Electics Company Talk Jembatani Mahasiswa FTEIC dengan Alumni

Terbit pada

Selasa, 22 September 2026

Gambar Ir Lies Hartono memotivasi mahasiswa untuk mencari passion-nya
Ir Lies Hartono memotivasi mahasiswa untuk mencari passion-nya

Kampus ITS, ITS News — Memahami dunia profesional tidak cukup hanya melalui pembelajaran di ruang kelas. Digelar di Gedung Robotika ITS, Electics Company Talk hadir sebagai ruang temu mahasiswa Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan alumni untuk mengenal karier pasca kuliah, Sabtu (19/9).

Ketua BEM FTEIC ITS Ilman Afif Al Arif menuturkan bahwa acara ini lahir dari kebutuhan akan wadah yang mempertemukan mahasiswa dengan alumni. Menurutnya, selama ini belum ada forum di tingkat fakultas yang secara khusus menjembatani keduanya. “Adanya forum ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh perspektif dari pengalaman nyata para alumni,” tutur Ilman.

Lebih lanjut, Ilman menjabarkan bahwa interaksi secara langsung dengan alumni dapat memberikan gambaran yang lebih dekat mengenai dinamika dunia kerja. Menurutnya, para alumni dapat berbagi pengalaman nyata mengenai kerja sama tim, profesionalisme, hingga berbagai pengalaman yang jarang ditemui mahasiswa di ruang kuliah.

Gambar Ketua BEM FTEIC ITS Ilman Afif Al Arif mengemukakan pertanyaan untuk salah satu pembicara
Ketua BEM FTEIC ITS Ilman Afif Al Arif mengemukakan pertanyaan untuk salah satu pembicara

Pengalaman tersebut salah satunya dibagikan oleh Chief Executive Officer (CEO) PT Sentra Vidya Utama (SEVIMA) Sugianto Halim SKom MMT. Dalam pemaparannya, Sugianto mengajak mahasiswa untuk tidak cepat menyerah ketika bidang yang ditekuni ternyata tidak sepenuhnya sesuai dengan minat. “Jangan jadikan ketidaksesuaian tersebut bukan alasan untuk berhenti belajar,” pesannya.

Menurut Sugianto, proses belajar tidak berakhir bersamaan dengan kelulusan. Alumnus Departemen Teknik Informatika ITS tersebut mengungkapkan bahwa dunia kerja menuntut seseorang untuk terus mempelajari hal-hal baru. “Bahkan hingga kini saya masih mempelajari berbagai ilmu yang tidak diperoleh selama masa perkuliahan,” imbuhnya.

Gambar Chief Executive Officer (CEO) PT Sentra Vidya Utama Sugianto Halim SKom MMT tengah mendengarkan audiens memaparkan pertanyaan
Chief Executive Officer (CEO) PT Sentra Vidya Utama Sugianto Halim SKom MMT tengah mendengarkan audiens memaparkan pertanyaan

Pengalaman serupa turut dibagikan alumnus Departemen Teknik Elektro ITS Ir Lies Hartono yang menempuh jalur karier berbeda dari bidang pendidikannya. Meski kemudian dikenal sebagai pelawak, dirinya menilai latar belakang pendidikan di bidang elektro tetap memberikan pengaruh terhadap cara pandangnya dalam menjalani profesi.

Bagi Cak Lontong, sapaan akrabnya, ilmu yang diperoleh pada bangku perkuliahan dapat dimanfaatkan dengan cara yang berbeda. Perbedaan tersebut tidak membuat ilmu yang dipelajari menjadi sia-sia, tetapi dapat menjadi bekal yang membedakan seseorang ketika mengembangkan dirinya di bidang lain. “Justru latar belakang elektro membedakan saya dengan pelawak lain,” bebernya.

Sebagai bagian dari agenda pengembangan mahasiswa baru, Electics Company Talk dihadiri oleh lebih dari 1300 mahasiswa baru FTEIC. Melalui agenda tersebut, jejaring alumni diharapkan dapat menjadi dukungan bagi mahasiswa dalam memahami dunia profesional dan mengembangkan potensi mereka di masa mendatang. Hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)

 

Reporter: Naurah Fitri
Redaktur: Andra Eka Wijayanti

×