{"id":10986,"date":"2011-03-24T22:31:29","date_gmt":"2011-03-24T22:31:29","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/2011\/03\/24\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/"},"modified":"2011-03-24T22:31:29","modified_gmt":"2011-03-24T22:31:29","slug":"tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/","title":{"rendered":"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam"},"content":{"rendered":"<p>Paparan pertama disampaikan oleh Yanuar Ssi. Lulusan Biologi ITS tersebut saat ini&nbsp; bekerja di perusahaan yang bergerak di bidang budidaya dan produksi tembakau. Dalam paparannya, Yanuar mencoba mengenalkan tentang tembakau dan jenis varietasnya. Selain itu, ia juga mencoba menjelaskan metode <em>Good Agricultural Practices<\/em> (GAP) yang telah diterapkan oleh perusahaan tempatnya bekerja. Pengetahuan GAP inilah yang seringkali tidak diterapkan petani.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u0153Dunia ini sudah penuh dengan racun,\u00e2\u20ac\u009d ungkap Yanuar mengkritisi kebiasaan petani yang menggunakan pestisida kimiawi. Menurutnya, pestisida tersebut dapat diganti dengan bahan organik yang ramah lingkungan. Sebenarnya, tambahnya, bisa juga diganti dengan ekstrak mimba.<\/p>\n<p>Tak hanya pestisida, beberapa metode GAP juga dipaparkannya. Mulai dari uji varietas benih hingga cara mendapatkan hasil panen melimpah. Salah satunya dengan metode <em>topping<\/em>, yakni memotong bagian pucuk tembakau. \u00e2\u20ac\u0153Saat jumlah daun&nbsp; mencapai 16-20 helai, bagian generatifnya dibuang agar pasokan nutrisi banyak diserap oleh organ vegetatifnya, daun,\u00e2\u20ac\u009d jelas Yanuar.&nbsp; Begitu pentingnya aplikasi metode GAP, sampai perusahaannya menugaskan pemantau lapangan untuk memberi pelatihan langsung pada petani.<\/p>\n<p>Bila Yanuar menjelaskan dari sudut pandang industri, lain halnya dengan Abhisam DM. Ketua Komunitas Kretek Indonesia ini lebih menyoroti tentang aspek ekonominya. Dia mengungkapkan bahwa kepungan kepentingan asing sangat mempengaruhi aspek sosial ekonomi bisnis tembakau saat ini. Padahal, menurut Bhisam, Indonesia memiliki produk rokok kretek yang khas. Kretek sendiri merupakan salah satu produk rokok temuan anak bangsa yang memadukan tembakau dan cengkeh.<\/p>\n<p>Namun, lanjut Bisham, bisnis kretek yang telah bertahan lebih dari satu dasawarsa ini mulai tersaingi dengan produk asing, rokok filter misalnya. Parahnya, mayoritas saham produsen rokok dalam negeri telah diakusisi asing. \u00e2\u20ac\u0153Padahal kretek bisa menjadi salah satu produk budaya bangsa,\u00e2\u20ac\u009d ujarnya. Bisham mengaku khawatir bila kepentingan asing mampu menghancurkan ekonomi kerakyatan dari usaha tembakau.<\/p>\n<p>Mukh Muryono Ssi Msi selaku dosen Biologi ITS, memberi penjelasan terkait peranan sivitas akademika dalam riset tembakau. Menurut dosen yang akrab disapa Muryono ini, terlepas dari pro kontra pelarangan merokok, seharusnya tembakau tetap menjadi sumber daya alam yang dapat diteliti lebih dalam lagi. &quot;Tembakau tetap menjadi <em>asset knowledge <\/em>bagi sumber daya alam,&quot; jelas Muryono. Saat ini, Biologi ITS sendiri tengah mengadakan beberapa riset tentang tembakau seperti kultur jaringan.(yud\/niv)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis (24\/3) jurusan Biologi ITS menghelat sebuah kuliah tamu tentang tanaman tembakau dan produk olahan kretek. Tiga aspek dibahas sekaligus. Tak hanya sains, namun juga sosial ekonomi dari sudut pandang industri. Menariknya, dari hal itu terungkap fakta bahwa tembakau Indonesia kini makin terancam. Persaingan global dan menurunnya hasil panen petani adalah beberapa penyebabnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10987,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[],"class_list":["post-10986","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam - ITS News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamis (24\/3) jurusan Biologi ITS menghelat sebuah kuliah tamu tentang tanaman tembakau dan produk olahan kretek. Tiga aspek dibahas sekaligus. Tak hanya sains, namun juga sosial ekonomi dari sudut pandang industri. Menariknya, dari hal itu terungkap fakta bahwa tembakau Indonesia kini makin terancam. Persaingan global dan menurunnya hasil panen petani adalah beberapa penyebabnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2011-03-24T22:31:29+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"220\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"160\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Dadang ITS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\"},\"author\":{\"name\":\"Dadang ITS\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c029161286bb6f56baf7c8d9b5acbeaa\"},\"headline\":\"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam\",\"datePublished\":\"2011-03-24T22:31:29+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\"},\"wordCount\":355,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg\",\"articleSection\":[\"Berita Utama\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\",\"name\":\"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg\",\"datePublished\":\"2011-03-24T22:31:29+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg\",\"width\":220,\"height\":160},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c029161286bb6f56baf7c8d9b5acbeaa\",\"name\":\"Dadang ITS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Dadang ITS\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam - ITS News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam - ITS News","og_description":"Kamis (24\/3) jurusan Biologi ITS menghelat sebuah kuliah tamu tentang tanaman tembakau dan produk olahan kretek. Tiga aspek dibahas sekaligus. Tak hanya sains, namun juga sosial ekonomi dari sudut pandang industri. Menariknya, dari hal itu terungkap fakta bahwa tembakau Indonesia kini makin terancam. Persaingan global dan menurunnya hasil panen petani adalah beberapa penyebabnya.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2011-03-24T22:31:29+00:00","og_image":[{"width":220,"height":160,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Dadang ITS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Dadang ITS","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/"},"author":{"name":"Dadang ITS","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c029161286bb6f56baf7c8d9b5acbeaa"},"headline":"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam","datePublished":"2011-03-24T22:31:29+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/"},"wordCount":355,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg","articleSection":["Berita Utama"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/","name":"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg","datePublished":"2011-03-24T22:31:29+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2017\/11\/8199.jpeg","width":220,"height":160},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/tembakau-dan-kretek-indonesia-sedang-terancam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tembakau dan Kretek Indonesia Sedang Terancam"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/c029161286bb6f56baf7c8d9b5acbeaa","name":"Dadang ITS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/5c2c42565b0c1e5c1707526aec338a8711f052dbed405d0e0267cfacb2ef8e2a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Dadang ITS"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/root\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10986","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10986"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10986\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10987"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10986"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10986"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10986"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}