{"id":100119,"date":"2025-03-27T12:00:00","date_gmt":"2025-03-27T05:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?p=100119"},"modified":"2025-03-27T21:44:35","modified_gmt":"2025-03-27T14:44:35","slug":"trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/","title":{"rendered":"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_100120\" aria-describedby=\"caption-attachment-100120\" style=\"width: 3476px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-100120 size-full\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg\" alt=\"Ilustrasi ketimpangan antara opini media sosial dan hukum, di mana penghakiman publik sering kali lebih dominan dibandingkan proses hukum yang adil\" width=\"3476\" height=\"1955\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg 3476w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial-2048x1152.jpg 2048w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial-355x200.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 3476px) 100vw, 3476px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100120\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi ketimpangan antara opini media sosial dan hukum, di mana penghakiman publik sering kali lebih dominan dibandingkan proses hukum yang adil (Sumber: todayonline.com)<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p><b>Kampus ITS, Opini <\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u2013 Bayangkan Anda terbangun dan mendapat ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong atau penipu tanpa bukti apa pun. Ini lah fenomena <em>trial by social media<\/em> yang membuat media sosial seperti Twitter, Facebook, dan TikTok dapat mengakibatkan seseorang dianggap bersalah karena sebuah unggahan.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Fenomena <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trial by social media<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bukan lagi hal yang baru. Menurut jurnal Casey Anthony and the Social Media Trial, fenomena ini <\/span><span style=\"font-weight: 400\">terjadi ketika televisi, surat kabar, atau media sosial membentuk opini publik tentang bersalah atau tidaknya seseorang sebelum ada keputusan resmi dari pengadilan, seringkali tanpa bukti yang jelas. Namun, apakah fenomena ini selalu berdampak buruk?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di satu sisi, media sosial bisa menjadi alat yang ampuh untuk mengungkap kebenaran. Salah satu contohnya adalah dugaan kasus korupsi yang melibatkan istri seorang pejabat negara pada Agustus 2024. Unggahan di media sosial yang menampilkan gaya hidup mewahnya memicu kecurigaan publik dan mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, di sisi lain, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trial by social<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">media<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> seringkali menjatuhkan sanksi sosial bahkan sebelum ada kepastian. Kasus Willie Salim adalah contoh nyata bagaimana warganet langsung mengecam warga Palembang tanpa memahami situasi secara keseluruhan. Meski Willie sudah memberikan klarifikasi, stigma yang terbentuk sulit dihapus. Ini menunjukkan betapa cepatnya opini publik bisa menghancurkan reputasi seseorang yang sebenarnya belum tentu bersalah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perkara Willie Salim diperparah oleh efek ruang gema (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">echo chamber<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang ada di media sosial. Mengutip laman GFC Global, efek ini terjadi ketika seseorang hanya menerima informasi yang sejalan dengan pandangannya. Satu narasi akan dengan mudah mendominasi dan mengurungkan perspektif lain terhadap peristiwa tersebut. Hal ini menyebabkan opini yang diutarakan bertentangan dengan prinsip keadilan dalam konteks hukum karena didasari oleh kesimpulan tanpa bukti yang jelas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di mata hukum, seseorang akan dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah di meja hijau. Hal ini ditegaskan dalam Konstitusi Federal Republik Indonesia Serikat tahun 1949, yang menyatakan bahwa setiap orang yang dituduh melakukan tindak pidana, termasuk pidana pencemaran nama baik, berhak mendapatkan proses hukum yang adil sebelum dinyatakan bersalah. Namun, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trial by social media<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sering kali mengabaikan prinsip ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Akibatnya,<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> trial by social media <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">tidak hanya mengabaikan prinsip keadilan, tetapi juga menciptakan dampak nyata bagi individu yang menjadi sasaran. Riuh konten yang tersebar di dunia maya menciptakan opini publik yang dapat menyudutkan orang yang masih dalam tahap penyidikan. Sayangnya, meskipun nantinya terbukti tidak bersalah, kerusakan reputasi dan dampak psikologis yang mereka alami akan kekal dalam naungan internet.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_100121\" aria-describedby=\"caption-attachment-100121\" style=\"width: 3478px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-100121\" src=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment.jpg\" alt=\"Ilustrasi dampak psikologis akibat Trial by Social Media, di mana seseorang bisa menjadi sasaran hujatan dan tekanan publik di internet\" width=\"3478\" height=\"1956\" srcset=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment.jpg 3478w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment-300x169.jpg 300w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment-768x432.jpg 768w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment-2048x1152.jpg 2048w, https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/hate-comment-355x200.jpg 355w\" sizes=\"(max-width: 3478px) 100vw, 3478px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-100121\" class=\"wp-caption-text\">Ilustrasi dampak psikologis akibat Trial by Social Media, di mana seseorang bisa menjadi sasaran hujatan dan tekanan publik di internet (Sumber: freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menghindari jebakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">trial by social media<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, kita harus lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar. Sebelum mempercayai atau menyebarkan suatu berita, penting untuk memeriksa fakta dari berbagai sumber agar tidak terjebak dalam narasi yang belum tentu benar. Apalagi, opini publik di internet bersifat anonim, tanpa adanya kurasi yang jelas, dan setiap pengguna internet tanpa terkecuali bisa turut ambil menyuarakan pendapatnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Trial by social media<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> mungkin sulit dihindari, tetapi kita bisa memilih untuk tidak memperkeruh keadaan. Kemampuan untuk menahan jari menjadi salah satu keahlian yang harus ditanamkan pada setiap orang, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Sebelum ikut menyebarkan atau berkomentar kita perlu berhenti sejenak dan menanyakan apakah kita benar-benar tahu seluruh fakta dan kebenaran yang ada. <\/span><b>(*)<\/b><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><b>Ditulis oleh:<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Nadhifa Raghda Syaikha<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Departemen Teknik Mesin<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Angkatan 2024<\/b><b><br \/>\n<\/b><b>Reporter ITS Online<\/b><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kampus ITS, Opini \u2013 Bayangkan Anda terbangun dan mendapat ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong atau penipu tanpa bukti apa pun. Ini lah fenomena trial by social media yang membuat media sosial seperti Twitter, Facebook, dan TikTok dapat mengakibatkan seseorang dianggap bersalah karena sebuah unggahan. Fenomena trial by social media bukan lagi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":469,"featured_media":100120,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"_joinchat":[],"footnotes":""},"categories":[14,4,3771,3695],"tags":[3591,1463],"class_list":["post-100119","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-utama","category-opini","category-peace-justice-strong-institutions","category-reduced-inequalities","tag-dif","tag-ric"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.1.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa - ITS News<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Bayangkan ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong dan penipu tanpa bukti yang jelas. Inilah Trial by Social Media.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa - ITS News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bayangkan ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong dan penipu tanpa bukti yang jelas. Inilah Trial by Social Media.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ITS News\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-03-27T05:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-03-27T14:44:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"3476\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1955\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"itsdif\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"itsdif\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\"},\"author\":{\"name\":\"itsdif\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b26abc962f75db5215a87a762d7cf1f8\"},\"headline\":\"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa\",\"datePublished\":\"2025-03-27T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-27T14:44:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\"},\"wordCount\":592,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg\",\"keywords\":[\"dif\",\"ric\"],\"articleSection\":[\"Berita Utama\",\"Opini\",\"Peace, Justice, &amp; Strong Institutions\",\"Reduced Inequalities\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\",\"name\":\"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa - ITS News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg\",\"datePublished\":\"2025-03-27T05:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2025-03-27T14:44:35+00:00\",\"description\":\"Bayangkan ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong dan penipu tanpa bukti yang jelas. Inilah Trial by Social Media.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg\",\"width\":3476,\"height\":1955,\"caption\":\"Ilustrasi Trial By Social Media yang menunjukkan bagaimana opini publik di media sosial dapat mendominasi proses hukum (Sumber: todayonline.com)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"name\":\"ITS News\",\"description\":\"Institut Teknologi Sepuluh Nopember\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization\",\"name\":\"ITS News\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg\",\"width\":98,\"height\":56,\"caption\":\"ITS News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b26abc962f75db5215a87a762d7cf1f8\",\"name\":\"itsdif\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2df7ffcd982c810d86fd7c4a324e63a89014e0e7cc1a0047489818aecacd003?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2df7ffcd982c810d86fd7c4a324e63a89014e0e7cc1a0047489818aecacd003?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"itsdif\"},\"url\":\"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsdif\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa - ITS News","description":"Bayangkan ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong dan penipu tanpa bukti yang jelas. Inilah Trial by Social Media.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa - ITS News","og_description":"Bayangkan ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong dan penipu tanpa bukti yang jelas. Inilah Trial by Social Media.","og_url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/","og_site_name":"ITS News","article_published_time":"2025-03-27T05:00:00+00:00","article_modified_time":"2025-03-27T14:44:35+00:00","og_image":[{"width":3476,"height":1955,"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"itsdif","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"itsdif","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/"},"author":{"name":"itsdif","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b26abc962f75db5215a87a762d7cf1f8"},"headline":"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa","datePublished":"2025-03-27T05:00:00+00:00","dateModified":"2025-03-27T14:44:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/"},"wordCount":592,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg","keywords":["dif","ric"],"articleSection":["Berita Utama","Opini","Peace, Justice, &amp; Strong Institutions","Reduced Inequalities"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/","name":"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa - ITS News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg","datePublished":"2025-03-27T05:00:00+00:00","dateModified":"2025-03-27T14:44:35+00:00","description":"Bayangkan ribuan orang asing di internet mencap Anda sebagai pembohong dan penipu tanpa bukti yang jelas. Inilah Trial by Social Media.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2025\/03\/trial.jpg","width":3476,"height":1955,"caption":"Ilustrasi Trial By Social Media yang menunjukkan bagaimana opini publik di media sosial dapat mendominasi proses hukum (Sumber: todayonline.com)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/trial-by-social-media-antara-keadilan-dan-penghakiman-massa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Trial by Social Media, Antara Keadilan dan Penghakiman Massa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#website","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","name":"ITS News","description":"Institut Teknologi Sepuluh Nopember","publisher":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#organization","name":"ITS News","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","contentUrl":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-content\/uploads\/sites\/2\/2026\/01\/LOGO-ITS.svg","width":98,"height":56,"caption":"ITS News"},"image":{"@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/b26abc962f75db5215a87a762d7cf1f8","name":"itsdif","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2df7ffcd982c810d86fd7c4a324e63a89014e0e7cc1a0047489818aecacd003?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a2df7ffcd982c810d86fd7c4a324e63a89014e0e7cc1a0047489818aecacd003?s=96&d=mm&r=g","caption":"itsdif"},"url":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/author\/itsdif\/"}]}},"acf":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100119","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/469"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100119"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":100178,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100119\/revisions\/100178"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100120"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.its.ac.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}