ITS Resmi Buka Kompetisi Seno Hackathon 2026

Terbit pada

Selasa, 13 Oktober 2026

Direktur Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi ITS (DIKST), Dr Ir Endroyono, memaparkan bahwa Seno Hackathon 2026 mampu mengenalkan inovasi mahasiswa ke masyarakat
Direktur Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi ITS (DIKST), Dr Ir Endroyono, memaparkan bahwa Seno Hackathon 2026 mampu mengenalkan inovasi mahasiswa ke masyarakat

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendorong pengembangan inovasi yang mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui Seno Hackathon 2026. Kompetisi bertema Semikonduktor dan Digitalisasi AI ini resmi dimulai melalui acara Kick Off di Gedung Creative Center Science Techno Park (STP) ITS, Senin (12/10).

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi ITS (DIKST), Dr Ir Endroyono, menekankan pentingnya kesempatan yang ditawarkan kompetisi ini bagi mahasiswa. Pasalnya, hasil karya para peserta terpilih akan ditinjau oleh investor, peneliti, dan masyarakat. “Proses tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi inovasi mahasiswa untuk memperoleh masukan sekaligus dikenal oleh pihak yang berpotensi mendukung pengembangannya,” katanya.

Ia pun mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan inovasi yang relevan dan memiliki potensi penerapan. Dengan demikian, keikutsertaan dalam kompetisi tidak berhenti pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi langkah awal untuk membawa gagasan menuju implementasi.

Ketua Pelaksana Seno Hackathon 2026, Royyan Wafi Pujiyanto (kanan) mendorong para peserta untuk aktif mengikuti kompetisi Seno Hackathon 2026
Ketua Pelaksana Seno Hackathon 2026, Royyan Wafi Pujiyanto (kanan) mendorong para peserta untuk aktif mengikuti kompetisi Seno Hackathon 2026

Ketua Pelaksana Seno Hackathon 2026, Royyan Wafi Pujiyanto, menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan professional untuk belajar mengidentifikasi masalah dan merancang solusi melalui inovasi. Menurutnya, inovasi tidak harus selalu berupa terobosan yang spektakuler, tetapi harus memiliki manfaat yang jelas bagi masyarakat. “Para peserta akan belajar memecahkan masalah yang ada di masyarakat melalui inovasi yang benar-benar bisa menyelesaikan atau meminimalkan masalah,” ujarnya.

Seno Hackathon 2026 akan berlangsung hingga tahun depan mendatang. Pada tahap pengembangan solusi, inovasi peserta akan dipamerkan dalam Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang diselenggarakan di ITS, Surabaya, pada 10–13 November 2026. Pameran tersebut menjadi kesempatan bagi peserta terpilih untuk memperkenalkan hasil pengembangan inovasi kepada khalayak yang lebih luas.

ITS meluncurkan situs web resmi Seno Hackathon ITS 2026 untuk mempermudah peserta kompetisi Seno Hackathon 2026
ITS meluncurkan situs web resmi Seno Hackathon ITS 2026 untuk mempermudah peserta kompetisi Seno Hackathon 2026

Dalam rangkaian kick off ini, ITS juga meluncurkan situs web resmi Seno Hackathon ITS 2026 (https://hackathon-its.id). Platform tersebut disiapkan untuk mempermudah peserta dalam mengakses informasi, melakukan pendaftaran, serta mengikuti tahapan kompetisi hingga final. Seno Hackathon 2026 turut menawarkan total hadiah sebesar Rp100 juta bagi peserta berprestasi.

Kompetisi ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-9, yakni Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya solusi teknologi yang aplikatif serta mendukung penguatan ekosistem inovasi di Indonesia.

Reporter : Restu Aisyah Rizki Permatasari

×