{"id":28042,"date":"2009-10-22T17:19:50","date_gmt":"2009-10-22T17:19:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2009\/10\/22\/nuh\/"},"modified":"2009-10-22T17:19:50","modified_gmt":"2009-10-22T17:19:50","slug":"nuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/","title":{"rendered":"NUH&#8230;"},"content":{"rendered":"<p>Dari 34 putra-putri itu, hanya satu nama yang saya tunggu. NUH. Nampaknya memang tak bertepuk sebelah tangan. Pak Beye menunjukknya sebagai Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas). Istilah pedagang THR, barang rusak uang kembali. Sepertinya kinerja Pak Nuh cukup memuaskan di mata SBY. Ia masih berkualitas jadi tidak perlu dikembalikan. <\/p>\n<p>Tak berlebihan pula memang kalau saya bangga. Ia adalah putra asli ITS. Di mata rakyat Jawa Timur, Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur ini adalah seorang panutan. Selain punya komposisi akademis yang mumpuni, ia juga cukup terpandang dalam hierarki masyarakat Jawa Timur yang kental dengan nuansa agamanya. <\/p>\n<p>Gelar DEA di belakang namanya sempat jadi pertanyaan di benak saya. Saya kira nama Rektor ITS periode 2003-2007 ini Muhammad Nuh Dea. Ternyata bukan, tidak seperti nama artis Dea Ananda, Dea Mirela, atau Dea Imut. DEA adalah <em>Dipl\u00c3\u00b4me d&#8217;Etudes Approfondies<\/em> atau <em>diploma of advanced study<\/em>, itu gelar Perancis punya. Ia juga anak dari pendiri Pondok Pesantren Gunung Anyar Surabaya, KH Muchammad Nabhani. Boleh <em>dong<\/em> kalau sekiranya saya memanggilnya Gus Nuh. <\/p>\n<p>Nuh bukan yang pertama. Jauh sebelum itu, Prof Ir Rahardi Ramelan sudah melanglang buana jadi pejabat pusat. Puncaknya sebagai Memperindag. Tapi kemudian terjun bebas sampai pernah menjabat menjadi Ketua Persatuan Narapidana Indonesia. Mungkin juga Pak Ramelan bisa malang melintang di politik papan atas karena keaktifannya di sebuah partai yang memang sangat berkuasa ketika itu. Ia pun sebenarnya bukan lulusan asli ITS. Tapi bagi saya, apa salahnya untuk menghormati dan bangga pada Pak Ramelan. Toh, ia juga anggota keluarga besar ITS dan sudah banyak berjasa bagi ITS. Salam kagum dari saya Pak! <\/p>\n<p>Iseng-iseng saya me-<em>list<\/em> almamater para menteri. Beberapa alumni universitas bergengsi yang duduk di KIB II. ITB tetap menjadi penyumbang paling banyak dengan empat orang alumninya seperti Purnomo Yusgiantoro, Hatta Radjasa, Jero Wacik, dan Fadel Muhammad. Sementara UI di urutan kedua diwakili oleh Sri Mulyani, Darwin Zahedy Saleh, dan Endang Rahayu Setyaningsih, Suharna Suryapranata (S1 di UI sedangkan S2 di ITB). UGM, IPB dan Unpad masing-masing menempatkan dua orang alumninya. Seperti Djoko Kirmanto dan Andi Mallarangeng (UGM), Mustafa Abu Bakar (Mantan Ketua Ikatan Alumni IPB) dan Suswono (IPB), terakhir adalah Armida dan MS Hidayat dari Unpad. <\/p>\n<p>Jadi Nuh sendirian di kabinet. Mudah-mudahan ia tidak minder mengibarkan bendera ITS-nya. Ia pun dipilih dari jalur professional, bukan alasan politis. Setidaknya kalau saya jadi Pak Beye, ada beberapa pos yang pas untuknya. Menkominfo, Menristek, Mendiknas, Menag atau Menpora juga masih cocok.<\/p>\n<p><strong>Apa Untungnya Bagi Kita?<\/strong><br \/>Minimal kalau Pak Nuh jadi menteri, arus informasi pendidikan jadi lebih cepat sampai ke ITS. Mungkin pula ada orang-orang ITS yang bisa diproyeksikan untuk lebih mengabdi ke negara. Kalau periode ini satu orang, mungkin periode mendatang ada alumni ITS yang juga bisa mengabdi di Jakarta. <\/p>\n<p><em>Link<\/em> ini bukan nepotisme tapi ikatan batin. Orang akan lebih percaya pada orang yang memiliki kedekatan, bukan pada orang lain. Kenapa pula banyak alumni UI,ITB,UGM, IPB atau Unpad yang bisa berkontribusi banyak di pemerintahan. Karena Depok, Bogor, Bandung, dan Jogja lebih \u00e2\u20ac\u0153kelihatan\u00e2\u20ac\u009d dari Jakarta. Coba cari saja menteri asli Uncen atau Unpatti. Bukan tidak ada orang pintar di sana, hanya kurang beruntung saja jauh dari Ibu Kota. <\/p>\n<p>Bagi para mahasiswa, untungnya adalah ketika mengadakan seminar. Tidak perlu sulit-sulit amat untuk mengundang <em>keynote speaker<\/em> setingkat menteri. Belum lagi yang sedang cari rekomendasi, beasiswa atau cari biaya buat mendukung aktivitas dan kegiatan akademis mahasiswa. Paling tidak kucuran bantuan dari Depdiknas bisa lebih mudah. Kalau yang hobi demo masalah pendidikan, sekarang juga lebih mudah. Bawa spanduk yang besar terus tunggu saja di bandara Juanda atau langsung ke rumahnya.  Tapi itu bukan saran.<\/p>\n<p>Mungkin suatu saat nanti ada dering telepon di kantor Mendiknas,<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Kriiinnggg..,\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Assalamualaykum, malam Pak, saya Brodin, mahasiswa ITS,\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Waalaykumsalam Dik, ada perlu apa?\u00e2\u20ac\u009d suara lirih membalas<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Pak Nuh, saya mau protes! Kenapa kuliah di ITS sekarang semakin mahal? Gimana nasib mahasiswa yang tidak mampu?\u00e2\u20ac\u009d nada Brodin mulai meninggi. Maklum anak muda.<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Maaf Mas, saya Pak Hun asistennya Pak Nuh. Pak Nuh sekarang lagi sibuk,\u00e2\u20ac\u009d jawabnya sopan<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Ah, sombong sekali Pak Nuh. Dulu pas jadi dosen saya, beliau gampang ditemui dan ramah pada mahasiswanya,\u00e2\u20ac\u009d timpalnya sedikit berargumen.<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Ya ampun Mas, beliau lagi sibuk sekarang, masih <em>nggak<\/em> percaya?\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153<em>Nggak<\/em> percaya!\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153<em>Nggak<\/em> percaya juga?\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Iya Pak!\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Pak Nuh lagi di ruangannya. Dari tadi beliau mikirin gimana caranya sekolah di Indonesia dari <em>play group<\/em> sampai universitas, bisa gratis dan berkualitas,\u00e2\u20ac\u009d balasnya dengan nada yang semakin lirih. Dari pagi ia menemani Pak Nuh berkeliling Indonesia. Mencari solusi untuk masalah pendidikan di Indonesia.<br \/>Alhamdulillah.<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Ya sudah <em>deh<\/em> Pak, salam saja dari saya. Bilang saja dari mahasiswa bimbingannya dulu,\u00e2\u20ac\u009d tutur Brodin sambil mengelus-elus rambut gondrongnya.<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Lho&#8230;Dik Brodin, sekarang masih mahasiswa?\u00e2\u20ac\u009d<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Brekkkk..,\u00e2\u20ac\u009d. Telepon langsung ditutup.  <\/p>\n<p>Tuhan tidak pernah melarang hamba-Nya untuk bermimpi. Saya jadi teringat dosen-dosen saya yang kebanyakan jebolan master atau doktor dari Amerika dan Eropa. Beliau-beliau sering bercerita tentang kehebatan sistem pendidikan dan kemajuan IPTEK di sana. Terkadang dibumbui perbandingan dengan yang ada di Indonesia. Ya, ujung-ujungnya Indonesia yang jadi terdakwa, disuruh evaluasi diri dan disuruh mencontoh mereka (negara-negara maju). Kalau sudah dengar cerita itu, saya cuma bisa menelan ludah. \u00e2\u20ac\u0153Yah..di sana itu makannya daging segar. Lah&#8230;saya saja masih langganan tempe penyet di Keputih,\u00e2\u20ac\u009d. Lho apa hubungannya.<\/p>\n<p>Mimpi saya satu,\u00e2\u20ac\u009dSaya nggak perlu jauh-jauh sekolah master atau doktor di luar negeri apalagi luar angkasa. Cukup di tanah air tercinta,\u00e2\u20ac\u009d. Mungkin dengan adanya Pak Nuh sebagai Mendiknas, mimpi ini terwujud. Tapi juga jangan mimpi terus nanti basah (Banyak yang Salah). Lima tahun, waktu yang panjang untuk berusaha dan berdoa. Masih pesimis? Jangan harap Indonesia bisa jalan bareng dengan negara sekelas Amerika Serikat. Mudah-mudahan ia bisa membawa pendidikan Indonesia lebih baik seperti Nabi Nuh yang sabar ketika membawa umatnya ke jalan yang benar dan direstui Tuhan walaupun ia juga dicerca banyak orang.<\/p>\n<p>Syair untuk Pak Nuh<br \/>NUH: Namamu Ungkapan Harapan pendidikan Indonesia<br \/>NUH: Nyawamu Untuk Hidupnya pendidikan Indonesia<br \/>NUH: Nasib pendidikan jadi Urusan berat Hatimu<br \/>NUH: Nasihatmu dan Usulanmu tentukan Hasil pendidikan ke depan<br \/>NUH: Nilai Ulangan Harian (lho)<\/p>\n<p>Bahtiar Rifai Septiansyah<br \/>Mahasiswa Teknik Perkapalan <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pak SBY sukses <em>ngerjain <\/em>saya. Bagi saya, Pak Beye-panggilan akrab wartawan istana-adalah pria yang nyentrik. Ia suka dengan terobosan baru. Mulai dari pilih menteri lewat seleksi, kampanye evaluasi 100 hari pemerintahan, bongkar pasang menteri yang mbandel (Reshuffle), terima kritik lewat sms, sampai hobi mengumumkan kenaikan harga BBM jam 12 malam. Tadi malam, saya pun dipaksa menunggu sampai jam 10 malam. Menanti jawaban siapakah putra-putri terbaik bangsa yang jadi pembantu Pak Beye nanti.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28043,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-28042","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>NUH... - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"NUH... - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pak SBY sukses ngerjain saya. Bagi saya, Pak Beye-panggilan akrab wartawan istana-adalah pria yang nyentrik. Ia suka dengan terobosan baru. Mulai dari pilih menteri lewat seleksi, kampanye evaluasi 100 hari pemerintahan, bongkar pasang menteri yang mbandel (Reshuffle), terima kritik lewat sms, sampai hobi mengumumkan kenaikan harga BBM jam 12 malam. Tadi malam, saya pun dipaksa menunggu sampai jam 10 malam. Menanti jawaban siapakah putra-putri terbaik bangsa yang jadi pembantu Pak Beye nanti.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2009-10-22T17:19:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"250\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a\"},\"headline\":\"NUH&#8230;\",\"datePublished\":\"2009-10-22T17:19:50+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\"},\"wordCount\":980,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\",\"name\":\"NUH... - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg\",\"datePublished\":\"2009-10-22T17:19:50+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg\",\"width\":250,\"height\":250},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"NUH&#8230;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"NUH... - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"NUH... - ITS News","og_description":"Pak SBY sukses ngerjain saya. Bagi saya, Pak Beye-panggilan akrab wartawan istana-adalah pria yang nyentrik. Ia suka dengan terobosan baru. Mulai dari pilih menteri lewat seleksi, kampanye evaluasi 100 hari pemerintahan, bongkar pasang menteri yang mbandel (Reshuffle), terima kritik lewat sms, sampai hobi mengumumkan kenaikan harga BBM jam 12 malam. Tadi malam, saya pun dipaksa menunggu sampai jam 10 malam. Menanti jawaban siapakah putra-putri terbaik bangsa yang jadi pembantu Pak Beye nanti.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2009-10-22T17:19:50+00:00","og_image":[{"width":250,"height":250,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a"},"headline":"NUH&#8230;","datePublished":"2009-10-22T17:19:50+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/"},"wordCount":980,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/","name":"NUH... - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg","datePublished":"2009-10-22T17:19:50+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/6003.jpeg","width":250,"height":250},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nuh\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"NUH&#8230;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28042","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28042"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28042\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28043"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28042"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28042"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28042"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}