{"id":14624,"date":"2012-07-29T21:39:29","date_gmt":"2012-07-29T21:39:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2012\/07\/29\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/"},"modified":"2012-07-29T21:39:29","modified_gmt":"2012-07-29T21:39:29","slug":"nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/","title":{"rendered":"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa"},"content":{"rendered":"<p>Yolanda atau yang akrab disapa Nanda merupakan satu-satunya kontestan seleksi ITS Goes to Pekan Seni Mahasiswa Regional (Peksiminal) Jawa Timur untuk kategori vokal keroncong. \u00e2\u20ac\u0153Ternyata cuma aku satu-satunya, ya sudah deh langsung dapat Juara 1,\u00e2\u20ac\u009d ujar mahasiswi Jurusan Teknik Sistem Perkapalan ini sambil tertawa.<br \/>Meski secara langsung menyabet gelar jawara, namun keberangkatan Nanda pada Peksiminal Jawa Timur tak langsung diputuskan begitu saja. Melalui perundingan sejumlah dewan juri, akhirnya kontestan tunggal ini pun dinyatakan layak untuk berangkat mewakili ITS di Peksiminal.<br \/>Bersanding melawan 31 kontestan dari berbagai daerah di Jawa Timur, Nanda mengaku sempat tidak terlalu percaya diri. \u00e2\u20ac\u0153Karena peserta yang lain memang bagus-bagus, dan sebenarnya aku masih belum terlalu mendalami keroncong,\u00e2\u20ac\u009d ungkap gadis kelahiran Lumajang, 13 desember 1993 itu.<br \/>Nanda mengungkapkan, dirinya memang lebih terbiasa menyanyikan lagu campursari ketimbang keroncong. Oleh karena itu, seminggu sebelum Peksiminal dilangsungkan, Nanda pun digembleng dengan berbagai latihan oleh sejumlah guru vokal. \u00e2\u20ac\u0153Jadi ya tidak modal nekad aja, tapi aku juga sudah latihan sebelum lomba,\u00e2\u20ac\u009d tuturnya.<br \/>Membawakan dua lagu berjudul Senandung Bidadari dan Janjiku, Nanda pun tampil memukau dihadapan para juri Peksiminal. Alhasil, mahasiswi yang juga aktif di bidang peneilitian ini pun sukses meraih Juara 3 dan mengalahkan banyak kontesatan yang lain. \u00e2\u20ac\u0153alhamdulillah, padahal waktu itu aku sempat sakit, sampai pembinaku juga ikut pusing,\u00e2\u20ac\u009d akunya sambil tersenyum.<br \/>Ketertarikan Nanda pada musik tradisional memang telah tumbuh sejak ia masih berusia kanak-kanak. Kakeknya yang merupakan seorang dalang, diakui Nanda sebagai salah satu penyebab dirinya begitu akrab dengan musik tradisional, khususnya campur sari. Nanda mengungkapkan, di kampung halamannya di Lumajang, ia bahkan tergabung dalam grup campur sari yang anggotanya didominasi para lanjut usia.<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Aku juga sering ikut mementaskan wayang kemana-mana, bahkan rela samapai nggak dibayar,\u00e2\u20ac\u009d tutur Nanda. Lebih lanjut ia menceritakan, sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama dirinya memang sudah banyak menghabiskan waktu bersama grup campur sarinya itu. Uang yang selama ini didapatkan dari pementasan itu pun selalu disimpan untuk modal mentas selanjutnya.<br \/>\u00e2\u20ac\u0153Karena sebenarnya aku hanya ingin melestarikan budaya, nggak cuma bisa teriak-teriak tentang penyelematan budaya bangsa,\u00e2\u20ac\u009d pungkas anak tunggal dari pasangan Arief Hartoyo dan Yuyun Indahyati ini. Nanda sangat berharap generasi muda dapat mengenali, mencintai, dan bangga dengan budaya bangsa Indonesia. Tak hanya itu, ia berharap pemerintah juga dapat mendukung sepenuhnya.<br \/>Jumat (13\/7) mendatang, Nanda rencananya akan kembali mengikuti lomba keroncong di Radio Republik Indonesia (RRI). Tak hanya itu, dalam waktu dekat, dirinya juga akan segera berangkat ke National Cheng Kung University Taiwan untuk beasiswa penelitian dan sharing culture.<br \/>Di Taiwan, Nanda rencananya akan menampilkan keroncong, campur sari, dan tari remo. \u00e2\u20ac\u0153Semoga perjuangan untuk melestarikan budaya ini juga bisa dilakukan oleh teman-teman yang lain,\u00e2\u20ac\u009d ujarnyanya optimis. (ald)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meski berada di tengah gempuran budaya asing, rupanya Indonesia masih memiliki generasi muda yang kukuh dalam mempertahankan kelestarian budaya.&nbsp; Yolanda Putri Yudha, adalah salah satu contoh generasi muda yang tak hanya pandai beretorika soal pelestarian budaya, tapi secara nyata melestarikannya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14625,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-14624","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Meski berada di tengah gempuran budaya asing, rupanya Indonesia masih memiliki generasi muda yang kukuh dalam mempertahankan kelestarian budaya.&nbsp; Yolanda Putri Yudha, adalah salah satu contoh generasi muda yang tak hanya pandai beretorika soal pelestarian budaya, tapi secara nyata melestarikannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2012-07-29T21:39:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"220\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"165\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/8111aa8ffd0592f58831229eec76ff50\"},\"headline\":\"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa\",\"datePublished\":\"2012-07-29T21:39:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\"},\"wordCount\":431,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\",\"name\":\"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg\",\"datePublished\":\"2012-07-29T21:39:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg\",\"width\":220,\"height\":165},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/8111aa8ffd0592f58831229eec76ff50\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa - ITS News","og_description":"Meski berada di tengah gempuran budaya asing, rupanya Indonesia masih memiliki generasi muda yang kukuh dalam mempertahankan kelestarian budaya.&nbsp; Yolanda Putri Yudha, adalah salah satu contoh generasi muda yang tak hanya pandai beretorika soal pelestarian budaya, tapi secara nyata melestarikannya.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2012-07-29T21:39:29+00:00","og_image":[{"width":220,"height":165,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/8111aa8ffd0592f58831229eec76ff50"},"headline":"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa","datePublished":"2012-07-29T21:39:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/"},"wordCount":431,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/","name":"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg","datePublished":"2012-07-29T21:39:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/10822.jpeg","width":220,"height":165},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/nanda-nyata-melestarikan-budaya-bangsa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Nanda, Nyata Melestarikan Budaya Bangsa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/8111aa8ffd0592f58831229eec76ff50","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14624","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14624"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14624\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14625"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14624"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14624"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14624"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}