{"id":26821,"date":"2010-09-20T20:13:16","date_gmt":"2010-09-20T20:13:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2010\/09\/20\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/"},"modified":"2010-09-20T20:13:16","modified_gmt":"2010-09-20T20:13:16","slug":"griya-unik-ala-asjhar-imron","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/","title":{"rendered":"Griya Unik ala Asjhar Imron"},"content":{"rendered":"<p>Kini, rumah tersebut berdiri elegan. Sangat berbeda dengan rumah-rumah bergaya modern lainnya di gang Keputih Perintis V. Jangankan di Surabaya, di daerah asalnya saja, rumah seperti itu sangat langka. <\/p>\n<p>Asjhar sendiri tak banyak bercerita mengenai rumahnya. Meskipun saat pembangunan rumah tersebut namanya sempat muncul di berbagai media dan majalah desain arsitektur. Namun ia mempersilahkan siapa saja yang hendak berkunjung ke rumahnya, apalagi untuk berfoto-foto di sana. <\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u0153Silahkan bila ingin main-main ke sini, foto-foto sampai puas,\u00e2\u20ac\u009d ujarnya ramah ketika reporter ITS Online berkunjung ke rumahnya itu. Bagaimana reaksi para pengunjung di rumahnya? \u00e2\u20ac\u0153Yah, biasa,\u00e2\u20ac\u009d jawab Asjhar, \u00e2\u20ac\u0153Mereka rata-rata kagum,\u00e2\u20ac\u009d tandasnya sembari tersenyum. <\/p>\n<p>Arsitektur nusantara terasa kental saat pengunjung memasukinya. Dinding-dinding rumah atau gebyok terbuat dari kayu jati asli dengan berbagai macam ukiran. Pada ruang utama, segera terlihat empat tiang utama di tengah ruangan, soko guru. Tiang-tiang itu menopang balok-balok kayu yang membentang sebanyak tiga tingkatan, sebelum berhubungan dengan atap rumah. <\/p>\n<p>Baik gebyok, soko guru, maupun balok-balok tersebut semuanya dihiasi ukiran. Hanya saja, motifnya berbeda. Soko guru dan balok-baloknya ukirannya asli sejak jaman canggah-nya itu. \u00e2\u20ac\u0153Ukiran-ukirannya lebih besar,\u00e2\u20ac\u009d jelas Asjhar sambil mengarahkan sebuah laser pointer kearah yang dimaksud, \u00e2\u20ac\u0153Dan masih berbau unsur-unsur kebudayaan Hindu,\u00e2\u20ac\u009d contohnya. Bila dilihat sekilas, ukiran pada soko guru itu mirip dengan ukiran-ukiran Bali.<\/p>\n<p>Sementara untuk gebyok, ukirannya memang kecil-kecil dan lebih rumit. \u00e2\u20ac\u0153Para pengukir menyebutnya \u00e2\u20ac\u02dctiga dimensi\u00e2\u20ac\u2122,\u00e2\u20ac\u009d terang Asjhar lagi. Pada bagian-bagian ini, motifnya asli Kudus dan lebih berbau Islami. Elemen-elemen pada motif tersebut menggambarkan infinity- tak hingga- cerminan dari kebesaran Allah. Yang masih sama pada dua ukiran beda zaman itu adalah elemen \u00e2\u20ac\u02dcsarang lebah\u00e2\u20ac\u2122. Secara sederhana, bentuknya berupa semacam kerucut dengan garis-garis menyilang. <\/p>\n<p>Dosen yang pernah hidup enam tahun di Amerika ini bahkan merancang sendiri motif pada bouvenlight, lubang cahaya atau lubang \u00e2\u20ac\u02dcangin\u00e2\u20ac\u2122. Ia terinspirasi dari arsitektur Islami daerah Persia (Iran). Meski berbeda aliran, motif-motif itu berpadu dengan indah. <\/p>\n<p>Para pengrajin didatangkannya sendiri dari Kudus. Proses perancangan dan pengukiran dilakukan di Surabaya. \u00e2\u20ac\u0153Tapi untuk melubangi kayunya sebelum diukir harus dilakukan di Kudus,\u00e2\u20ac\u009d Asjhar mengenang. Jadilah para pengrajin tersebut harus bolak-balik Surabaya-Kudus selama masa pembangunan.<\/p>\n<p>Memang, rumah itu tidak dibiarkan berdiri persis seperti aslinya. Beberapa perubahan dilakukan untuk mencoba menyesuaikan rumah yang biasanya berdiri di lahan berhektar-hektar luasnya dan di iklim pegunungan yang lebih sejuk. <\/p>\n<p>Seperti penambahan jendela. Aslinya tak ada jendela di rumah Jawa asli, hanya lubang-lubang ukiran pada bagian bawah gebyok. \u00e2\u20ac\u0153Sekarang ini, tak mungkin membangun rumah, apalagi di Surabaya, tanpa jendela,\u00e2\u20ac\u009d tutur Sri Asjhar, istrinya. <\/p>\n<p>Soko guru sengaja ditinggikan. Tanpa penambahan itu, ruangan dalam rumah tak akan mencapai ketinggian tiga meter. Pada aslinya, rumah-rumah Joglo asli memang pendek,tidak jarang menyulitkan penghuninya yang bertubuh tinggi. Juga penggunaan kaca pada seluruh dinding sisi timur. Dinding kaca itu menghadap langsung ke sebuah teras berbentuk joglo kecil.<\/p>\n<p>Tak hanya melibatkan banyak pengrajin, tetapi juga banyak arsitek. Sudah tak terhitung berapa jumlah arsitek yang terlibat dalam pembangunan rumah unik itu. Ada dua arsitek dari ITS yang terlibat langsung di dalamnya, yaitu Prof Dr Ir Josef Prijotomo M Arch dan Ir Andy Mappa Jaya MT. Keduanya ahli arsitektur tradisional, dan Andy juga menguasai arsitektur Islami.<\/p>\n<p>Selain mendatangkan arsitek, Asjhar juga mendesain sendiri rumahnya. Untuk itu, ia harus banyak-banyak membaca mengenai arsitektur tradisional. \u00e2\u20ac\u0153Ternyata ada banyak sekali makna dari rumah Joglo yang sebelumnya tidak pernah saya ketahui,\u00e2\u20ac\u009d ujarnya kagum. <\/p>\n<p>Seperti ukiran \u00e2\u20ac\u02dcsarang lebah\u00e2\u20ac\u2122, yang berarti bahwa rumah orang Jawa harus senantiasa menghasilkan kebaikan. Juga ukiran-ukiran pada balok-balok yang ditopang soko guru yang menggambarkan pribadi-pribadi lain yang harus dimilki orang Jawa.<\/p>\n<p>Rumah tersebut tidak berdiri sepenuhnya berdiri secara tradisional. Ternyata, dengan menggabungkan unsur tradisional dan moderen, rumah tersebut masih bisa terlihat elegan. Bagian belakang ruang utama merupakan dapur sekaligus bar tempat makan yang modernis. Bahkan lighting, atau pencahayaan di seluruh rumah juga tersembunyi, gaya khas modernis. <\/p>\n<p>Kamar tidur yang hanya satu buah di lantai bawah sama saja. Orang mungkin takkan mengira karena pintunya penuh ukiran. Namun ketika masuk, pengunjung disambut dinding-dinding rata, perabotan mengkilat serba kotak, hasil sentuhan para arsitek modern. <\/p>\n<p>Di sisi selatan berjejer pintu-pintu <em>walk-in cabinet<\/em>. Tapi yang mencengangkan, tak semuanya merupakan tempat menyimpan pakaian. Salah satunya justru tempat menyimpan kamar mandi. Ya, sebuah kamar kandi tersembunyi di balik lemari-lemari itu. Sementara bagian rumah belakang sepenuhnya modernis dan digunakan sebagai kos mahasiswa.<\/p>\n<p>Di mana tempat favorit Asjhar? Ternyata ia paling suka berada di mini joglo-nya, yang lantainya terbuat dari kaca. Di situ, ia bisa duduk-duduk tenang menikmati udara segar sambil memandangi ikan-ikan koi yang berenang di bawah kakinya.<\/p>\n<p>Mengenai biaya, Asjhar sudah tak begitu memperhatikan lagi. Menurutnya, biaya pembangunan bagian rumah joglo dengan rumah yang modernis hampir sama besarnya. \u00e2\u20ac\u0153Kami hanya ingin ikut melestarikan warisan budaya yang sangat berharga ini,\u00e2\u20ac\u009d pungkasnya. (lis\/yud) <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Asjhar Imron, salah satu dosen Fakultas Teknologi Kelautan bisa dibilang beruntung. Sebuah warisan berharga diterimanya tiga tahun lalu: rumah joglo asli dari seorang <em>canggah<\/em>, leluhur keluarganya. Dulu, rumah tersebut masih berada di kampung halamannya di Kudus. Akhirnya, demi melestarikan obyek budaya tersebut, Asjhar dan istrinya rela membawa rumah tersebut ke Surabaya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26822,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-26821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profil"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Griya Unik ala Asjhar Imron - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Griya Unik ala Asjhar Imron - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Asjhar Imron, salah satu dosen Fakultas Teknologi Kelautan bisa dibilang beruntung. Sebuah warisan berharga diterimanya tiga tahun lalu: rumah joglo asli dari seorang canggah, leluhur keluarganya. Dulu, rumah tersebut masih berada di kampung halamannya di Kudus. Akhirnya, demi melestarikan obyek budaya tersebut, Asjhar dan istrinya rela membawa rumah tersebut ke Surabaya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2010-09-20T20:13:16+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"220\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"165\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\"},\"headline\":\"Griya Unik ala Asjhar Imron\",\"datePublished\":\"2010-09-20T20:13:16+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\"},\"wordCount\":768,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg\",\"articleSection\":[\"Profil\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\",\"name\":\"Griya Unik ala Asjhar Imron - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg\",\"datePublished\":\"2010-09-20T20:13:16+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg\",\"width\":220,\"height\":165},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Griya Unik ala Asjhar Imron\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Griya Unik ala Asjhar Imron - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Griya Unik ala Asjhar Imron - ITS News","og_description":"Asjhar Imron, salah satu dosen Fakultas Teknologi Kelautan bisa dibilang beruntung. Sebuah warisan berharga diterimanya tiga tahun lalu: rumah joglo asli dari seorang canggah, leluhur keluarganya. Dulu, rumah tersebut masih berada di kampung halamannya di Kudus. Akhirnya, demi melestarikan obyek budaya tersebut, Asjhar dan istrinya rela membawa rumah tersebut ke Surabaya.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2010-09-20T20:13:16+00:00","og_image":[{"width":220,"height":165,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9"},"headline":"Griya Unik ala Asjhar Imron","datePublished":"2010-09-20T20:13:16+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/"},"wordCount":768,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg","articleSection":["Profil"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/","name":"Griya Unik ala Asjhar Imron - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg","datePublished":"2010-09-20T20:13:16+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/7380.jpeg","width":220,"height":165},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/griya-unik-ala-asjhar-imron\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Griya Unik ala Asjhar Imron"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26821"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26821\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}