Membuka Jendela Dunia di Bumi Papua, Momi Waren - ITS News

Membuka Jendela Dunia di Bumi Papua, Momi Waren

Published on
By
Prof Subchan MSc PhD (kiri) berbincang dengan beberapa siswa di sekolah binaan, Manokwari Selata, Papua Barat
Prof Subchan MSc PhD (kiri) berbincang dengan beberapa siswa di sekolah binaan, Manokwari Selata, Papua Barat

Manokwari Selatan, ITS News — Bangsa yang unggul adalah bangsa yang memiliki sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Sebagai bangsa yang mencita-citakan “Indonesia Emas 2045”, pendidikan memainkan instrumen penting dalam peningkatan kualitas SDM yang berdaya. Namun nyatanya, pendidikan masih menjadi barang mewah bagi sebagian masyarakat di Timur Indonesia. 

Terbatasnya fasilitas dan pengajar, hingga sulitnya akses pendidikan yang memadai masih dialami oleh pelajar-pelajar di Papua, khususnya di Manokwari Selatan, Papua Barat. Bahkan, kemampuan dasar membaca, menulis, hingga menghitung masih menjadi PR bersama. Kondisi tersebut membawa Tim Ekspedisi Patriot Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 2026 memberikan jendela baru bagi pelajar dan para guru terkait persoalan pendidikan di daerah.

Tim yang diketuai oleh Prof Subchan MSc PhD itu tengah melihat realitas permasalahan ekosistem pendidikan yang masih jauh tertinggal. Subchan dan tim menemukan bahwa masih banyak pelajar di tingkat SD yang masih pada tahap awal pengenalan huruf dan angka. Bahkan, pada jenjang SMP masih didapati sebagian siswa yag perlu mengulang fase literasi dasar.

Permasalahan semakin kompleks dengan kurangnya tenaga pengajar, sarana dan prasarana pembelajaran yang terbatas, serta minimnya koleksi buku bacaan di perpustakaan sekolah. “Jadi, guru-guru di sini sering merangkap mata ajar yang bahkan di luar bidang mereka, di beberapa sekolah bahkan tidak memiliki ruangan atau gedung perpustakaan,” ungkap Subchan. 

Meningkatkan kapasitas SDM di Tanah Mutiara Hitam Papua Barat
Meningkatkan kapasitas SDM di Tanah Mutiara Hitam Papua Barat, TEP 3 ITS 2026 buka FGD dengan pengurus setempat

Mengatasi permasalahan tersebut, tim telah melakukan pengumpulan data bidang pendidikan dan kesehatan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Tim berhasil melakukan pemetaan kondisi siswa, guru, serta sarana dan prasarana penunjang pembelajaran melalui survei kondisi dasar ke seluruh sekolah di Distrik Momi Waren. 

Guna menyatukan arah program serta menjaga keberlanjutan, tim turut menggandeng Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah di lokasi penempatan. Melalui forum diskusi yang dibuka, tim juga turut menentukan sekolah binaan yang akan ditangani secara khusus, yakni SD Negeri Sompo, Momi Waren.

Subchan menjelaskan bahwa penyusunan kegiatan literasi dan numerasi akan disesuaikan dengan kemampuan aktual siswa berdasarkan hasil survei. Kemudian, pengembangan modul pembelajaran science, technology, engineering, dan mathematic (STEM) yang sederhana. “Kami mengedepankan alat dan bahan pembelajaran yang mudah ditemukan,” imbuhnya.

Tim Patriot yang diketui oleh Prof Subchan MSc PhD tingkatkan pemahaman dasar literasi dan numerasi kepada siswa di Momi Waren, Manokwari Selatan
Tim Patriot yang diketui oleh Prof Subchan MSc PhD tingkatkan pemahaman dasar literasi dan numerasi kepada siswa di Momi Waren, Manokwari Selatan

Di lain sisi, peningkatan kesadaran akan kebersihan pada para pelajar juga turut menjadi perhatian tim. Dengan itu, tim juga turut menyusun rancangan materi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat  (PHBS).

Komitmen program utama tim dalam penguatan kapasitas pendidikan, tim melakukan perencanaan kegiatan Training of Trainer (TOT) kepada para guru. Berfokus pada dasar kebutuhan literasi dan numerasi, pelatihan diberikan sebagai bekal para guru untuk mengajar demi menjaga keberlanjutan program.

Program tersebut merupakan upaya bagi tim untuk membuka “jendela baru” bagi siswa dan guru di Momi Waren. Program diharapkan mampu mengurangi persoalan literasi-numerasi yang selama ini menjadi hambatan dasar pembelajaran di Momi Waren. Meski tidak besar dan instan, tim berharap ada peningkatan kemampuan yang terlihat nyata dari proses mengajar yang sudah berjalan.

Membuka Jendela Dunia dari bumi Papua Momi Waren
Membuka Jendela Dunia dari bumi Papua Momi Waren

Upaya dalam peningkatan kualitas SDM yang dilakukan oleh tim patriot ITS sejalan dengan cita-cita Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Terutama SDGs poin ke-4 dengan mewujudkan pendidikan yang berkualitas, serta kesetaraan akses yang sejalan dengan SDGs poin ke-10 guna mengurangi kesenjangan akademik. 

Program PHBS yang diberikan kepada para pelajar di Distrik Momi Waren menjadi upaya menciptakan kehidupan yang sehat dan sejahtera, selaras dengan SDGs ke-3. Keterlibatan pihak pemerintah dan organisasi setempat juga merupakan bagian dari SDGs poin ke-17 dengan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)

×