Terbit pada
Rabu, 23 September 2026

Surabaya, ITS News — Lebih dari 400 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan melalui program kerja sama internasional antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Hochschule Wismar, Jerman, sejak tahun 2011 silam. Konsistensi tersebut kembali ditandai dengan kelulusan 23 mahasiswa International Degree Program Marine Engineering yang mengikuti seremoni wisuda Hochschule Wismar.
Momentum tersebut berlangsung dalam Graduation Ceremony International Degree Program Marine Engineering di Hotel Wyndham Surabaya, Selasa (22/9) malam. Kegiatan ini sekaligus menjadi peringatan 15 tahun pelaksanaan program kerja sama internasional ITS dan Hochschule Wismar serta tahun ke-11 program tersebut menghasilkan lulusan.
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD menyampaikan pesan kepada para mahasiswa agar terus mengembangkan diri setelah menyelesaikan pendidikan. “Teruslah belajar, mengeksplorasi, dan berkembang sebagai akademisi sekaligus warga global,” tuturnya memotivasi. Ia pun menegaskan bahwa program tersebut merupakan salah satu kerja sama internasional pionir ITS di bidang pendidikan tinggi.
Sementara itu, Head of Academic Affairs Hochschule Wismar Prof Dr iur Robert Peetz turut berpesan agar para lulusan terus mengembangkan diri setelah menyelesaikan pendidikan. “Jadilah pembelajar sepanjang hayat dan jadikan teori serta praktek sebagai bekal menghadapi dunia nyata,” pesannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi wisuda 23 mahasiswa oleh Hochschule Wismar. Prosesi tersebut menjadi salah satu tahapan dalam perjalanan akademik mahasiswa yang telah menempuh pendidikan melalui program kerja sama ITS dan Hochschule Wismar.
Salah satu lulusan, Amelia Ransi Rahmadi, mengungkapkan rasa terima kasih kepada para pengajar yang telah mendampingi perjalanan pendidikannya. “Kami telah melewati banyak hal dan berterima kasih kepada para pengajar yang telah mendidik kami selama ini,” ungkapnya.
Keberlanjutan program kerja sama ITS dan Hochschule Wismar ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin ke-17 tentang Kerja Sama untuk Mencapai Tujuan. Kolaborasi pendidikan internasional tersebut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan pembelajaran lintas negara sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin global. (*)
Reporter: Restu Aisyah Rizki Permatasari