{"id":21853,"date":"2015-11-11T11:42:32","date_gmt":"2015-11-11T11:42:32","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2015\/11\/11\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/"},"modified":"2015-11-11T11:42:32","modified_gmt":"2015-11-11T11:42:32","slug":"jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/","title":{"rendered":"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Seakan menjadi tokoh utama, kegagahan kapal bertenaga surya ini dipamerkan langsung dalam acara yang digelar di Grha Sepuluh Nopember tersebut. Barisan panel surya yang tertata rapi pada bagian tubuh kapal semakin memperindah bentuknya. Bahkan, Susi menjuluki kapal jalapati generasi kedua (Jalapatih II) ini sebagai kapal masa depan. &quot;Ini (Jalapati II, red) merupakan desain transportasi laut masa depan untuk Indonesia,&quot; ungkapnya tersenyum.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan tersebut, Susi juga memberikan masukannya kepada tim Solar Boat ITS. Menurutnya, pemasangan panel pada tubuh kapal Jalapatih II ini seharusnya diletakan pada bagian atas penumpang. &quot;Dengan posisi panel di atas dapat memberikan ruang untuk penumpang, sehingga kapal ini dapat mengangkut banyak penumpang,&quot; ungkap Susi sembari menunjuk beberapa bagian kapal Jalapatih II.<\/p>\n<p>Masukan yang disampaikan oleh wanita yang baru saja menerima penghargaan Sepuluh Nopember dari ITS ini disambut hangat oleh tim Solar Boat ITS. Ginanjar Basuki, ketua tim Solar Boat ITS mengatakan, untuk saat ini Jalapatih II masih dirancang dengan kapasitas satu penumpang. <\/p>\n<p>Namun, tidak menutup kemungkinan kedepannya akan di buat kapal bertenaga surya dengan kapasitas lebih dari satu penumpang. &quot;Kapal ini dirancang untuk berlaga di Belanda dalam ajang Dutch Solar Challenge (DSC) di Belanda, Juni mendatang,&quot; jelas mahasiswa tingkat akhir Jurusan Teknik Sistem Perkapalan ITS ini.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, mahasiswa yang akrab disapa Gibas ini menjelaskan, di masa mendatang kapal ini dapat diaplikasikan langsung kepada masyarakat. Mengingat saat ini permasalahan bahan bakar masih menjadi <em>momok <\/em>(masalah utama, red) bagi nelayan. &quot;Dengan kapal ini penggunaan solar sebagai bahan bakar utama kapal dapat diminimalisir,&quot; paparnya.<\/p>\n<p>Untuk meningkatkan performa Jalapatih II, tim <em>enginner<\/em> solar boat akan bekerjasama dengan pembuat mobil listrik nasional, Ricky Elson. &quot;Tim kami akan belajar mengenai komponen mesin untuk kapal Jalapatih ke depannya,&quot; ujarnya.<\/p>\n<p><strong>Menjadi Kerjasama Baru ITS<\/strong><\/p>\n<p>Dalam gelaran orasi ini, Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia mengajak ITS untuk bekerjasama menyumbangsihkan ide dan pemikirannya dalam proyek pembuatan 4.000 perahu nelayan. Menurut rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD, kerjasama ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan potensi maritim Indonesia. &quot;Dalam proyek ini ITS akan memberikan bantuan berupa desain kapal untuk mempermudah kerja nelayan nantinya,&quot; paparnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Joni juga mengapresiasi kerja dari tim Solar Boat atas keberhasilannya membuat Jalapatih II. Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk kreativitas dari mahasiswa ITS dalam memandang permasalahan transportasi laut yang sedang terjadi. (sho\/pus)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejak di-<em>launching <\/em>Oktober lalu, kehadiran kapal bertenaga surya Jalapatih generasi kedua selalu mampu membius setiap orang yang memandang. Tak heran, jika banyak pujian terlontar untuk kapal buatan mahasiswa Jurusan Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini. Bahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti pun juga ikut melontarkan pujian dalam orasi ilmiahnya, Selasa (11\/10).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21854,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-21853","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sejak di-launching Oktober lalu, kehadiran kapal bertenaga surya Jalapatih generasi kedua selalu mampu membius setiap orang yang memandang. Tak heran, jika banyak pujian terlontar untuk kapal buatan mahasiswa Jurusan Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini. Bahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti pun juga ikut melontarkan pujian dalam orasi ilmiahnya, Selasa (11\/10).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-11-11T11:42:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"540\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"405\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\"},\"headline\":\"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia\",\"datePublished\":\"2015-11-11T11:42:32+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\"},\"wordCount\":396,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\",\"name\":\"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg\",\"datePublished\":\"2015-11-11T11:42:32+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg\",\"width\":540,\"height\":405},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia - ITS News","og_description":"Sejak di-launching Oktober lalu, kehadiran kapal bertenaga surya Jalapatih generasi kedua selalu mampu membius setiap orang yang memandang. Tak heran, jika banyak pujian terlontar untuk kapal buatan mahasiswa Jurusan Teknik Sistem Perkapalan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini. Bahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Susi Pudjiastuti pun juga ikut melontarkan pujian dalam orasi ilmiahnya, Selasa (11\/10).","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2015-11-11T11:42:32+00:00","og_image":[{"width":540,"height":405,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9"},"headline":"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia","datePublished":"2015-11-11T11:42:32+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/"},"wordCount":396,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/","name":"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg","datePublished":"2015-11-11T11:42:32+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/15689.jpeg","width":540,"height":405},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/jalapatih-ii-pukau-menteri-kelautan-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jalapatih II Pukau Menteri Kelautan Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21853","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21853"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21853\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21854"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21853"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21853"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21853"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}