{"id":100571,"date":"2025-04-23T16:27:41","date_gmt":"2025-04-23T09:27:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=100571"},"modified":"2025-04-23T16:27:41","modified_gmt":"2025-04-23T09:27:41","slug":"gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/","title":{"rendered":"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_100573\" aria-describedby=\"caption-attachment-100573\" style=\"width: 1600px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-100573\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg\" alt=\"Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD saat menyampaikan inovasinya mengenai terumbu buatan sebagai struktur pelindung pantai ramah lingkungan dalam\u00a0orasi\u00a0ilmiahnya\" width=\"1600\" height=\"905\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg 1600w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya-300x170.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya-1024x579.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya-768x434.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya-1536x869.jpg 1536w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya-355x201.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100573\" class=\"wp-caption-text\">Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD saat menyampaikan inovasinya mengenai terumbu buatan sebagai struktur pelindung pantai ramah lingkungan dalam\u00a0orasi\u00a0ilmiahnya<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, ITS News \u2014 <\/b>Indonesia sebagai negara tropis cenderung memiliki banyak wilayah pesisir, sehingga menyebabkan fenomena abrasi pantai pun sering terjadi. Guna mengatasi fenomena tersebut, Guru Besar ke-220<a href=\"http:\/\/its.ac.id\"> Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)<\/a> Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD IPM ASEAN Eng menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya <em>building with nature<\/em>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Profesor dari <a href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/tkelautan\/\">Departemen Teknik Kelautan ITS<\/a> ini menjelaskan bahwa <em>building with nature<\/em> adalah konsep pembangunan yang mengintegrasikan proses alami dalam perencanaan dan desain infrastruktur. Dalam hal ini, Haryo memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai bentuk pendekatan untuk mengembalikan keberadaan terumbu karang yang kini mulai punah.<\/p>\n<p>Bahkan ia menyebutkan bahwa dalam 20 tahun ke depan, 70 &#8211; 90 persen keberadaan terumbu karang di Indonesia terancam punah. Hal ini pun semakin didukung dengan adanya pemanasan global yang menyebabkan kenaikan suhu air laut. \u201cJika terus dibiarkan, keberadaan ikan pun akan terancam dan hasil tangkap ikan nelayan ikut menurun,\u201d tambahnya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_100572\" aria-describedby=\"caption-attachment-100572\" style=\"width: 1032px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-100572\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Desain-Hexareef-karya-Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-yang-ditempatkan-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-pelindung-pantai.jpg\" alt=\"Desain Hexareef karya Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD yang ditempatkan di Papua Paradise Eco-Resort sebagai pelindung\u00a0pantai\" width=\"1032\" height=\"774\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Desain-Hexareef-karya-Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-yang-ditempatkan-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-pelindung-pantai.jpg 1032w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Desain-Hexareef-karya-Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-yang-ditempatkan-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-pelindung-pantai-300x225.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Desain-Hexareef-karya-Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-yang-ditempatkan-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-pelindung-pantai-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Desain-Hexareef-karya-Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-yang-ditempatkan-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-pelindung-pantai-768x576.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Desain-Hexareef-karya-Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-yang-ditempatkan-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-pelindung-pantai-355x266.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1032px) 100vw, 1032px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100572\" class=\"wp-caption-text\">Desain Hexareef karya Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD yang ditempatkan di Papua Paradise Eco-Resort sebagai pelindung\u00a0pantai<\/figcaption><\/figure>\n<p>Lebih lanjut, lelaki kelahiran Belitung, 10 Agustus 1968 itu mengungkapkan jika efek samping pemanasan global juga menyebabkan naiknya permukaan air laut. Hal ini dapat menyebabkan bencana seperti abrasi pantai. Haryo menjelaskan, abrasi pantai disebabkan oleh hantaman ombak yang terus menerus, sehingga menyebabkan perubahan garis pantai. \u201cJika tidak diatasi, abrasi pantai dapat merusak fasilitas sekaligus rumah warga yang ada di sekitarnya,\u201d ujarnya mengingatkan.<\/p>\n<p>Melalui orasi ilmiah untuk pengukuhannya sebagai profesor ITS, Haryo pun menggagas inovasi yang mampu mengatasi kedua masalah tersebut. Ia menciptakan struktur pelindung pantai ramah lingkungan bernama Hexareef. Yakni merupakan batuan pemecah gelombang berbentuk segi enam yang ditanamkan vegetasi terumbu karang buatan di permukaannya. \u201cDi tiap sisi juga dilengkapi beberapa lubang untuk memudahkan sirkulasi arus gelombang laut sehingga tidak merusak struktur,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, lelaki berkacamata ini menyebutkan bahwa batuan tersebut memiliki diameter 60 sentimeter dengan tinggi 80 sentimeter. Dalam aplikasinya, struktur pemecah gelombang itu disusun terendam di bawah permukaan air laut. Posisi batuan dipasang sejajar satu sama lain hingga mencapai panjang kurang lebih 50 &#8211; 100 meter.<\/p>\n<figure id=\"attachment_100574\" aria-describedby=\"caption-attachment-100574\" style=\"width: 1205px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-100574\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Proses-peluncuran-Hexareef-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-upaya-untuk-mengembalikan-garis-pantai-dan-keberadaan-terumbu-karang-di-sekitar-lokasi.jpg\" alt=\"Proses peluncuran Hexareef di Papua Paradise Eco-Resort sebagai upaya untuk mengembalikan garis pantai dan keberadaan terumbu karang di\u00a0sekitar\u00a0lokasi\" width=\"1205\" height=\"811\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Proses-peluncuran-Hexareef-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-upaya-untuk-mengembalikan-garis-pantai-dan-keberadaan-terumbu-karang-di-sekitar-lokasi.jpg 1205w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Proses-peluncuran-Hexareef-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-upaya-untuk-mengembalikan-garis-pantai-dan-keberadaan-terumbu-karang-di-sekitar-lokasi-300x202.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Proses-peluncuran-Hexareef-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-upaya-untuk-mengembalikan-garis-pantai-dan-keberadaan-terumbu-karang-di-sekitar-lokasi-1024x689.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Proses-peluncuran-Hexareef-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-upaya-untuk-mengembalikan-garis-pantai-dan-keberadaan-terumbu-karang-di-sekitar-lokasi-768x517.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Proses-peluncuran-Hexareef-di-Papua-Paradise-Eco-Resort-sebagai-upaya-untuk-mengembalikan-garis-pantai-dan-keberadaan-terumbu-karang-di-sekitar-lokasi-355x239.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 1205px) 100vw, 1205px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100574\" class=\"wp-caption-text\">Proses peluncuran Hexareef di Papua Paradise Eco-Resort sebagai upaya untuk mengembalikan garis pantai dan keberadaan terumbu karang di\u00a0sekitar\u00a0lokasi<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tidak hanya dimanfaatkan sebagai pemecah gelombang, Hexareef juga bermanfaat sebagai salah satu objek wisata bahari. Hal ini disebabkan karena terumbu karang yang ada di permukaan batuan memiliki daya tarik tersendiri untuk memikat mata para pengunjung. \u201cSuasana saat <em>sunset<\/em> dan <em>sunrise<\/em> bersama dengan deburan ombak pun semakin menambah keindahan pantai,\u201d beber pengajar di Laboratorium Teknik Pantai dan Pelabuhan, <a href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/tkelautan\/\">Departemen Teknik Kelautan ITS<\/a> ini.<\/p>\n<p>Sejalan dengan hal tersebut, inovasi yang merujuk pada <a href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/sdg\/\">Sustainable Development Goals (SDGs)<\/a> poin 14 terkait menjaga ekosistem laut ini pun sudah diimplementasikan di beberapa lokasi. Haryo menyebutkan jika salah satunya ada di Desa Tlangoh, Kabupaten Bangkalan, Madura dan di Papua Paradise Eco-Resort, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Di dua lokasi itu, adanya Hexareef mampu meningkatkan pendapatan dari lokasi wisata bahari serta dapat memperbaiki kembali garis pantai yang sebelumnya terkikis.<\/p>\n<p>Melalui respon yang baik dari masyarakat, Haryo pun berharap agar Hexareef dapat digunakan oleh berbagai pihak, terutama oleh pemerintah. Mengingat, inovasi yang ramah lingkungan tersebut mampu mencegah abrasi pantai sekaligus sebagai upaya pemulihan ekosistem laut. \u201cDengan demikian, upaya ini mampu untuk meminimalisir adanya abrasi dan kerusakan fatal sebagai akibat dari fenomena tersebut,\u201d tutur Haryo penuh harap. <strong>(HUMAS ITS)<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Reporter: Nabila Hisanah Yusri<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, ITS News \u2014 Indonesia sebagai negara tropis cenderung memiliki banyak wilayah pesisir, sehingga menyebabkan fenomena abrasi pantai pun sering terjadi. Guna mengatasi fenomena tersebut, Guru Besar ke-220 Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD IPM ASEAN Eng menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":397,"featured_media":100573,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[14,12,3711],"tags":[1951,1955,1746],"class_list":["post-100571","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-headline","category-life-below-water","tag-ann","tag-bil","tag-humas-its"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Guru besar ITS menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya building with nature.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Guru besar ITS menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya building with nature.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-23T09:27:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"905\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsann\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsann\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsann\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/bbe1470cdca8151d28d16f544b96d284\"},\"headline\":\"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang\",\"datePublished\":\"2025-04-23T09:27:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\"},\"wordCount\":600,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg\",\"keywords\":[\"ann\",\"bil\",\"HUMAS ITS\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Headline\",\"Life Below Water\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\",\"name\":\"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg\",\"datePublished\":\"2025-04-23T09:27:41+00:00\",\"description\":\"Guru besar ITS menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya building with nature.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg\",\"width\":1600,\"height\":905,\"caption\":\"Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD saat menyampaikan inovasinya mengenai terumbu buatan sebagai struktur pelindung pantai ramah lingkungan dalam\u00a0orasi\u00a0ilmiahnya\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/bbe1470cdca8151d28d16f544b96d284\",\"name\":\"itsann\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e964347019db5572e6ee59e57a95c4e050198ff9339043977e81f427b56b91ef?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e964347019db5572e6ee59e57a95c4e050198ff9339043977e81f427b56b91ef?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsann\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsann\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang - ITS News","description":"Guru besar ITS menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya building with nature.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang - ITS News","og_description":"Guru besar ITS menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya building with nature.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2025-04-23T09:27:41+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":905,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsann","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsann","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/"},"author":{"name":"itsann","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/bbe1470cdca8151d28d16f544b96d284"},"headline":"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang","datePublished":"2025-04-23T09:27:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/"},"wordCount":600,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg","keywords":["ann","bil","HUMAS ITS"],"articleSection":["Berita Utama","Headline","Life Below Water"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/","name":"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg","datePublished":"2025-04-23T09:27:41+00:00","description":"Guru besar ITS menginovasikan struktur pemecah gelombang dengan memanfaatkan terumbu karang buatan sebagai upaya building with nature.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/04\/Prof-Ir-Haryo-Dwito-Armono-ST-MEng-PhD-saat-menyampaikan-inovasinya-mengenai-terumbu-buatan-sebagai-struktur-pelindung-pantai-ramah-lingkungan-dalam-orasi-ilmiahnya.jpg","width":1600,"height":905,"caption":"Prof Ir Haryo Dwito Armono ST MEng PhD saat menyampaikan inovasinya mengenai terumbu buatan sebagai struktur pelindung pantai ramah lingkungan dalam\u00a0orasi\u00a0ilmiahnya"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/gubes-its-inovasikan-terumbu-karang-buatan-sebagai-pemecah-gelombang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gubes ITS Inovasikan Terumbu Karang Buatan sebagai Pemecah Gelombang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/bbe1470cdca8151d28d16f544b96d284","name":"itsann","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e964347019db5572e6ee59e57a95c4e050198ff9339043977e81f427b56b91ef?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e964347019db5572e6ee59e57a95c4e050198ff9339043977e81f427b56b91ef?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsann"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsann\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100571","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/397"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100571"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100571\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100575,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100571\/revisions\/100575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100571"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100571"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100571"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}