ITS Tuan Rumah Ajang Inovasi EV PLN ICE 2026 - ITS News

ITS Tuan Rumah Ajang Inovasi EV PLN ICE 2026

Published on
By
Gambar General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puslitbang Mochamad Soleh ST MT IPM (tiga dari kanan) dan Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD (dua dari kanan) meninjau salah satu go-kart karya ITS
General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puslitbang Mochamad Soleh ST MT IPM (tiga dari kanan) dan Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD (dua dari kanan) meninjau salah satu go-kart karya ITS

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi ketenagalistrikan nasional melalui perannya sebagai tuan rumah PLN Innovation & Competition in Electricity (PLN ICE) 2026. Ajang berkelas nasional tersebut resmi dibuka di Auditorium Research Center ITS pada Minggu, (13/9).

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puslitbang Mochamad Soleh ST MT IPM menyampaikan bahwa PLN ICE ditujukan untuk mewadahi seluruh mahasiswa Indonesia dalam mengembangkan inovasi dan teknologi ketenagalistrikan. Tidak sekadar berkompetisi, ajang ini turut mendorong peserta menguji hasil inovasinya agar dapat berdampak nyata bagi masyarakat.

Gambar seremoni pemukulan gong sebagai simbolis pembukaan kompetisi PLN ICE 2026
Seremoni pemukulan gong sebagai simbolis pembukaan kompetisi PLN ICE 2026

Lelaki yang kerap disapa Soleh tersebut mengungkapkan PLN ICE 2026 menghadirkan sejumlah perubahan dalam kriteria peserta. Kompetisi yang pada 2025 ditujukan bagi startup tahap early stage tersebut kini turut membuka kesempatan bagi startup pada tahap ideation. “Selain itu, PLN ICE 2026 juga secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa, tidak lagi terbuka untuk umum,” urainya.

Meski begitu, antusiasme peserta PLN ICE 2026 tetap terlihat memuncak, sebanyak 153 tim yang berasal dari 82 perguruan tinggi di Indonesia siap berkompetisi satu sama lain. Dari jumlah tersebut, kategori drag race diikuti 16 tim, micro EV car 10 tim, dan electric go-kart 15 tim, sisanya kompetisi startup. Adapun ITS mengirimkan dua tim pada kategori startup, empat tim pada kategori electric go-kart, dan satu tim pada kategori micro EV car.

Lebih lanjut, dirinya berharap kompetisi ini mampu mendorong generasi muda memahami teknologi sekaligus membangun kapabilitas untuk menjawab tantangan masa depan. Ruang berinovasi tersebut diyakini menjadi bekal bagi mahasiswa agar lebih siap memasuki dunia kerja dan melangkah lebih jauh di industri. “Harapannya bisa lahir karya berkualitas dan talenta muda masa depan Indonesia,” tutur Soleh.

Gambar General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puslitbang Mochamad Soleh ST MT IPM menyampaikan sambutannya
General Manager PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puslitbang Mochamad Soleh ST MT IPM menyampaikan sambutannya

Selaras dengan hal itu, Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyampaikan bahwa PLN ICE bukan sekadar ajang perlombaan. Ia menilai PLN telah memberikan kesempatan berharga bagi para mahasiswa untuk berinovasi dalam mengembangkan teknologi yang berorientasi pada kebermanfaatan. Tentunya dengan rangkaian kompetisi yang tidak terbatas pada rancang bangun kendaraan listrik saja.

Bambang menegaskan bahwa proses panjang dalam kompetisi ini justru menjadi bagian terpenting untuk menempa mahasiswa menjadi pribadi yang utuh. Selain kemampuan akademik, mahasiswa turut mengasah soft skill seperti kerja sama tim, manajemen waktu, dan komunikasi. “Kesempatan seperti ini tidak mudah didapatkan, sehingga menjadi bekal yang sangat berharga,” ujarnya.

Gambar Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyemangati mahasiswa peserta PLN ICE 2026
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyemangati mahasiswa peserta PLN ICE 2026

Guru besar Departemen Teknik Mesin ITS tersebut juga mendorong para peserta agar tidak berhenti setelah kompetisi usai. Menurutnya, inovasi yang berawal dari sebuah lomba dapat terus digulirkan untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat. “Tidak perlu menunggu menjadi besar untuk memulai, tetapi untuk menjadi besar kita harus memulai,” pesan Bambang menyemangati peserta PLN ICE 2026.

Kolaborasi antara ITS dan PLN dalam PLN ICE 2026 ini menunjukkan kontribusi nyata perguruan tinggi dan industri dalam mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada poin 4 tentang Pendidikan Berkualitaas, poin 7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, serta poin 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (*)

 

Reporter: Naurah Fitri
Redaktur: Syahidan Nur Habibie Ash-shidieq

×