Terbit pada
Selasa, 6 Oktober 2026

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendorong penguatan kolaborasi riset antara Indonesia dan Prancis melalui Joint Workshop on Marine and Earth Sciences 2026. Forum berlangsung di Ruang SA Gedung Rektorat ITS lantai 1, Senin (5/10).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para peneliti dari ITS dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Selain itu, juga ada perwakilan Centre National de la Recherche Scientifique (CNRS), perwakilan Institut de Recherche pour le Développement (IRD) dan Naval Group untuk membahas pengembangan riset kelautan dan kebumian.
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyampaikan bahwa workshop ini untuk lebih memperkuat hubungan ilmiah dan teknologi kedua negara. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja sama berbagai pihak dengan ITS sebagai co-organizer sekaligus tuan rumah.

Menurutnya, ITS melihat forum tersebut sebagai momentum untuk menjawab kompleksitas persoalan kelautan dan kebumian yang membutuhkan kolaborasi lintas institusi. “ITS siap membuka laboratorium dan fasilitas riset, termasuk Marine Science Techno Park, untuk penelitian bersama, serta menjajaki skema seperti bimbingan bersama mahasiswa doktoral dan laboratorium bersama,” tutur Bambang.
Sementara itu, Deputi Fasilitasi Riset dan Inovasi BRIN Prof Dr Agus Haryono menyampaikan komitmen BRIN untuk mendukung peneliti Indonesia dan Prancis dalam menghasilkan penemuan serta inovasi. “Dukungan untuk kedua negara nantinya akan melalui skema pendanaan bersama atau joint funding,” ujarnya.
Selanjutnya, setelah melakukan diskusi penjajakan para hadirin diajak untuk meninjau Galeri Riset & Inovasi Teknologi (GRIT) ITS di Gedung Research Center ITS. Selain melakukan peninjauan, juga dilakukan pembahasan berbagai topik meliputi teknologi maritim, kelautan dan observasi samudra; ilmu kebumian dan mitigasi bencana; atmosfer, lingkungan dan ketahanan ekosistem; serta transformasi digital.

Ke depan, ITS berharap workshop ini bisa menghasilkan proposal dan publikasi ilmiah bersama, pertukaran peneliti dan mahasiswa, pemanfaatan bersama fasilitas serta data penelitian, hingga pengembangan teknologi bersama dengan industri. Hal tersebut sejalan dengan komitmen ITS untuk menghubungkan ilmu pengetahuan dengan teknologi dan inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Upaya memperkuat kolaborasi riset lintas negara dan disiplin tersebut turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pada poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, poin ke-14 tentang Ekosistem Laut, serta poin ke-17 mengenai Kerja Sama untuk Mencapai Tujuan. (*)
Reporter : Restu Aisyah Rizki Permatasari