ITS Resmi Luluskan 5.780 Wisudawan yang Siap Berkontribusi di Masyarakat

Terbit pada

Sabtu, 3 Oktober 2026

Faizil Adli Muttaqi (kanan) dan Salma Nuriyazahra saat menjadi perwakilan wisudawan dalam membacakan janji wisudawan pada prosesi hari pertama Wisuda ke-134 ITS
Faizil Adli Muttaqi (kanan) dan Salma Nuriyazahra saat menjadi perwakilan wisudawan dalam membacakan janji wisudawan pada prosesi hari pertama Wisuda ke-134 ITS

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali melepas 5.780 wisudawan pada gelaran Wisuda ke-134 yang berlangsung selama enam hari, yakni pada tanggal 3, 4, 10, 11, 24, dan 25 Oktober 2026. Momentum yang dihelat di Grha Sepuluh Nopember ITS tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan kompetensinya di tengah masyarakat.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengingatkan para lulusan agar tidak berhenti pada pencapaian pribadi setelah menyelesaikan pendidikan di ITS. “Jadikan ilmu dan posisi anda nantinya berguna bagi masyarakat, bangsa, dan lingkungan sebab prestasi pribadi menjadi lebih bermakna ketika bermanfaat bagi orang lain,” pesan Bambang kepada para wisudawan.

Dari 5.780 lulusan, sebanyak 121 wisudawan lulus dengan predikat summa cumlaude, 213 magna cumlaude, dan 1.020 cumlaude. Sementara itu, dari 720 wisudawan penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K), terdapat dua lulusan summa cumlaude, 34 magna cumlaude, dan 149 cumlaude.

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengingatkan para lulusan untuk terus memberikan dampak kepada masyarakat dan bangsa
Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengingatkan para lulusan untuk terus memberikan dampak kepada masyarakat dan bangsa

Pada kesempatan yang sama, ITS memberikan penghargaan kepada para wisudawan terbaik berdasarkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Andhika Fathurrohman dari Departemen Teknik Kimia ITS menjadi wisudawan terbaik jenjang sarjana (S1) sekaligus wisudawan terbaik dari penerima beasiswa KIP-K dengan IPK 3,98.

Sementara itu, Anggita Maharani dari Program Studi Statistika Bisnis ITS ditetapkan sebagai wisudawan terbaik jenjang sarjana terapan (D4) dengan IPK 3,88. Adapun penghargaan wisudawan terbaik jenjang magister (S2) diberikan kepada 24 lulusan dan jenjang doktor (S3) kepada tujuh lulusan yang keseluruhannya meraih IPK sempurna 4,00.

Penghargaan juga diberikan kepada lulusan terbaik dari penerima beasiswa Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN), Tangguh Pratama Putra dari Program Studi S1 Arsitektur ITS yang meraih IPK 3,72. Capaian dari penyandang gelar juara 1 Duta ITS 2024 tersebut melengkapi deretan prestasi akademik para lulusan dalam Wisuda ke-134 ini.

Sebanyak 5.780 wisudawan resmi dikukuhkan oleh ITS pada Wisuda ke-134 di Grha Sepuluh Nopember ITS
Sebanyak 5.780 wisudawan resmi dikukuhkan oleh ITS pada Wisuda ke-134 di Grha Sepuluh Nopember ITS

Selain capaian akademik, keberagaman lulusan turut memperkuat posisi ITS sebagai perguruan tinggi berorientasi global. Sebanyak 13 wisudawan asing yang berasal dari El Salvador, Tanzania, Suriah, Palestina, Timor Leste, Kamboja, Kenya, Belgia, dan Belanda turut menyelesaikan pendidikan lanjutannya di ITS.

Di balik euforia perayaan kelulusan, pada perhelatan Wisuda ke-134 ITS ini juga diwarnai suasana duka atas berpulangnya dua wisudawan, yakni Silfia Mei Wulandari dari Program Studi S1 Sistem Informasi dan Wiky Sabardi dari Program Studi S3 Teknik Industri. Keduanya tetap menjadi bagian dari perjalanan akademik ITS yang dikenang dalam momentum pelepasan para lulusan.

Mengakhiri sambutannya, Bambang menegaskan bahwa kelulusan bukan berarti terputusnya hubungan para wisudawan dengan almamater. Ia mengajak para lulusan untuk kembali ke ITS sebagai pembelajar, mentor, mitra kolaborasi, maupun pemberi dukungan bagi generasi berikutnya. “Maka, kembalilah untuk belajar, menjadi mentor, membuka kesempatan kolaborasi, dan memberi dukungan,” pungkasnya.

Semangat para wisudawan ITS untuk membawa ilmu dan kompetensinya ke tengah masyarakat nantinya ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Utamanyua pada poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas. (HUMAS ITS)

×