Dari Nama hingga Kemasan, ITS Bantu UMKM Perkuat Merk

Terbit pada

Jumat, 30 Oktober 2026

Proses brainstorming untuk menentukan identitas baru produk kerupuk olahan kulit sapi oleh tim pengabdian masyarakat ITS

Jember, ITS News – Nama dan kemasan produk menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen terhadap sebuah merek. Memahami hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jember untuk memperkuat identitas produk kerupuk rambak melalui strategi rebranding.

Pendampingan yang berlangsung sejak Juni hingga November 2026 ini menyasar UMKM Ria Fresh milik Ibu Ria yang memproduksi kulit kerupuk rambak. Dalam proses identifikasi, tim menemukan bahwa nama Ria Fresh belum sepenuhnya mencerminkan karakteristik produk yang dipasarkan. Nama tersebut justru cenderung diasosiasikan dengan produk segar, seperti sayuran, daging, ikan, dan minuman.

Ketidaksesuaian identitas tersebut berpotensi membuat konsumen kesulitan mengenali jenis produk yang ditawarkan. Padahal, identitas merek yang tepat dapat membantu pelaku usaha membangun persepsi konsumen sekaligus memperkuat posisi produk di tengah persaingan pasar.

Desain baru Bak Rambak memperjelas kategori produk sekaligus membangun asosiasi yang lebih kuat dengan kerupuk rambak

Menjawab persoalan tersebut, tim Abmas ITS menginisiasi rebranding dengan memperkenalkan nama baru, yakni Bak Rambak. Identitas ini dipilih untuk mempertegas karakter produk sekaligus memudahkan konsumen mengenali kerupuk rambak sebagai produk unggulan mitra.

Tidak berhenti pada perubahan nama, pendampingan juga mencakup pengembangan desain kemasan baru. Melalui pendekatan desain komunikasi visual, tim berupaya menyelaraskan nama merek, tampilan visual, dan karakteristik produk dalam satu identitas yang konsisten. Langkah ini penting karena kemasan tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi media komunikasi yang pertama kali memperkenalkan produk kepada calon konsumen.

Serah terima identitas baru Bak Rambak kepada pemilik UMKM, Ria (kanan)

Pemilik UMKM, Ria, menyambut positif perubahan identitas tersebut. Ia mengaku senang dengan nama dan desain kemasan baru yang dinilai lebih sesuai dengan produk kerupuk rambak yang selama ini dikembangkan.

Melalui pendampingan ini, ITS berupaya menghadirkan penerapan keilmuan desain komunikasi visual yang dapat menjawab kebutuhan nyata pelaku usaha. Rebranding menjadi salah satu strategi untuk membantu UMKM membangun identitas yang lebih kuat, sehingga produk lokal tidak hanya memiliki kualitas, tetapi juga mampu mengomunikasikan karakter dan keunggulannya kepada konsumen.

Dengan identitas baru Bak Rambak, UMKM mitra diharapkan semakin mudah dikenali dan memiliki daya saing yang lebih baik. Upaya ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan UMKM tidak selalu harus dimulai dari peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga dapat dilakukan melalui pembenahan cara produk membangun identitas dan berkomunikasi dengan pasar. Hal ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. (*)

×