{"id":27233,"date":"2013-01-01T12:44:24","date_gmt":"2013-01-01T12:44:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2013\/01\/01\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/"},"modified":"2013-01-01T12:44:24","modified_gmt":"2013-01-01T12:44:24","slug":"berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/","title":{"rendered":"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang"},"content":{"rendered":"<p>Sejarah itu seperti <em>puzzle<\/em>. Setiap kepingnya berada di tuannya. Begitu pula dengan sejarah kampus ITS. Banyak sekali cerita yang terpendam dan belum sempat terkuak ke permukaan untuk setidaknya diketahui oleh generasi ITS zaman ini. Dengan semangat perjuangan pula, sekelompok mahasiswa ITS berani menelusuri kepingan tersebut kepada para pendiri ITS dan saksi sejarah pendirian kampus tercinta ini. &nbsp;<\/p>\n<p>Tim yang bernama Djoeang ini merupakan tindak lanjut dari pesan dari Bahtiar Rifai Septiansyah, senior mereka yang juga bertugas di ITS Online. Kepada mereka, mahasiswa&nbsp; Jurusan Teknik Perkapalan ini menyarankan agar setiap Bahtiar dan teman-temannya juga berhasil meluncurkan sebuah buku inspiratif yang berjudul 25 mahasiswa inspiratif ITS. &nbsp;<\/p>\n<p>Gayung bersambut.&nbsp; Dengan semangat cinta almamater, Nur Huda menggagas pembentukan tim untuk menyelesaikan buku tersebut. \u00e2\u20ac\u0153Awalnya teman satu angkatan saya di ITS Online hanya tersisa saya dan Hanif Azhar. Namun ketika dia diajak untuk masuk tim, ia menolak, karena ia sedang menjabat sebagai Ketua Himpunan Desain Produk Industri ITS,\u00e2\u20ac\u009d ucap pria yang akrab dipanggil Huda ini. &nbsp;<br \/>Tak berputus asa, mahasiswa alumnus Jurusan Teknik Mesin ITS ini mengajak angkatan yang ada di bawahnya.&nbsp; Maka terbentuklah tim yang beranggotakan Erik Sugianto, Lutfia, Eka Setyowati, Fatimatuz Zahroh, Lisana Shidqina, Kurnia Luthfi Wahyu Fendini dan Elita Fidya Nugrahani. Seluruhnya merupakan jurnalis ITS Online. <br \/>Seiring dengan perjalanannya. Erik Sugianto mahasiswa Teknik Perkapalan mundur di awal karena alasan akademik. Pun dengan Kurnia Luthfi yang mundur karena kesibukannya di Politeknik Negeri Surabaya (PENS). Otomatis tim ini hanya diisi oleh satu orang pria dan lima orang wanita. Untuk keperluan koordinasi dan penambahan tenaga, mereka merekrut, Aldrin Dewabrata, mahasiswa Sistem Perkapalan ITS. <br \/>Di awal terbentuknya tim, ketujuhnya masih belum menentukan genre buku yang akan dipilih. \u00e2\u20ac\u0153Waktu itu mas Bah mengatakan kalau bisa jangan membuat buku profil lagi. Mungkin kalian bisa mengangkat sejarah awal ITS terbentuk,\u00e2\u20ac\u009d ujar Huda menirukan uraian Bahtiar.<br \/>Diskusi mulai dilakukan. Tema dan tokoh buku mulai dianalisa. \u00e2\u20ac\u0153Pada saat diskusi pertama, kami menentukan ide dan alur cerita buku ini, namun yang terjadi adalah simpang siur pemikiran sehingga kebanyakan ide yang diutarakan ngambang,\u00e2\u20ac\u009d tutur Eka, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia angkatan 2009 ini. Kesulitan mereka dalam mencari ide ini karena tim ini harus menggali kepingan sejarah ITS 50 tahun silam.<br \/>Data dan fakta mulai mereka kaji. Informasi mengenai tokoh-tokoh penting ITS zaman pendirian mereka kumpulkan satu persatu. \u00e2\u20ac\u0153Pokoknya kita nyari bapak-bapak atau ibu-ibu yang sudah tua, yang berkaitan langsung dengan pendirian ITS,\u00e2\u20ac\u009dujar Eka lagi. <br \/>Reportase nan Heroik<br \/>Pemetaan tokoh akhirnya rampung. Tugas wawancara menanti. \u00e2\u20ac\u0153Kebanyakan dari mereka ini berada di daerah Surabaya dan Jakarta,\u00e2\u20ac\u009dujar Lutfia.<br \/>Demi mendapatkan fakta, mereka nekat berangkat ke Jakarta. Salah satu narasumber yang berada di Jakarta adalah Rektor Kedua ITS yaitu Kolonel Laut Marseno. <br \/>Untuk liputan di ibukota ini, Lutfia memiliki cerita yang cukup menarik. Ia dan Huda yang berangkat, dihadapkan dengan kemacetan yang tidak separah Surabaya. Selain itu, mereka juga sempat tersesat di labirin Jakarta. \u00e2\u20ac\u0153Padahal kami akan menuju alamat yang seharusnya 10 meni, karena kami salah belok, kami harus menyelesaikannya selama dua jam, dan kami sempat menyentuh garis kota Bekasi,\u00e2\u20ac\u009d kenang Lutfia lagi.<br \/>Lain lagi dengan kisah Fatimatuz Zahroh . Mahasiswa yang akrab disapa Ima ini juga berkesempatan ke Jakarta bersama Eka Setyowati.&nbsp; \u00e2\u20ac\u02dc\u00e2\u20ac\u2122Kami berangkat modal nekad. Bahkan kami lupa membawa SIM (Surat Ijin Mengemudi, red),\u00e2\u20ac\u009d seloroh Ima. Beruntung, hal tersebut tidak menimbulkan masalah.<br \/>Mulai Serius <br \/>Pembuatan buku ini memang tidak terikat waktu. Hal ini membuat buku tidak kunjung diselesaikan. Selain itu, penggarapan buku ini sempat vakum ketika Pemilihan Rektor ITS. \u00e2\u20ac\u0153Waktu itu tata orgasnisasi birokrasi di ITS belum stabil. Sehingga kita tidak tahu akan meminta dana ke siapa, waktu itu ITS Online juga belum tahu di bawah naungan apa,\u00e2\u20ac\u009djelas Huda menambahkan.<br \/>Sementara itu, Huda menuturkan hal paling sulit adalah ketika mulai menulis. \u00e2\u20ac\u0153Seringkali hasil wawancara berbeda angle sehingga sulit untuk disatukan,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 tambah mahasiswa asal Tuban ini.<br \/>Berbagai polemik terus bergulir. Satu yang paling diingat adalah penggunaan istilah CUK. Awalny,&nbsp; seluruh tim sepakat dengan menggunakan embel-embel CUK di judulnya.&nbsp; Alasannya, kata ini merupakan kependekan dari Cerdas Amanah Kreatif, jargon ITS beberapa tahun silam. Selain, itu kata ini juga merupakan salah satu wujud semangat khas Surabaya.<br \/>Ternyata, judul Kampus Djoeang CUK ini menuai protes jeras berbagai kalangan di ITS, mulai dari pihak birokrasi, Tim Charactrer Building ITS, hingga aktivis mahasiswa. \u00e2\u20ac\u0153Namun sebenarnya, pihak narasumber pun mengatakan setuju,\u00e2\u20ac\u009d ungkap Huda lagi. Namun demi kelancaran, mereka pun sepakat mengganti judul buku dengan nama Titik Nol Kampus Perjuangan.<br \/>Beberapa bulan sebelum Dies Natalis ITS ke-52, tim ini mendapat tuntutan untuk meluncurkan buku tersebut di tanggal kelahiran ITS yakni 10 Nopember. \u00e2\u20ac\u0153Waktu tinggal sebulan, kami masih bersantai. Akhirnya, kami baru sadar bahwa waktu yang tersisa tinggal tiga hari,\u00e2\u20ac\u009d tambah Ima. <br \/>Selama tiga hari tersebut tim bekerja ekstra keras layaknya kerja rodi zaman Belanda. Waktu tidur yang berkurang hingga melakukan editing yang lumayan banyak. Layout buku juga masih dalam perjalanan. Penambahan seorang layouter lagi untuk menyelesaikannya. <br \/>Dini hari, (10\/11) buku berhasil diselesaikan namun belum dicetak.&nbsp; Saat itu juga mereka pergi ke percetakan untuk mencetak beberapa di-launching ketika upacara Dies Natalis ITS. \u00e2\u20ac\u0153Akhirnya buku itu pun lahir, kami sangat bangga, walaupun masih ada sedikit cacat,\u00e2\u20ac\u009dujar Huda. <br \/>Akhirnya Launching<br \/>Sabtu, (10\/11) tahun lalu, Buku tersebut berhasil diluncurkan. Ketika itu Prof BJ Habibie, Bapak Teknologi bangsa ini yang juga mengisi orasi ilmia, turut serta membubuhkan tanda tangannya di halaman awal buku.<br \/>Tak berhenti, buku juga dilaunching secara resmi dalam acara ITS Business Summit (IBS) yang digelar oleh Ikatan Alumni (IKA) ITS, akhir November lalu. \u00e2\u20ac\u02dc\u00e2\u20ac\u2122Tentunya dengan sedikit revisi. Buku ini pun sempat dilelang hingga harga mencapai jutaan rupiah ketika itu,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 ujar Lutfia. <br \/>Hingga saat ini, buku tersebut tetap dijual dan turut diarsipkan oleh ITS. Terakhir buku Titik Nol Kampus Perjuangan ini telah mendapatkan nomor ISBN dari badang perpustakaan Republik Indonesia. (ais\/ran)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dokter Angka, Profesor Mahmud Zaki, Kolonel Marseno, mungkin hanya segelintir orang saja yang mengenal mereka. Nama mereka pun jarang dibicarakan di ruang diskusi mahasiswa ITS. Namun di luar kesibukan mahasiswa dengan keilmiahan, teknologi, internasionalisasi, integralistik, sekelompok mahasiswa ITS berhasil keluar dari <em>mainstream<\/em> dan terjun ke masa lalu untuk menghadirkan para pendiri dan alur terbentuknya kampus ITS ini kepada generasi zaman sekarang.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-27233","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-profil"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dokter Angka, Profesor Mahmud Zaki, Kolonel Marseno, mungkin hanya segelintir orang saja yang mengenal mereka. Nama mereka pun jarang dibicarakan di ruang diskusi mahasiswa ITS. Namun di luar kesibukan mahasiswa dengan keilmiahan, teknologi, internasionalisasi, integralistik, sekelompok mahasiswa ITS berhasil keluar dari mainstream dan terjun ke masa lalu untuk menghadirkan para pendiri dan alur terbentuknya kampus ITS ini kepada generasi zaman sekarang.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2013-01-01T12:44:24+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a\"},\"headline\":\"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang\",\"datePublished\":\"2013-01-01T12:44:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\"},\"wordCount\":942,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Profil\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\",\"name\":\"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"datePublished\":\"2013-01-01T12:44:24+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang - ITS News","og_description":"Dokter Angka, Profesor Mahmud Zaki, Kolonel Marseno, mungkin hanya segelintir orang saja yang mengenal mereka. Nama mereka pun jarang dibicarakan di ruang diskusi mahasiswa ITS. Namun di luar kesibukan mahasiswa dengan keilmiahan, teknologi, internasionalisasi, integralistik, sekelompok mahasiswa ITS berhasil keluar dari mainstream dan terjun ke masa lalu untuk menghadirkan para pendiri dan alur terbentuknya kampus ITS ini kepada generasi zaman sekarang.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2013-01-01T12:44:24+00:00","author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a"},"headline":"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang","datePublished":"2013-01-01T12:44:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/"},"wordCount":942,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"articleSection":["Profil"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/","name":"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"datePublished":"2013-01-01T12:44:24+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/berjuang-untuk-hadirkan-para-pejuang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berjuang untuk Hadirkan para Pejuang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/a5bf1eca01435c866c557a894d40b06a","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27233","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27233"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27233\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27233"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27233"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27233"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}