Awal putranke Dua Pil cadek

Pemilihan Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) periode 2007-2011, mengawali putaran kedua dengan presentasi calon dekan (cadek). Putaran sebelumnya, melalui penjaringan suara, civitas FTI telah menetapkan empat orang cadek dari seluruh bakal calon dekan yang ikut dalam Pilcadek di FTI

Ketika kita melangkahkan kaki memasuki lobby jurusan Desain Produk Industri maka kita tidak mungkin luput menatap spot kecil tepat di depan papan pengumuman. Walaupun kecil tetapi display itu cukup menarik perhatian karena bentuknya yang unik dan berisi belasan boneka kertas mungil beraneka ragam. Ya itulah papertoys.

Bung Karno: Merdeka

Untuk tahun ini, kapasitas yang disediakan BEM-ITS untuk mudik bareng
ini sebanyak 1.500 kursi, tapi untuk tahap awal dibuka dulu sekitar 800
kursi. Total jumlah tersebut lebih banyak dibanding perhelatan serupa
tahun lalu sebanyak 1.200 kursi.

Kerja Hanya Butuh 15 Persen Hard Skill

Mahasiswa selain dituntut memiliki hard skill, juga perlu mengasah kemampuan soft skill yang diperoleh dari aktivitas di kampus. Hal inilah yang dibahas dalam seminar soft skill ‘Kunci Menuju Sukses, kamis (28/12). Seminar ini digelar atas kerjasama ITS dengan PT HM Sampoerna.

DIBALIK SENYUM DAN LOYALITAS KERJA

enyumpun bisa mendorong semangat kerja, dan loyalitas kepada
perkerjaan yang menjadi amanah adalah prioritas utama, itulah ujar
Ketua Umum Jamaah Masjid Manarul Ilmi (JMMI) yang baru menjabat priode
2007/2008 yaitu M. Yusuf…. . Kinerja JMMI adalah mengutamakan
kepentingan jamaah (mahasiswa) sebagai wujud dakwah yang berlandaskan
kekeluargaan

Sambut Tahun 2007, ITS Tambah Delapan Guru Besar

Memasuki tahun 2007, ITS sedikitnya akan menambah delapan guru besar lagi. Tiga diantaranya sudah dipastikan dan akan dikukuhkan mulai 10 Januari mendatang. Ketiga guru besar yang dijadwalkan dikukuhkan pada Januari 2007 ini, masing-masing Djoko Sungkono dan I Made Djoni dari jurusan Teknik Mesin, serta Yulinah Trihadiningrum dari jurusan Teknik Lingkungan.

Untuk Menjadi Penyiar, Lancar Berbicara Saja Tidak Cukup

Bagi sebagian orang, dunia broadcasting selalu diidentikkan dengan keterampilan seseorang untuk berbicara. Namun, keterampilan berbicara saja tidak cukup untuk menjadikan seseorang sebagai broadcaster sejati, banyak syarat yang harus dipenuhi bila kita ingin terjun ke dunia broadcasting. Kemauan yang tinggi dan selalu berpikiran terbuka tentang apa yang terjadi di sekitar kita, adalah syarat mutlak bila kita ingin konsisten di dunia broadcasting. Itulah beberapa uraian yang diberikan oleh Lucky Retnani, Asisten Program Director & Broadcaster Hard Rock FM Surabaya dalam seminar yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri (BEM FTI) ITS Minggu (2/12).

×