Kali ini tim yang terdiri dari Nuruddin Adhany Permadi, Bardo Wenang, Muhammad Alfiansyah, Ahmad Cecep Sofyan, dan Aminuddin menciptakan inovasi baru bagi rumah sakit, yakni Automatic Hospital Transfer Bed.
Penemuan ini memungkinkan pasien yang berada pada tempat tidur dorong untuk tetap tegak saat melewati tangga. Alat tersebut dapat menyesuaikan kemiringan ketika akan melalui tangga rumah sakit.
Selain itu, alat yang diciptakan dengan mengikuti prinsip robot line follower ini dapat mengikuti garis yang telah disiapkan rumah sakit tanpa didorong oleh perawat.
"Selama ini tempat tidur dorong rumah sakit saat digunakan menaiki tangga, posisinya menanjak sesuai dengan kemiringan tangga. Hal ini jelas membahayakan pasien," ujar Adhan membeberkan alasan pembuatan alat tersebut. Demikian dilansir dari ITS online, Jumat (16/9/2011).
Meski mendapat dana sebesar Rp9 juta dari Dinas Pendidikan Tinggi (Dikti) untuk merealisasikan karya mereka, Adhan dan rekan-rekan tetap harus merogoh kocek Rp2 juta agar proyek tersebut bisa selesai.
Namun, pengorbanan mereka tidak sia-sia, sebab tim yang mempersiapkan diri selama dua hari sebelum prestasi di Ajang Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) XXIV beberapa waktu lalu, mereka berhasil menyabet medali emas.
Sebelumnya, lima sekawan ini telah menciptakan sebuah alat bagi pasien di rumah sakit, yaitu kursi roda otomatis berpenggerak sensor mata. Berkat hasil karya tersebut, mereka berhasil masuk menjadi lima besar dalam Lomba Cipta Elektro Nasional (LCEN) 2010 silam.(rhs)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi menggelar program Internasional Community and Technological Camp (Commtech)
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima kunjungan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem ekonomi halal nasional melalui
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penyelenggaraan Inhouse