{"id":27813,"date":"2007-12-05T11:50:06","date_gmt":"2007-12-05T11:50:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2007\/12\/05\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/"},"modified":"2007-12-05T11:50:06","modified_gmt":"2007-12-05T11:50:06","slug":"membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/","title":{"rendered":"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action"},"content":{"rendered":"<p>Membangun kultur kebanyakan diawali dengan merumuskan (atau merumuskan ulang) <em>driving values<\/em>, dimana kemudian <em>driving values<\/em> tersebut disosialisasikan kepada seluruh anggota organisasi. Banyak perusahaan melakukan hal seperti di atas, dan menganggapnya hal tersebut sudah cukup dan berhenti pada tahapan sosialisasi.<\/p>\n<p>Sebagai organisasi dengan banyak anggota dengan kualifikasi syarat masuk belum terstandarisasi tinggi, maka syarat diatas adalah merupakan syarat yang perlu tapi belum cukup. Beberapa hal yang perlu diperhatikan  ITS. <\/p>\n<p>Pertama:  sosialisasi nilai\u2013nilai baru tersebut harus diawali dengan perubahan pola pikir (<em>mindset<\/em>) tentang mengapa diperlukan nilai\u2013nilai baru tersebut? Apa fungsi dan manfaat nilai\u2013nilai baru tersebut? Apa nilai\u2013nilai lama yang didefinisikan ulang?. Bila proses mengubah pola pikir ini tidak dilakukan, kita akan dengan mudah kembali pada pola lama. <\/p>\n<p>Kedua: Nilai\u2013nilai baru ini perlu diterapkan secara konsisten dalam manajemen organisasi (<em>systemic approach<\/em>), sehingga nilai \u2013 nilai ini secara otomatis akan disadari sebagai suatu semangat bersama yang fair bagi keseluruhan anggota organisasi. <\/p>\n<p>Misalnya, bila kita menganut nilai <em>Value Excellence, Quality and Service<\/em>, maka setiap pencapaian anggota organisasi dalam hal <em>Value Excellence<\/em> sekecil apapun harus mendapat penghargaan, baik dari sisi performance based reward maupun penghargaan dari pimpinan, untuk menciptakan keteladanan bagi anggota\u2013anggota organisasi lainnya. Dengan cara demikian, definisi kultur sebagai <em>values in action<\/em> akan dapat terjadi dan dipenuhi.<\/p>\n<p><strong><em>Matching <\/em>Kultur dengan Strategi <\/strong><br \/>Kultur dan Strategi harus di-<em>matching<\/em>-kan, mengingat secanggih apapun strategi, maka implementasi strategi tersebut akan sangat ditentukan oleh kultur perusahaan yang dibangun.<\/p>\n<p>Bila strategi adalah berhubungan dengan 3 C, yaitu <em>Customer <\/em>(bagaimana memuaskan dan membuat loyal mereka), <em>Competitor <\/em>(bagaimana dapat mengalahkan mereka), dan <em>Company <\/em>(bagaimana memperkuat posisi dan membangun kekuatan yang lebih baik),  maka kultur berhubungan dengan manusianya dalam kerangka 3C (<em>Commitment, Competence, Consistence<\/em>) juga, yaitu bagaimana membangun <em>Commitment <\/em>untuk mewujudkan Visi perusahaan, bagaimana membangun <em>Competence <\/em>yang dibutuhkan untuk memenangkan hati pelanggan, memenangkan persaingan, dan membangun kekuatan perusahaan, dan bagaimana melaksanakan segala sesuatu secara <em>Consistence <\/em>dengan disiplin tinggi.<\/p>\n<p>Dengan menyusun matrik <em>matching <\/em>antara 3C nya strategi dengan 3C nya kultur, maka kita akan dapat melakukan analisis awal apakah antara strategi dengan kultur sudah <em>matching <\/em>dan <em>aligning <\/em>(selaras). Bila ternyata banyak yang tidak selaras, maka ini bisa menjadi alasan untuk melakukan perombakan kultur perusahaan. Betapa canggihnya strategi, maka implementasi strategi tersebut akan sangat bergantung pada kultur, dengan kata lain: When you put good strategy in bad culture, the culture will always win.<\/p>\n<p><strong>Penutup<\/strong><br \/>Menyusun strategi yang tepat dengan dukungan kultur yang selaras merupakan kunci keberhasilan organisasi, termasuk ITS, untuk mampu bersaing kedepan. Bila strategi yang kuat telah dibangun melalui kemampuan evaluasi <em>Strengths-Weaknesses- Opportunities-Threats<\/em> (SWOT) yang tepat, maka kultur yang kuat dapat dibangun dengan gabungan pendekatan sistem (<em>systemic approach<\/em>) dan pendekatan kemanusiaan (<em>human approach<\/em>). Pendekatan sistem ibarat bagaimana kita mendisplinkan pengendara dengan membuat polisi tidur yang banyak, sedangkan pendekatan kemanusiaan lebih kearah penyadaran dan pemberian contoh dari pimpinan kepada bawahan. <\/p>\n<p>Dengan kultur yang kuat, maka tantangan kedepan dalam hal otonomi (PT BHP) dan peningkatan kualifikasi ITS secara internasional akan lebih mudah untuk dicapai. Mari kita secara bersama mampu mengukir sejarah yang gemilang dalam membangun ITS kedepan. <\/p>\n<p> Ir Arman Hakim Nasution MEng<br \/>Dr Ir Patdono Suwignjo MEng Sc PhD<\/p>\n<p>Para Penulis adalah dosen di Jurusan Teknik Industri dan Magister Manajemen Teknologi di ITS<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perubahan budaya adalah merupakan syarat mutlak agar ITS mampu dibangun secara bersama menuju kearah yang lebih baik. Budaya Organisasi (BO) sangat mempengaruhi kinerja organisasi. Pada organisasi dengan BO kuat, seluruh anggota di dalam organisasi dapat berfokus ke satu arah, yaitu strategi organisasi. Dengan demikian, organisasi yang mempunyai BO yang kuat akan mempunyai tingkat efektivitas dan realisasi strategi organisasi yang lebih baik.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27814,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-27813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perubahan budaya adalah merupakan syarat mutlak agar ITS mampu dibangun secara bersama menuju kearah yang lebih baik. Budaya Organisasi (BO) sangat mempengaruhi kinerja organisasi. Pada organisasi dengan BO kuat, seluruh anggota di dalam organisasi dapat berfokus ke satu arah, yaitu strategi organisasi. Dengan demikian, organisasi yang mempunyai BO yang kuat akan mempunyai tingkat efektivitas dan realisasi strategi organisasi yang lebih baik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2007-12-05T11:50:06+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"185\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"138\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a\"},\"headline\":\"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action\",\"datePublished\":\"2007-12-05T11:50:06+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\"},\"wordCount\":527,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg\",\"articleSection\":[\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\",\"name\":\"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg\",\"datePublished\":\"2007-12-05T11:50:06+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg\",\"width\":185,\"height\":138},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action - ITS News","og_description":"Perubahan budaya adalah merupakan syarat mutlak agar ITS mampu dibangun secara bersama menuju kearah yang lebih baik. Budaya Organisasi (BO) sangat mempengaruhi kinerja organisasi. Pada organisasi dengan BO kuat, seluruh anggota di dalam organisasi dapat berfokus ke satu arah, yaitu strategi organisasi. Dengan demikian, organisasi yang mempunyai BO yang kuat akan mempunyai tingkat efektivitas dan realisasi strategi organisasi yang lebih baik.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2007-12-05T11:50:06+00:00","og_image":[{"width":185,"height":138,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a"},"headline":"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action","datePublished":"2007-12-05T11:50:06+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/"},"wordCount":527,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg","articleSection":["Opini"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/","name":"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg","datePublished":"2007-12-05T11:50:06+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4137.jpeg","width":185,"height":138},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/membangun-budaya-unggul-its-kultur-sebagai-values-in-action\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Membangun Budaya Unggul ITS: Kultur sebagai Values in Action"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}