Para mahasiswa ITS penerima beasiswa saat melakukan pengecekan unit laptop dari beasiswa Bayan Peduli
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif melalui Program Beasiswa Bayan Peduli, hasil kerja sama dengan PT Bayan Resources Tbk. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Beasiswa Bayan Peduli yang dilaksanakan secara simbolis, Selasa (27/1), dan diikuti oleh seluruh mahasiswa penerima beasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, PT Bayan Resources Tbk juga menyerahkan bantuan berupa laptop kepada para penerima beasiswa. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan nyata dalam menunjang kelancaran proses perkuliahan mahasiswa penerima beasiswa.
Program Beasiswa Bayan Peduli merupakan beasiswa dengan manfaat terbesar di ITS yang bersumber dari perusahaan swasta. Program ini menyasar mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan diperuntukkan bagi mahasiswa baru semester satu selama empat tahun masa studi. Pada Batch 3 tahun 2026, sebanyak 40 mahasiswa ITS terpilih sebagai penerima beasiswa ini, yang dirancang untuk menjamin keberlanjutan studi mahasiswa sejak awal perkuliahan hingga penyelesaian pendidikan sarjana.
Beragam manfaat diberikan kepada para penerima Beasiswa Bayan Peduli guna mendukung aktivitas akademik maupun nonakademik. Manfaat tersebut meliputi pembiayaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama delapan semester, pembiayaan skripsi atau riset tugas akhir, biaya transportasi dan akomodasi, biaya hidup, bantuan iuran Ikoma, serta bantuan laptop sebagai sarana penunjang pembelajaran.
Penandatanganan PKS dan penyerahan laptop secara simbolis oleh CSR Bayan Peduli didampingi Wakil Rektor I dan Direkur Kemahasiswaan ITS
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Nurul Widiastuti SSi MSi menegaskan bahwa program beasiswa ini sejalan dengan komitmen ITS dalam menyediakan akses pendidikan tinggi yang merata. Menurutnya, ITS terus menjajaki berbagai kerja sama strategis dengan dunia industri untuk menghadirkan skema beasiswa yang berkelanjutan.
“ITS berkomitmen tidak boleh ada satu pun mahasiswa yang berhenti kuliah karena kesulitan biaya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Guru Besar Departemen Kimia ITS ini berharap kolaborasi antara ITS dan PT Bayan Resources Tbk dapat terus dikembangkan ke berbagai bentuk kerja sama lainnya, seperti riset bersama, program magang industri, kuliah tamu, hingga pembinaan karier mahasiswa. Ia menambahkan bahwa peluang kolaborasi tersebut semakin terbuka seiring hadirnya program studi baru Teknik Pertambangan di ITS yang relevan dengan proses bisnis utama PT Bayan Resources Tbk.
Ahmad Syahrullah selaku perwakilan CSR Bayan Peduli saat memberikan arahan kepada para penerima beasiswa
Sementara itu, perwakilan CSR Bayan Peduli Ahmad Syahrullah menjelaskan bahwa Program Beasiswa Bayan Peduli telah berjalan sejak tahun 2022. Pada awalnya, program ini menyasar mahasiswa perguruan tinggi di Kalimantan Timur, sebelum kemudian dikembangkan melalui kerja sama dengan berbagai universitas di Indonesia untuk memberikan dampak yang lebih luas. Di ITS sendiri, program Beasiswa Bayan Peduli kini telah memasuki batch ketiga.
Lelaki yang akrab disapa Syahrul tersebut berharap beasiswa ini dapat menjadi pemantik semangat bagi para mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi. “Kami berharap program ini mampu meningkatkan motivasi mahasiswa untuk meraih prestasi, baik secara akademik maupun nonakademik,” ujarnya.
Syahrul juga menegaskan bahwa kerja sama beasiswa ini merupakan langkah awal dari kolaborasi yang lebih luas. PT Bayan Resources Tbk, menurutnya, terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama dengan kalangan akademisi serta mendorong keterlibatan lebih besar dari sektor industri dalam investasi pendidikan tinggi. “Mari kita bergerak bersama pemerintah untuk menyediakan akses pendidikan yang merata demi mempersiapkan generasi emas Indonesia,” pungkasnya.
Kerja sama beasiswa antara ITS dan PT Bayan Resources Tbk ini sejalan dengan target yang ingin dicapai dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya poin 1 yakni Tanpa Kemiskinan, poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin 10 mengenai Berkurangnya Kesenjangan, serta poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (HUMAS ITS)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang inklusif
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berupaya meningkatkan kapasitas mahasiswanya, termasuk dalam bidang investasi keuangan.
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi internasional melalui capaian tiga tim mobil hemat
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar program tahunan Ini Lho ITS! sebagai


