Abmas DTSI ITS Dorong Digitalisasi UMKM dan Bank Sampah

Terbit pada

Sabtu, 19 September 2026

Koordinator KKN Abmas ITS Reza Aulia Akbar ST MT MBA menerangkan terkait kegiatan sosialisasi pengelolaan UMKM dan Bank Sampah
Koordinator tim abmas ITS Reza Aulia Akbar ST MT MBA menerangkan terkait kegiatan sosialisasi pengelolaan UMKM dan Bank Sampah

Surabaya, ITS News — Perkembangan teknologi digital belum selalu diiringi kemampuan masyarakat dalam memanfaatkannya secara optimal. Menjawab tantangan tersebut, tim Pengabdian Masyarakat (abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar sosialisasi dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengelola bank sampah, Jumat (18/9).

Koordinator abmas Reza Aulia Akbar ST MT MBA menyebutkan bahwa pemanfaatan teknologi untuk mendukung promosi dan pemasaran UMKM serta pengelolaan bank sampah oleh masyarakat Kelurahan Gebang Putih, Surabaya, masih belum maksimal. Untuk itu, ia bersama tim dari Laboratorium Manufacturing System Departemen Teknik Sistem dan Industri (DTSI) ITS menghadirkan sejumlah solusi praktis.

Anggota tim KKN Abmas ITS mendemonstrasikan tata cara penggunaan alat press botol
Anggota tim abmas ITS mendemonstrasikan tata cara penggunaan alat press botol

Reza menguraikan, solusi pada aspek promosi dan pemasaran meliputi pendaftaran UMKM di platform e-commerce dan pembuatan media sosial. Solusi itu dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan menerapkan ilmu manajerial yang dipelajari di DTSI ITS. “Ilmu yang kami pelajari sangat relevan untuk diimplementasikan secara langsung dalam pengembangan UMKM,” tuturnya.

Lebih lanjut, upaya lain mendukung digitalisasi usaha dilakukan dengan memberikan pendampingan promosi digital melalui edukasi pemanfaatan e-commerce, tata cara bergabung sebagai mitra ITSFood, dan cara mengakses platform Surabaya Kriya Gallery (SKG). Dosen DTSI ITS tersebut berharap pendampingan yang dilakukan dapat membuka peluang pasar lebih luas bagi pelaku usaha di Kelurahan Gebang Putih.

Pemberian alat press botol dari tim KKN Abmas ITS kepada Kelurahan Gebang Putih

Sementara itu, anggota tim abmas ITS Nisrina Azzah menyoroti sistem pengelolaan bank sampah yang masih dilakukan secara konvensional. Perempuan yang akrab disapa Azzah ini memaparkan bahwa hasil observasi tim menunjukkan bahwa pencatatan data nasabah masih dilakukan secara manual. “Oleh karena itu, kami melakukan digitalisasi rekapitulasi data melalui website agar pencatatan lebih rapi dan mudah dipantau,” bebernya.

Tak hanya melakukan digitalisasi sistem pencatatan, lanjut Azzah, tim abmas juga merancang alat press sampah botol dengan menerapkan ilmu otomasi industri. Menurutnya, alat tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kemudahan penggunaan bagi warga sekaligus membantu mempercepat proses pengepresan botol. “Kami juga menghadirkan tempat sampah khusus botol untuk menunjang kemudahan sistem pemilahan sampah,” papar mahasiswa DTSI ITS tersebut.

Menutup pernyataannya, Azzah berharap agar sosialisasi dan pendampingan dari tim abmas mampu memberikan dampak positif yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Kegiatan ini pun sejalan dengan komitmen ITS dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. (*)

 

Reporter: Nailah Rifdah Zakiyah
Redaktur: Andra Eka Wijayanti

×