Terbit pada
Selasa, 6 Oktober 2026

Surabaya, ITS News — Identitas visual menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat citra kawasan sekaligus menarik perhatian masyarakat. Guna mendukung upaya tersebut, tim pengabdian kepada masyarakat (Abmas) Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melakukan penguatan identitas visual di Kampoeng Dolanan Surabaya, Minggu (4/10).
Ketua tim Abmas ITS Dr Rahmatsyam Lakoro SSn MT menyampaikan, aksi ini bermula dari tugas mata kuliah DKV Sosial Budaya yang mendorong mahasiswa untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat. Untuk mewujudkannya, tim abmas yang beranggotakan delapan orang ini menjenamakan Kampoeng dolanan di Surabaya guna memantik minat bermain anak-anak masa kini.

Lebih lanjut, lelaki yang akrab disapa Ramok ini menuturkan bahwa generasi muda saat ini perlu melestarikan permainan lawas Tanah Air yang mulai tergerus oleh teknologi. Permainan klasik seperti egrang, dakon, hingga bekel dinilai mampu menjadi alternatif hiburan yang menyenangkan. “Upaya tersebut perlu didukung fasilitas memadai berupa ruang nyaman untuk berkumpul, bermain, dan berinteraksi,” tuturnya.
Sebagai aksi nyata, tim ITS melakukan revitalisasi Kampoeng Dolanan dengan pembuatan mural dan pengecatan sejumlah fasilitas. Kepala Departemen DKV tersebut memaparkan, mural partisipatif ini dibuat dengan melibatkan anak-anak sekitar untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap aset kampung. Dalam prosesnya, anak-anak diajak menuangkan ide dan kreativitas mereka ke dalam visual yang menghiasi dinding kampung.
Selain mural, Ramok menambahkan, penguatan identitas visual juga dilakukan untuk memperkuat citra kawasan Kampoeng Dolanan. Upaya ini meliputi pembuatan logo dan graphic standard manual (GSM) serta perbaikan fasilitas entrance sign. Langkah ini diharapkan membuat identitas kawasan tersebut lebih mudah dikenali masyarakat luas.

Pendiri Kampoeng Dolanan Mustofa Sam merespons inisiatif yang digagas tim Abmas ITS dengan antusias. Ia menilai, eksekusi tim Abmas ITS sangat rapi dan Kreatif dalam memperindah kawasan bermain di Kampoeng Dolanan. “Kami berharap, wajah baru Kampoeng Dolanan dapat menumbuhkan semangat anak-anak untuk terus menghidupkan dolanan lawas,” harapnya.
Dengan demikian, sinergi ini diharapkan dapat memperkuat pelestarian budaya yang ramah bagi anak serta mengukuhkan komitmen ITS dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Poin yang didukung meliputi poin ke-11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta poin ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (*)
Reporter: Jecklin Chintya Galle Djami
Redaktur: Khaila Bening Amanda Putri