{"id":26371,"date":"2008-05-09T10:43:15","date_gmt":"2008-05-09T10:43:15","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2008\/05\/09\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/"},"modified":"2008-05-09T10:43:15","modified_gmt":"2008-05-09T10:43:15","slug":"josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/","title":{"rendered":"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon"},"content":{"rendered":"<p>Alasan praktis, tidak dapat mengikuti perkembangan jaman bagi Yosef hanyalah alasan klise semata. Menurutnya, arsitek seharusnya mampu berlaku layaknya desainer pakaian. \u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122Fashion designer itu bisa membuat gaun dan baju-baju yang<em> up to date<\/em> dengan bahan batik, itu yang seharusnya dilakukan arsitek,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 ujar pria kelahiran Malang, 12 Maret 1948 ini. <\/p>\n<p>Menurutnya, arsitektur nusantara tetap dapat mengikuti perkembangan jaman. Arsitektur Jawa misalnya, sangat mungkin untuk dikolaborasikan dengan langgam-langgam arsitektur yang sedang diminati saat ini. \u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122Jawa minimalis, Jawa mediteran, kenapa tidak,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 lanjut guru besar ke 65 ITS dan kelima Arsitektur ini. <\/p>\n<p>Sayangnya, masyarakat dan arsitek masih belum mau mewujudkan hal ini. Mereka lebih memilih langgam-langgam barat untuk desain bangunan-bangunannya. \u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122Contohnya gedung ITS sendiri,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122sambungnya. Padahal banyak keunggulan yang ditawarkan oleh arsitektur nusantara ini. <\/p>\n<p>Salah satunya adalah perhitungan yang ada dalam sistem primbon. Yosef menyatakan, primbon saat ini masih kental klenik, dan ramalan. Padahal, peranan primbon dalam dunia arsitektur sangat besar. \u00e2\u20ac\u009dPrimbon itu ensiklopedi Jawa,\u00e2\u20ac\u009d tambah suami dari Maria Sri Andrijati ini. Primbon bisa menjadi pedoman untuk penentuan mutu bangunan, mulai dari ukuran, kekuatan, dan fungsi. <\/p>\n<p>Dia mencontohkan penggunaan model atap rumah. Model atap rumah dalam arsitektur Jawa itu menunjukkan strata pemiliknya. Bapak berputri satu ini mengaku jarang menjadi konsultan bangunan yang berarsitekturkan nusantara. Diantaranya pada tahun 1990 untuk bangunan pendopo di Darwin, Australia, dan satu bangunan rumah berlanggam Jawa di Madiun tahun ini. <\/p>\n<p>Yosef menegaskan bahan kayu yang mendominasi arsitektur tradisional sering dijadikan alasan untuk tidak menerapkan gaya arsitektur ini. Padahal, menurutnya, kayu bukanlah bahan yang mutlak digunakan. \u00e2\u20ac\u009dKayu dipakai pada jaman dulu karena memang bahan yang terkuat saat itu kayu. Kalau sekarang ada beton ya kenapa tidak,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 sambung lulusan arsitektur ITS tahun 1976 ini. <\/p>\n<p>Masyarakat sudah telanjur dijejali dengan arsitektur barat. Sehingga, arsitektur nusantara terkesan kuno dan tidak <em>up to date<\/em>. Pola pikir dan pola desain seperti desainer pakaian tadilah yang harus digali. Sehingga, arsitektur nusantara tidak hanya lestari. Namun juga mengalami perkembangan. \u00e2\u20ac\u009dMenelan mentah-mentah arsitektur nusantara juga tidak bagus. Seperti memindahkan bangunan joglo, ya sudah selesai. Tidak ada proses kreatifnya. Joglo ya sejak dulu ya begitu itu,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 terang kepala laboratorium perkembangan Arsitektur jurusan Arsitektur ITS ini.(humas\/rif)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arsitektur nusantara selama ini masih dipandang sebelah mata. Padahal, arsitektur asli Indonesia ini tidak kalah berkualitas dari arsitektur barat yang selama ini lebih dikenal. Pernyataan ini dikemukakan Prof Dr Ir Josef Prijotomo MArch dalam orasi ilmiahnya dihadapan wartawan, Rabu (16\/4). \u00e2\u20ac\u009dAristektur nusantara tidak digunakan saat ini. Alasannya sama persis dengan gaya pakaian wanita yang saat ini jarang memakai kebaya dan kain batik,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 ujar guru besar yang akan dikukuhkan Sabtu (19\/4) ini.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26372,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[15],"tags":[],"class_list":["post-26371","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-profil"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Arsitektur nusantara selama ini masih dipandang sebelah mata. Padahal, arsitektur asli Indonesia ini tidak kalah berkualitas dari arsitektur barat yang selama ini lebih dikenal. Pernyataan ini dikemukakan Prof Dr Ir Josef Prijotomo MArch dalam orasi ilmiahnya dihadapan wartawan, Rabu (16\/4). \u00e2\u20ac\u009dAristektur nusantara tidak digunakan saat ini. Alasannya sama persis dengan gaya pakaian wanita yang saat ini jarang memakai kebaya dan kain batik,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 ujar guru besar yang akan dikukuhkan Sabtu (19\/4) ini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2008-05-09T10:43:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"190\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"136\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6eeec5cd2e572452622df4ead17d20f2\"},\"headline\":\"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon\",\"datePublished\":\"2008-05-09T10:43:15+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\"},\"wordCount\":348,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg\",\"articleSection\":[\"Profil\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\",\"name\":\"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg\",\"datePublished\":\"2008-05-09T10:43:15+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg\",\"width\":190,\"height\":136},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6eeec5cd2e572452622df4ead17d20f2\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon - ITS News","og_description":"Arsitektur nusantara selama ini masih dipandang sebelah mata. Padahal, arsitektur asli Indonesia ini tidak kalah berkualitas dari arsitektur barat yang selama ini lebih dikenal. Pernyataan ini dikemukakan Prof Dr Ir Josef Prijotomo MArch dalam orasi ilmiahnya dihadapan wartawan, Rabu (16\/4). \u00e2\u20ac\u009dAristektur nusantara tidak digunakan saat ini. Alasannya sama persis dengan gaya pakaian wanita yang saat ini jarang memakai kebaya dan kain batik,\u00e2\u20ac\u2122\u00e2\u20ac\u2122 ujar guru besar yang akan dikukuhkan Sabtu (19\/4) ini.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2008-05-09T10:43:15+00:00","og_image":[{"width":190,"height":136,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6eeec5cd2e572452622df4ead17d20f2"},"headline":"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon","datePublished":"2008-05-09T10:43:15+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/"},"wordCount":348,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg","articleSection":["Profil"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/","name":"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg","datePublished":"2008-05-09T10:43:15+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/4611.jpeg","width":190,"height":136},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/josef-prijotomo-rancang-bangunan-dengan-primbon\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Josef Prijotomo, Rancang Bangunan dengan Primbon"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/6eeec5cd2e572452622df4ead17d20f2","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26371\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26372"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}