Tahun ini, Universitas Diponegoro, Semarang didapuk sebagai tuan rumah. Dengan jumlah kontingen yang lebih banyak dari tahun sebelumnya. ITS optimis mampu mempertahankan juara, Muhammad Samsul Ma’arif, koordinator panitia kontingen ITS dalam Pimnas XXVII mengatakan bahwa kontingen ITS tidak berjuang untuk dirinya sendiri, tim ataupun kelompoknya, melainkan untuk ITS.
Tak hanya itu, melalui Kementerian Riset dan teknologi, Samsul juga mengatakan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS akan mengawal secara khusus keberangkatan para peserta hingga laga Pimnas berakhir. Meski tahun lalu ITS telah berhasil menjadi juara umum, ia juga berpesan untuk tetap rendah hati, dan tak merasa diatas angin kepada para peserta dari perguruan tinggi lain.
Pasalnya, tahun ini ITS berada di posisi kedua setelah Universitas Gadjah Mada (UGM) dari segi jumlah tim yang lolos Pimnas XXVII. Namun, sikap optimis harus tetap dimiliki. ”Jaga semangat, stamina serta ibadah itulah kuncinya,” terang mahasiswa Jurusan Matematika ITS ini.
Senada dengan Samsul, Dr Widyastuti SSi MSi, salah satu dosen penalaran membenarkan hal tersebut. Menurutnya, piala hanyalah sebuah simbol kemenangan. Usaha dan doa lah yang mampu menetukan. ”Namun ingat, menjadi juara bukanlah tujuan akhir. Tapi, belajar membuat sebuah karya nyata untuk Indonesia mandiri adalah niat tulus kita,” tegas dosen Jurusan Teknik Material dan Metalurgi tersebut. (ao/fin)
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat riset dan inovasi. Komitmen tersebut tercermin pada capaian peneliti
Jakarta, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak pernah berhenti untuk terus terlibat dalam pembangunan bangsa. Hal
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dukungan
Surabaya, ITS News — Tingginya risiko kebencanaan serta ancaman degradasi lingkungan di kawasan pesisir menjadi perhatian serius sivitas akademika