{"id":11917,"date":"2011-08-12T16:31:27","date_gmt":"2011-08-12T16:31:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2011\/08\/12\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/"},"modified":"2011-08-12T16:31:27","modified_gmt":"2011-08-12T16:31:27","slug":"dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/","title":{"rendered":"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas"},"content":{"rendered":"<table width=&quot;100%&quot; cellspacing=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;0&quot; border=&quot;0&quot;>\n<tbody>\n<tr>\n<\/tr>\n<tr>\n<td height=&quot;10&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;>\n<table width=&quot;100%&quot; cellspacing=&quot;0&quot; cellpadding=&quot;0&quot; border=&quot;0&quot;>\n<tbody>\n<tr \/>\n<tr>\n<td height=&quot;41&quot;><\/td>\n<td valign=&quot;middle&quot; align=&quot;left&quot; class=&quot;boxtitle&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td height=&quot;10&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td valign=&quot;middle&quot; align=&quot;left&quot; class=&quot;boxberita2&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td height=&quot;8&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td valign=&quot;top&quot;>&nbsp;<br \/>\n\t\t  <strong><\/strong><br \/>\nTim Gecko Feet (G-Feet) yang diketuai Febreyne Cita Dewi ini terbentuk<br \/>\ndua tahun lalu. Awalnya, Ridho Prawiro, satu-satunya personil laki-laki<br \/>\ndan yang tertua dalam tim ini, memiliki rasa penasaran yang kuat<br \/>\nterhadap cengkeraman kaki tokek yang dapat melekat di atap dan dinding.<\/p>\n<p>Ridho<br \/>\n pun mengajak adik-adik kelasnya di Jurusan Arsitektur ITS untuk<br \/>\nmelakukan penelitian. Kompetisi nasional tahunan bergengsi oleh Dikti<br \/>\ntersebut bertajuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Ridho pun<br \/>\nberhasil mengajak Febreyne Cita Dewi., Prajnaparamita Nurul Kusuma<br \/>\nWardani, dan Fardilla Rizqiyah.<\/p>\n<p>Awalnya, mereka membuat PKM<br \/>\nGagasan Tertulis. Sayangnya, tidak berkesempatan untuk lolos Pimnas.<br \/>\nPenelitian tersebut akhirnya dipublikasikan di 11th International&nbsp;<br \/>\nConference on Sustainable Environment and Architecture (Senvar) 2010.<br \/>\nMereka pun makin termotivasi untuk mengembangkan penelitian tersebut.<br \/>\nJudul PKM Penelitian tersebut akhirnya dikembangkan menjadi<br \/>\n\u00c3\u0192\u00c2\u00a2\u00c3\u00a2\u00e2\u20ac\u0161\u00c2\u00ac\u00c3\u2026\u00e2\u20ac\u0153Investigasi Geometri dan Material &#8221;Sticky brushes&#8221;\u00c3\u201a\u00c2\u009d sebagai<br \/>\nPengunci Pada Sistem Sambungan Ramah Lingkungan G-feet (Gecko Feet).<br \/>\nSatu anggota baru pun ditambahkan. Ialah Yuni Dita Setyanti, mahasiswi<br \/>\nangkatan 2009.<\/p>\n<p>Para ilmuwan telah mengkalkulasi bahwa tokek<br \/>\nsetara dengan manusia yang mampu mengangkat beban 10 ton dengan kondisi<br \/>\nmenempel di langit-langit. &#8221;Ternyata tokek dapat menempel kuat pada<br \/>\npermukaan benda, bahkan dapat menahan beban hingga 1200 kali berat<br \/>\ntubuhnya,&#8221;\u00c2\u009d papar Fardilla Rizqiyah yang akrab disapa Faiz ini.<\/p>\n<p>&quot;Sudah<br \/>\n banyak penelitian tentang kekuatan kaki tokek. Namun belum ada yang<br \/>\nmeneliti untuk diaplikasikan pada sistem sambungan&quot;, ujar Prajna, salah<br \/>\nsatu anggota Tim Gecko Feet ini.<\/p>\n<p>Mahasiswi angkatan 2008 ini<br \/>\nmenunjukkan bentuk kaki tokek yang bercabang-cabang. Ternyata kaki tokek<br \/>\n memiliki hirarki yang mulai dari atas ke bawah yang secara berurutan<br \/>\ndisebut lamellae-setae-spatula-tip of spatula. Tip of spatula akan masuk<br \/>\n ke pori-pori benda yang ditempelinya.<\/p>\n<p>Mereka lalu meneliti<br \/>\nbentuk geometri setae-spatula-tip of spatula, bentuk geometri<br \/>\npositif-negatif carbon nano tubes, sudut kemiringan, bentuk geometri<br \/>\nsikat, bentuk geometri Velcro\u00c3\u0192\u00e2\u20ac\u0161\u00c3\u201a\u00c2\u00ae, serta bentuk geometri karton telur.<br \/>\nSelain itu mereka juga meneliti beberapa material, yakni sikat,<br \/>\nVelcro\u00c3\u201a\u00c2\u00ae, karton telur, beton, baja, dan kayu.<\/p>\n<p>&#8221;Hook dan loop<br \/>\natau yang lebih dikenal dengan Velcro\u00c3\u201a\u00c2\u00ae, istilah awamnya kretekan,<br \/>\nmemiliki 2 geometri yang saling berlawanan,\u00c3\u0192\u00c2\u00a2\u00c3\u00a2\u00e2\u20ac\u0161\u00c2\u00ac\u00c3\u201a\u00c2\u009d papar Faiz. Ada<br \/>\nbenang berkait (hook) serta benang mirip rambut (loop). Material dari<br \/>\nhook dan loop pada umumnya adalah woven vinyl.<\/p>\n<p>Isu ramah<br \/>\nlingkungan pun juga dimanfaatkan oleh tim G-Feet. Kaki tokek memiliki<br \/>\nprinsip kerja dengan kemampuan untuk: mudah merekat, memiliki sistem<br \/>\npengunci (locking system) penggunaan jangka panjang (long time usage)<br \/>\ndan dapat digunakan kembali (re-usable).<\/p>\n<p>Poin yang paling penting<br \/>\n adalah sistem pengunci (locking system) yang didapatkan dari material<br \/>\ndengan desain geometri khusus. Material inilah yang disebut sebagai<br \/>\nsticky brushes. Ialah sekumpulan geometri yang mampu merekatkan sistem<br \/>\nsambungan. Hal ini sesuai dengan prinsip kerja kaki tokek yang mudah<br \/>\nmerekat pada suatu permukaan akibat gaya Van der Walls yang terjadi<br \/>\nantara spatula dan tip of spatula dengan permukaan suatu benda.<\/p>\n<p>Ternyata<br \/>\n didapatkan bahwa geometri hook dan loop sebagai sticky brushes paling<br \/>\ncocok untuk dijadikan objek penelitian. Keunggulannya ialah ukuran<br \/>\npenampang dalam millimeter, mudah didapat dan tentunya memilikI sistem<br \/>\npengunci yang kuat.<\/p>\n<p>Langkah selanjutnya, mereka membuat<br \/>\nmock-up\/prototype dengan kayu dan multiplek 2 cm. Sampel yang diuji<br \/>\nmasing-masing 5 buah dari sampel A=5cmx5cm, B=10cmx10cm, C=15cmx15cm dan<br \/>\n D=20cmx20cm. Semuanya mereka beri uji fisik yaitu tarik, puntir, dan<br \/>\ngeser.<\/p>\n<p>Uji fisik dilakukan dengan menggunakan dua kotak penguji<br \/>\nyang telah dilapisi hook dan loop pada masing-masing permukaannya. Kedua<br \/>\n kotak ini berfungsi sebagai alat uji tempat menempelnya mock-up yang<br \/>\njuga dilapisi dengan hook dan loop yang merupakan pasangan hook dan loop<br \/>\n dari masing-masing kotak.<\/p>\n<p>Dibimbing oleh Dr. Ir. V. Totok<br \/>\nNoerwasito, M.T., tim G-Feet menemukan rumus komposisi sticky brushes<br \/>\nyang ideal. Dengan menggunakan bahan perantara kayu dalam uji tes fisik,<br \/>\n didapatkan fakta uji geser maksimum pada bahan dengan luasan 1 m2 dapat<br \/>\n menahan beban sebesar 10 ton, pada uji puntir minimum luasan 1 m2 mampu<br \/>\n menahan beban 0.98 ton, sementara nilai rata-rata tegangan tarik luasan<br \/>\n 1 m2 mampu menahan beban 3.59 ton. Pada benda uji, dalam waktu satu<br \/>\njam, tegangan yang mampu ditahan oleh sistem sambungan mencapai 369<br \/>\nton\/m2.<\/p>\n<p>Ternyata didapatkan bahwa hook dan loop akan semakin<br \/>\nrekat ketika terkena gaya tekan, tarik dan geser. Hasilnya, sistem<br \/>\nsambungannya akan semakin merekat dengan bertambahnya jenis dan arah<br \/>\ngaya.<\/p>\n<p>Faiz pun menjelaskan alasan dibalik pengaplikasiannya untuk<br \/>\n sistem sambungan. &#8221;\u00c3\u2026\u00e2\u20ac\u0153Sistem sambungan adalah hal yang paling penting<br \/>\ndalam sebuah bangunan. Semua material dapat terakit menjadi sebuah<br \/>\nbangunan utuh karena sistem sambungan,&#8221;\u00c3\u201a\u00c2\u009d ujarnya. Yang menarik dari<br \/>\nsebuah struktur bangunan ialah detail masing-masing yang berbeda sesuai<br \/>\nmaterial dan beban yang ditanggung. Sebagian dari sistem sambungan ada<br \/>\nyang dipatenkan karena memiliki konfigurasi yang detail dan khusus.<\/p>\n<p>G-Feet<br \/>\n diharapkan dapat menjadi solusi sistem sambungan yang mudah digunakan,<br \/>\nsehingga mengurangi energi yang terbuang sia-sia akibat proses<br \/>\nkonstruksi yang lama.&nbsp; Hal ini mengacu pada konsep green yang meliputi:<br \/>\nberkelanjutan (sustainable), efisien (efficient) dan sehat (healthy).<br \/>\nG-Feet mengacu kepada poin sustainable danefficient.<\/p>\n<p>&#8221;G-Feet<br \/>\njuga berpotensi menjadi sebuah solusi dalam meminimalisir kerusakan<br \/>\nakibat gempa bumi,&#8221; ujar Faiz. Gempa bumi rata-rata diakibatkan oleh<br \/>\nrusaknya sistem sambungan, jika jenis dan mutu material pada bangunan<br \/>\ndiabaikan.<\/p>\n<p>Faiz tak lupa menyebutkan contoh yaitu melalui<br \/>\nmodifikasi sistem sambungan pasak. &#8221;Sistem sambungan tradisional dengan<br \/>\n pasak lama-lama akan menjadi aus karena sering bergeser saat terjadi<br \/>\ngempa berulang-ulang,\u00c3\u0192\u00c2\u00a2\u00c3\u00a2\u00e2\u20ac\u0161\u00c2\u00ac\u00c3\u201a\u00c2\u009d tuturnya. Sticky brushesnya dapat<br \/>\ndilapiskan pada komposit atau pada bidang yang disambung. Pada lain<br \/>\npercobaan, modifikasi sistem sambungan bracing akan meningkat<br \/>\nkekuatannya. Selain itu juga dapat diaplikasikan pada struktur lengkung<br \/>\ndan tangga gantung pada rumah.<\/p>\n<p>Penelitian tentang sistem<br \/>\nsambungan G-feet ini difokuskan pada sticky brushes yang berfungsi<br \/>\nsebagai sistem pengunci (locking system) dengan menggunakan bahan hook<br \/>\ndan loop yang beredar di pasaran. Hal ini disebabkan karena<br \/>\nkarakteristiknya yang mirip dengan cara kerja kaki tokek.<\/p>\n<p>Tak<br \/>\nberhenti sampai di sini saja, tim ini pun memasukkan karyanya di jurnal<br \/>\nSenvar ke-12 di Universitas Brawijaya pada November mendatang. Karya<br \/>\ntersebut berjudul &#8221;Gecko Feet (G-Feet) Reversible Structural Joint<br \/>\nSystem and Its Application on Indonesian Vernacular Architecture<br \/>\nTectonics&#8221;.<\/p>\n<p>&#8221;Masih banyak kemungkinan-kemungkinan lain yang<br \/>\nakan muncul ketika kita menambahkan variabel baru. Penelitian ini hanya<br \/>\nterbatas pada uji material hook dan loop,&#8221;\u00c3\u201a\u00c2\u009d papar Faiz. Apabila<br \/>\ndikombinasikan dengan kemiringan sudut tertentu serta dengan dimensi<br \/>\nhook dan loop yang lebih kecil dari 1.67 mm, tentunya akan didapatkan<br \/>\nsticky brushes yangmemiliki kemampuan menahan beban lebih tinggi. <\/p>\n<p>Saat<br \/>\n pra pelaksanaan dan pelaksanaan Pimnas, tak berarti jalan mereka<br \/>\nmulus-mulus saja.&nbsp; Begitu banyak rentetan kejadian tidak<br \/>\ndisangka-sangka. Berkali-kali melakukan revisi slide presentasi, salah<br \/>\nmenaruh file untuk presentasi, ditinggal oleh tim lainnya, dan<br \/>\nlain-lain. Namun, siapa sangka musibah-musibah itu berbuah hadiah. Saat<br \/>\nmalam pengumuman tiba, tim ini didapuk menjadi juara pertama kategori<br \/>\nPKM-Penelitian 1 dan membawa pulang maskot Pimnas berbentuk ayam jantan<br \/>\ndan uang senilai 2,5 juta.<\/p>\n<p>Penelitian lima mahasiswa Arsitektur<br \/>\nini dapat dijadikan pembelajaran terhadap alam, bahwa sistem struktur<br \/>\nbangunan ternyata bias juga terinspirasi oleh makhluk di sekitar kita. \t\t  <\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td valign=&quot;top&quot;>\n\t\t  <\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td valign=&quot;middle&quot; align=&quot;left&quot; class=&quot;boxberita2&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td height=&quot;8&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><\/td>\n<td valign=&quot;top&quot;>\n\t\t  <\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<td style=&quot;vertical-align: top;&quot;><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masyarakat Indonesia kebanyakan tak asing dengan Tokek. Hewan bernama ilmiah <em>Gekko gecko<\/em><br \/>\n ini cukup dikenal lantaran suara khasnya. Selain itu, rupanya hewan ini<br \/>\n menyimpan keunikan lain. Cengkeraman kakinya yang sangat kuat pun<br \/>\nmenjadi bahan penelitian banyak orang. Simak bagaimana kaki tokek dapat<br \/>\nmenginspirasi lima mahasiswa Jurusan Arsitektur ITS ini sehingga dapat<br \/>\nmembawa pulang penghargaan setara emas di Pekan Ilmiah Mahasiswa<br \/>\nNasional (Pimnas) XXIV bulan Juli silam.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11918,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-11917","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Masyarakat Indonesia kebanyakan tak asing dengan Tokek. Hewan bernama ilmiah Gekko gecko ini cukup dikenal lantaran suara khasnya. Selain itu, rupanya hewan ini menyimpan keunikan lain. Cengkeraman kakinya yang sangat kuat pun menjadi bahan penelitian banyak orang. Simak bagaimana kaki tokek dapat menginspirasi lima mahasiswa Jurusan Arsitektur ITS ini sehingga dapat membawa pulang penghargaan setara emas di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXIV bulan Juli silam.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2011-08-12T16:31:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"220\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"147\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\"},\"headline\":\"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas\",\"datePublished\":\"2011-08-12T16:31:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\"},\"wordCount\":1087,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\",\"name\":\"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg\",\"datePublished\":\"2011-08-12T16:31:27+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg\",\"width\":220,\"height\":147},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas - ITS News","og_description":"Masyarakat Indonesia kebanyakan tak asing dengan Tokek. Hewan bernama ilmiah Gekko gecko ini cukup dikenal lantaran suara khasnya. Selain itu, rupanya hewan ini menyimpan keunikan lain. Cengkeraman kakinya yang sangat kuat pun menjadi bahan penelitian banyak orang. Simak bagaimana kaki tokek dapat menginspirasi lima mahasiswa Jurusan Arsitektur ITS ini sehingga dapat membawa pulang penghargaan setara emas di Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXIV bulan Juli silam.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2011-08-12T16:31:27+00:00","og_image":[{"width":220,"height":147,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9"},"headline":"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas","datePublished":"2011-08-12T16:31:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/"},"wordCount":1087,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/","name":"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg","datePublished":"2011-08-12T16:31:27+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8873.jpeg","width":220,"height":147},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/dari-kaki-tokek-ke-juara-pimnas-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Dari Kaki Tokek ke Juara Pimnas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/30d3fdc35e7f8f31c41abfd28db2eeb9","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11917","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11917"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11917\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11918"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11917"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11917"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11917"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}