Terbit pada
Selasa, 29 September 2026

Kampus ITS, ITS News — Sebagai upaya memperkuat wawasan dan kolaborasi internasional mahasiswanya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar pameran budaya asing Global Unity Fair (GUF) 2026. Kegiatan yang digagas oleh ITS Global Engagement (ITS GE) ini digelar di Lapangan Perpustakaan ITS, Kamis (24/9).
Panitia GUF 2026 Muhammad Fadhan Bilfagih mengungkapkan, acara ini merupakan kegiatan rutin yang digelar tiap semester. Melalui rangkaian kegiatan GUF 2026, mahasiswa ITS dapat meningkatkan pengetahuannya terkait budaya dari berbagai belahan dunia. “Di sini, mahasiswa ITS dapat belajar budaya asing secara langsung bersama mahasiswa internasional ITS,” ungkapnya.

Mengusung tema A Carnival of Cultures, gelaran GUF kali ini bertujuan untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Lewat tema ini, mahasiswa asing ITS menyajikan budayanya ala karnaval dengan pengalaman yang interaktif. “GUF 2026 diadakan dalam skala lebih besar agar mahasiswa dapat belajar budaya asing dengan cara menyenangkan,” tambah mahasiswa Departemen Teknik Mesin Industri ITS ini.
Di sisi lain, mahasiswa yang akrab disapa Fadhan tersebut menjelaskan bahwa GUF 2026 memfasilitasi para pengunjung dengan kehadiran stan dari berbagai negara. Pada stan tersebut, mahasiswa ITS dapat saling bertukar pikiran serta saling mengenalkan budaya masing-masing. Selain itu, pengunjung juga berkesempatan merasakan budaya asing melalui pertunjukkan tari, permainan dan pakaian tradisional, hingga makanan tradisional negara lain.
Lebih lanjut, terdapat puluhan mahasiswa asing ITS yang berasal dari 14 negara dalam gelaran GUF kali ini, mulai dari Malaysia, Tanzania, Filipina, Prancis, Afganistan, Zimbabwe, India, Pakistan, Turkmenistan, Palestina, Kenya, Maroko, Timor Leste, dan Kepulauan Solomon. “Jumlah ini tentu semakin menarik minat mahasiswa ITS untuk menghadiri acara tersebut,” ungkap mahasiswa angkatan 2024 tersebut.
Mahasiswa asing ITS asal Kepulauan Solomon saat memperkenalkan budaya negaranya kepada pengunjung GUF 2026
Ke depan, pagelaran GUF diharapkan tidak hanya sebagai sarana pertukaran budaya, tetapi juga memperkuat jejaring pertemanan lintas negara di lingkungan ITS. Setelah mengikuti GUF 2026, mahasiswa ITS diharapkan dapat membawa pengetahuan dan membuka kesempatan baru untuk menuntut ilmu lebih luas. “Semoga setelah acara ini para peserta mampu mendapat relasi baru yang meningkatkan peluang kolaborasi di masa depan,” tutur Fadhan.
Penyelenggaraan GUF 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui lingkungan akademik yang inklusif, multikultural, dan berwawasan internasional. Selain itu, interaksi antara mahasiswa lokal dan asing ITS mencerminkan poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)
Reporter: Ahmad Maulana
Redaktur: Ahmad Naufal Ilham