasiswa purnawirawan seperti saya biasanya hanya punya satu topik obrolan: Tugas Akhir (TA). Seperti biasa kami saling melepas <em>guyon-guyonan<\/em>. Kebetulan besoknya adalah ujian proposal TA. Berhubung saya belum bisa mengambil TA, saya berusaha mencari teman sependeritaan.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u009d<em>Yoopo <\/em>TA-mu <em>rek<\/em>?\u00e2\u20ac\u009d tanya saya.<br \/>\u00e2\u20ac\u009d<em>Dungakno yo<\/em>, <em>sesok <\/em>ujian. Mudah-mudahan lulus,\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u009dAmin ya Allah,\u00e2\u20ac\u009d jawabku singkat.<br \/>\u00e2\u20ac\u009d<em>Wes mari proposale<\/em>?\u00e2\u20ac\u009d saya melanjutkan.<br \/>\u00e2\u20ac\u009dGampang&#8230;tinggal <em>ngeprint<\/em>,\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u009dMantab&#8230;, <em>Ndang <\/em>diprint <em>kono<\/em>,\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u009dGampang&#8230;<em>sesok<\/em>, <em>pas wayae budal ae<\/em>,\u00e2\u20ac\u009d<\/p>\n<p>Saya menoleh ke samping kiri. Masih dalam rangka mencari teman sependeritaan. Wajah saya berhadapan dengan wajah yang dari tadi tertawa.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u009d<em>Yoopo<\/em> TA-mu <em>rek<\/em>?\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u009dAku?! Hmmm&#8230;\u00e2\u20ac\u009d jawabnya agak meyakinkan, tapi sedikit angkuh.<br \/>\u00e2\u20ac\u009d<em>Sesok melok<\/em> ujian?\u00e2\u20ac\u009d tanya saya lagi.<br \/>\u00e2\u20ac\u009dHehehe&#8230;,\u00e2\u20ac\u009d ia terkekeh, sedikit meremehkan.<br \/>\u00e2\u20ac\u009dIyo rek! Aku gitu lho&#8230;\u00e2\u20ac\u009d ia melanjutkan.<br \/>\u00e2\u20ac\u009dSudah selesai ta?\u00e2\u20ac\u009d <br \/>\u00e2\u20ac\u0153Ah&#8230;\u00e2\u20ac\u009d jawabnya singkat.<br \/>\u00e2\u20ac\u009dKurang opo Cak?\u00e2\u20ac\u009d saya makin penasaran. <br \/>\u00e2\u20ac\u009dSedikit sih&#8230;,\u00e2\u20ac\u009d lagi-lagi jawaban singkat.<br \/>\u00e2\u20ac\u009dTinggal <em>ngeprint<\/em>?\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u009d<em>Nggak<\/em>,\u00e2\u20ac\u009d bosan saya dengan kesingkatan jawabannya.<br \/>Saya termenung cukup lama.<br \/>Akhirnya ia menuntaskan jawaban,\u00e2\u20ac\u009dGampanglah\u00e2\u20ac\u00a6tinggal <em>ngetik <\/em>judul!,\u00e2\u20ac\u009d<br \/>Saya masih terpaku dengan kebengongan dosis tinggi, kemudian tertawa. <br \/>\u00e2\u20ac\u0153<em>Lah\u00e2\u20ac\u00a6tibae yo podo ae<\/em>!\u00e2\u20ac\u009d <\/p>\n<p>Bukankah judul itu hal yang paling sulit dalam mengerjakan Tugas Akhir?&nbsp;&nbsp; <\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u009dSaya juga&#8230;,\u00e2\u20ac\u009d sapa yang lain. Alhamdulillah, ternyata masih banyak teman-teman saya yang menjadi pasien akut. Jadi nanti kalau ditanya tetangga, \u00e2\u20ac\u009dkapan lulus?\u00e2\u20ac\u009d, maka saya akan mudah menjawab. \u00e2\u20ac\u009dGampang&#8230;tinggal <em>ngambil <\/em>toga,\u00e2\u20ac\u009d. Haha&#8230;Bersyukur punya kawan. Mereka selalu beri hiburan. Di tengah himpitan tekanan, saya masih bisa tertawa lepas tanpa beban.<\/p>\n<p>Hawa nafsu itu seperti bayi<br \/>Bila anda manjakan,<br \/>Ia akan tumbuh dan terus bergantung pada susu ibunya<br \/>Namun bila anda sapih,<br \/>Ia pun akan tumbuh mandiri<br \/>Berapa banyak kelezatan hidup yang mematikan,<br \/>Lantaran tidak tahu bahwa lemak itu sebenarnya beracun<\/p>\n<p>(sebuah sajak kasidah klasik)<\/p>\n<p>Bahtiar Rifai Septiansyah<br \/>Mahasiswa Teknik Perkapalan<\/p>\n<p>Jangan tiru saya. Gara-gara prinsip \u00e2\u20ac\u0153tinggal <em>ngeprint<\/em>\u00e2\u20ac\u009d, ideologi \u00e2\u20ac\u0153<em>ngguampangno<\/em>\u00e2\u20ac\u009d, dan filosofi \u00e2\u20ac\u0153<em>engko-engko ae<\/em>\u00e2\u20ac\u009d, saya masih di sini&#8230;di kampus ini, dimana sahabat saya yang lain sudah bersiap lari dari Grha awal Oktober nanti. Wisuda.<br \/>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mungkin kalimat ini sudah jadi hukum alam, seperti keanehan air pada empat derajat celcius. Bunyinya: \u00e2\u20ac\u0153Pekerjaan tersulit adalah memulai. Pekerjaan terberat adalah mempertahankan. Pekerjaan terhebat adalah menyelesaikan,\u00e2\u20ac\u009d. Resapi dan hadapkan pada diri.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28181,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-28180","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tinggal Ngeprint - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tinggal Ngeprint - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mungkin kalimat ini sudah jadi hukum alam, seperti keanehan air pada empat derajat celcius. Bunyinya: \u00e2\u20ac\u0153Pekerjaan tersulit adalah memulai. Pekerjaan terberat adalah mempertahankan. Pekerjaan terhebat adalah menyelesaikan,\u00e2\u20ac\u009d. Resapi dan hadapkan pada diri.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2010-09-20T10:34:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"183\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"180\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\"},\"headline\":\"Tinggal Ngeprint\",\"datePublished\":\"2010-09-20T10:34:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\"},\"wordCount\":990,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\",\"name\":\"Tinggal Ngeprint - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg\",\"datePublished\":\"2010-09-20T10:34:44+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg\",\"width\":183,\"height\":180},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tinggal Ngeprint\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tinggal Ngeprint - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tinggal Ngeprint - ITS News","og_description":"Mungkin kalimat ini sudah jadi hukum alam, seperti keanehan air pada empat derajat celcius. Bunyinya: \u00e2\u20ac\u0153Pekerjaan tersulit adalah memulai. Pekerjaan terberat adalah mempertahankan. Pekerjaan terhebat adalah menyelesaikan,\u00e2\u20ac\u009d. Resapi dan hadapkan pada diri.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2010-09-20T10:34:44+00:00","og_image":[{"width":183,"height":180,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9"},"headline":"Tinggal Ngeprint","datePublished":"2010-09-20T10:34:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/"},"wordCount":990,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/","name":"Tinggal Ngeprint - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg","datePublished":"2010-09-20T10:34:44+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7387.jpeg","width":183,"height":180},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tinggal-ngeprint\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tinggal Ngeprint"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28180","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28180"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28180\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28181"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28180"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28180"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28180"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}