ITS Berdayakan Warga Mojolebak lewat Budidamber

Terbit pada

Selasa, 18 Agustus 2026

Mahasiswa ITS mengajari masyarakat melubangi ember untuk persiapan budidaya ikan dalam ember (Budidamber)

Mojokerto, ITS News — Tim Departemen Teknik Instrumentasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Mojolebak, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, melalui penerapan budidaya ikan dalam ember (Budidamber), Senin (17/8). Program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat (KKN PM) tersebut memadukan teknologi tepat guna dengan pelatihan budidaya ikan dan sayuran serta penyediaan akses air bersih bagi warga.

Kegiatan yang dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) I Putu Eka Widya Pratama SSi MSc RWTH ini melibatkan 23 anggota. Tim menemukan sejumlah persoalan di Desa Mojolebak, mulai dari belum optimalnya pemberdayaan masyarakat, keterbatasan keterampilan dalam budidaya ikan dan sayuran, hingga kualitas air sumur yang masih kurang bersih.

Menjawab persoalan tersebut, tim memperkenalkan Budidamber sebagai media budidaya yang tidak membutuhkan lahan luas. Sebanyak 12 unit Budidamber dibuat dan dimanfaatkan sebagai sarana praktik bagi masyarakat. “Budidamber memadukan pemeliharaan ikan dan penanaman sayuran dalam satu wadah sehingga cocok diterapkan pada skala rumah tangga,” jelas Eka.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat diajak mempersiapkan Budidamber, mulai dari melubangi ember hingga menyemai tanaman. Tim kemudian memberikan pendampingan dan monitoring untuk membantu warga memahami proses pemeliharaan serta mendorong pengelolaan Budidamber secara mandiri dan berkelanjutan.

Selain mendorong produktivitas ekonomi dan ketahanan pangan, tim KKN PM turut merespons persoalan kualitas air. Mahasiswa merakit dan memasang sistem filtrasi air sumur pada salah satu sumber air utama di desa. Warga juga diberikan edukasi mengenai cara kerja sistem filtrasi, perawatan, hingga penggantian media filter agar instalasi dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Tim kuliah kerja nyata (KKN) bermain permainan tradisional bersama anak-anak lalu memberikan hadiah snack untuk pemenang

Kegiatan tersebut turut menyasar aspek sosial anak-anak Desa Mojolebak. Bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan, tim mengadakan berbagai permainan tradisional dan aktivitas interaktif bersama anak-anak. Kegiatan ini menjadi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berinteraksi dan bermain secara langsung sehingga dapat mengurangi penggunaan gawai.

Tim kuliah kerja nyata (KKN) bersama para warga Desa Mojolebak berfoto bersama setelah mengajarkan pembuatan dan pelatihan budidaya ikan dalam ember (Budidamber)

Rangkaian program tersebut menunjukkan upaya tim KKN PM Departemen Teknik Instrumentasi ITS menghadirkan solusi sesuai kebutuhan masyarakat. Upaya ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak.

Reporter: Restu Aisyah Rizki Permatasari

×