{"id":113091,"date":"2026-11-03T14:30:08","date_gmt":"2026-11-03T07:30:08","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=113091"},"modified":"2026-11-03T14:30:08","modified_gmt":"2026-11-03T07:30:08","slug":"biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/","title":{"rendered":"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_113092\" aria-describedby=\"caption-attachment-113092\" style=\"width: 880px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-113092 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png\" alt=\"Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di pasar tradisional\" width=\"880\" height=\"495\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png 880w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1-300x169.png 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1-768x432.png 768w\" sizes=\"(max-width: 880px) 100vw, 880px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-113092\" class=\"wp-caption-text\">Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di pasar tradisional (sumber: radarmojokerto.jawapos.com)<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, Opini \u2014 <\/b><span style=\"font-weight: 400\">Di tengah gejolak dinamika ekonomi bangsa yang menyebabkan peningkatan harga di berbagai sektor, muncul tuntutan untuk menurunkan kembali lonjakan tersebut. Namun, di tengah seruan tuntutan ini justeru timbul pernyataan tak berempati dari segelintir pihak yang menyatakan bahwa biaya hidup akan tercukupi apabila gaya hidup seseorang diturunkan.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia melalui antaranews.com, inflasi tahunan Indonesia mencapai angka 3,23 persen pada Oktober 2026. Hal tersebut menyebabkan banyak masyarakat tidak mampu memenuhi kebutuhan hidupnya karena harga barang dan jasa yang semakin tinggi. Berangkat dari hal itu, masyarakat mendesak pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam mengatasi tingginya biaya hidup dan menjaga keterjangkauan kebutuhan dasar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di sisi lain, terdapat segelintir masyarakat yang berpendapat bahwa ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar hidup seseorang disebabkan oleh gaya hidup yang berlebihan. Kesalahan berpikir ini timbul akibat kecenderungan untuk menyimpulkan kondisi ekonomi seseorang berdasarkan apa yang ditampilkan di media sosial. Padahal, unggahan aktivitas seperti membeli makanan di restoran dan membeli barang baru tidak dapat dijadikan tolok ukur untuk menilai finansial seseorang.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_113096\" aria-describedby=\"caption-attachment-113096\" style=\"width: 1199px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-113096\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI2-1.jpg\" alt=\"Aktivitas membeli kopi di kafe yang dinailai menjadi salah satu contoh gaya hidup\" width=\"1199\" height=\"674\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI2-1.jpg 1199w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI2-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI2-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI2-1-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 1199px) 100vw, 1199px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-113096\" class=\"wp-caption-text\">Aktivitas membeli kopi di kafe yang dinailai menjadi salah satu contoh gaya hidup (sumber: bluebirdgroup.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dikutip dari tvonenews.com, terdapat perbedaan mendasar yang perlu dipahami antara gaya hidup dan biaya hidup. Gaya hidup berkaitan dengan pilihan seseorang dalam menjalani kehidupan, termasuk kebiasaan konsumsi, hiburan, dan barang yang ingin dimiliki. Pilihan tersebut umumnya dipengaruhi oleh preferensi dan kemampuan finansial masing-masing individu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, biaya hidup merupakan pengeluaran yang diperlukan seseorang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pengeluaran tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari pangan, tempat tinggal, transportasi, pendidikan, hingga kesehatan. Besarnya biaya hidup seseorang bergantung pada banyak faktor, seperti lokasi tempat tinggal, harga barang dan jasa, serta kebutuhan setiap individu atau keluarga.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dewan Ekonomi Nasional (DEN) RI melaporkan harga bahan dapur seperti minyak goreng rata-rata naik 9 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Selain itu, menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, pada Oktober 2026 harga beras menyentuh angka Rp14.994, meningkat dibandingkan Januari 2026 di Rp14.218. Hal ini cukup menurunkan daya beli masyarakat karena pendapatan yang diperoleh lebih banyak dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan dasar.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_113095\" aria-describedby=\"caption-attachment-113095\" style=\"width: 898px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-113095\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI3-1.jpeg\" alt=\"Perbandingan harga besar di pasaran berdasarkan jenis dan kualitasnya\" width=\"898\" height=\"505\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI3-1.jpeg 898w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI3-1-300x169.jpeg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI3-1-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 898px) 100vw, 898px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-113095\" class=\"wp-caption-text\">Perbandingan harga besar di pasaran berdasarkan jenis dan kualitasnya (sumber: cnbcindonesia.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Maka dari itu, tuntutan agar biaya hidup lebih terjangkau tidak sesederhana hanya dengan mengurangi gaya hidup. Walaupun mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak memang dapat menjadi salah satu langkah pengelolaan keuangan. Namun, langkah tersebut tidak langsung menyelesaikan persoalan keterjangkauan kebutuhan pokok, tempat tinggal, transportasi, dan kebutuhan dasar lainnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan demikian, menurunkan gaya hidup dan bijak dalam mengelola keuangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk mengabaikan persoalan biaya hidup yang semakin membebani masyarakat. Persoalan ini memerlukan perhatian serta langkah konkret dari pemerintah untuk menekan biaya hidup, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar yang layak dan terjangkau. Upaya tersebut menjadi penting agar setiap lapisan masyarakat dapat memperoleh haknya untuk hidup secara layak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada akhirnya, tingginya biaya hidup bukan sekadar persoalan angka, melainkan realitas yang kian menekan kehidupan masyarakat. Mengurai persoalan ini membutuhkan gotong royong seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah yang harus sigap dan tepat dalam merumuskan kebijakan hingga kolaborasi masyarakat untuk menguatkan pertumbuhan ekonomi. Sebab, pertumbuhan ekonomi sejatinya tentang kesejahteraan yang dapat dirasakan oleh seluruh rakyat. <\/span><b>(*)<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Ditulis Oleh:<br \/>\n<\/b><b>Ahmad Maulana<br \/>\n<\/b><b>Departemen Matematika<br \/>\n<\/b><b>Angkatan 2025<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, Opini \u2014 Di tengah gejolak dinamika ekonomi bangsa yang menyebabkan peningkatan harga di berbagai sektor, muncul tuntutan untuk menurunkan kembali lonjakan tersebut. Namun, di tengah seruan tuntutan ini justeru timbul pernyataan tak berempati dari segelintir pihak yang menyatakan bahwa biaya hidup akan tercukupi apabila gaya hidup seseorang diturunkan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":791,"featured_media":113092,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[4007,4],"tags":[3214,3990],"class_list":["post-113091","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-terkini","category-opini","tag-fal","tag-mol"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya? - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perdebatan antara biaya hidup dan gaya hidup di tengah meningkatnya harga kebutuhan barang dan jasa masyarakat Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya? - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perdebatan antara biaya hidup dan gaya hidup di tengah meningkatnya harga kebutuhan barang dan jasa masyarakat Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-11-03T07:30:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"880\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"495\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"maulana\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"maulana\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\"},\"author\":{\"name\":\"maulana\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/66ea670b0d91923e0a14772df9325e8a\"},\"headline\":\"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya?\",\"datePublished\":\"2026-11-03T07:30:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\"},\"wordCount\":560,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png\",\"keywords\":[\"fal\",\"mol\"],\"articleSection\":[\"Berita Terkini\",\"Opini\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\",\"name\":\"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya? - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png\",\"datePublished\":\"2026-11-03T07:30:08+00:00\",\"description\":\"Perdebatan antara biaya hidup dan gaya hidup di tengah meningkatnya harga kebutuhan barang dan jasa masyarakat Indonesia.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png\",\"width\":880,\"height\":495,\"caption\":\"Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di pasar tradisional\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/66ea670b0d91923e0a14772df9325e8a\",\"name\":\"maulana\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bf63c3820bcecf0d98c63ce6b51b330b3a631606cc3204c089011b881dfaeb58?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bf63c3820bcecf0d98c63ce6b51b330b3a631606cc3204c089011b881dfaeb58?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"maulana\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/maulana\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya? - ITS News","description":"Perdebatan antara biaya hidup dan gaya hidup di tengah meningkatnya harga kebutuhan barang dan jasa masyarakat Indonesia.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya? - ITS News","og_description":"Perdebatan antara biaya hidup dan gaya hidup di tengah meningkatnya harga kebutuhan barang dan jasa masyarakat Indonesia.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2026-11-03T07:30:08+00:00","og_image":[{"width":880,"height":495,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png","type":"image\/png"}],"author":"maulana","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"maulana","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/"},"author":{"name":"maulana","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/66ea670b0d91923e0a14772df9325e8a"},"headline":"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya?","datePublished":"2026-11-03T07:30:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/"},"wordCount":560,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png","keywords":["fal","mol"],"articleSection":["Berita Terkini","Opini"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/","name":"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya? - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png","datePublished":"2026-11-03T07:30:08+00:00","description":"Perdebatan antara biaya hidup dan gaya hidup di tengah meningkatnya harga kebutuhan barang dan jasa masyarakat Indonesia.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/11\/DOK_OPINI1.png","width":880,"height":495,"caption":"Aktivitas jual beli kebutuhan pokok di pasar tradisional"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/biaya-hidup-semakin-tinggi-apakah-gaya-hidup-penyebabnya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Biaya Hidup Semakin Tinggi, Apakah Gaya Hidup Penyebabnya?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/66ea670b0d91923e0a14772df9325e8a","name":"maulana","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bf63c3820bcecf0d98c63ce6b51b330b3a631606cc3204c089011b881dfaeb58?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/bf63c3820bcecf0d98c63ce6b51b330b3a631606cc3204c089011b881dfaeb58?s=96&d=mm&r=g","caption":"maulana"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/maulana\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113091","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/791"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113091"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113091\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":113100,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113091\/revisions\/113100"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113092"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113091"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113091"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113091"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}