ITS News

Selasa, 03 Februari 2026
03 Februari 2026, 17:02

Senat Akademik Baru ITS Siap Hasilkan Lulusan Kompeten

Oleh : itsela | | Source : ITS Online
Foto Ketua Senat Akademik ITS Periode 2026-2031 Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT

Ketua Senat Akademik ITS Periode 2026-2031 Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT

Kampus ITS, ITS NewsEstafet kepemimpinan Senat Akademik (SA) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi berlanjut. Jabatan tersebut kini diberikan kepada Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT sebagai Ketua Senat Akademik ITS periode 2025-2030. Di bawah kepemimpinannya, Adi siap membawa ITS untuk menghasilkan lulusan unggul dan berkarakter.

Guru besar Departemen Teknik Elektro ITS tersebut memandang bahwa jabatan baru ini merupakan sebuah tanggung jawab untuk meningkatkan dan menjamin kualitas pendidikan di ITS. Mulai dari  pendidikan sarjana, vokasi, pascasarjana, hingga profesi di ITS. “Tugas ini berperan penting dalam membentuk lulusan yang kompeten dan berkarakter melalui kurikulum pendidikan yang diberikan,” jelasnya. 

Lebih lanjut, Alumnus Hiroshima University ini mengungkapkan bahwa kualitas kurikulum memegang peran penting dalam mencetak lulusan di perguruan tinggi. Sebagai bentuk dari upaya tersebut, kurikulum setiap jenjang pendidikan pun perlu dirancang dengan tujuan dan cakupan yang berbeda. Hal inilah yang kemudian membuat sebuah kurikulum dapat menjamin ketercapaian dari tujuan pendidikan di perguruan tinggi.

Ditinjau dari jenjang sarjana, Adi menyebutkan harusnya ujung dari kurikulum yang diberikan bukan hanya sebatas menyelesaikan tugas akhir, melainkan melahirkan seorang pekerja yang kompeten. Begitupun dengan kurikulum jenjang pascasarjana yang diharapkan dapat melahirkan peneliti dan inovator. “Jenjang vokasi dan profesi juga ditekankan untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar ahli di bidangnya,” tambah mantan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS tersebut.

Foto Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT (dua dari kanan) dalam pemilihan Ketua Senat Akademik ITS masa jabatan 2025-2030

Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT (dua dari kanan) dalam pemilihan Ketua Senat Akademik ITS masa jabatan 2025-2030

Guna mencapai tujuan tersebut, menurutnya hal utama yang perlu dilakukan adalah dengan mengatasi berbagai tantangan pendidikan yang ada di ITS terlebih dahulu. Tantangan tersebut mencakup tantangan eksternal seperti perubahan kebijakan pendidikan dan masifnya penggunaan artificial intelligence (AI). “Adapun tantangan internal yang mencakup keberagaman karakter dan kebutuhan tiap mahasiswa, departemen, hingga fakultas,” ungkap lelaki kelahiran 1954 tersebut. 

Menanggapi dinamika yang ada, dosen di bidang power system stability ini siap dalam menyusun strategi dalam arah kepemimpinannya. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya Komisi Profesi, Alumni, dan Kerja Sama yang dibentuknya. Langkah ini dilakukan sebagai jembatan agar lulusan terbaik yang dibentuk ITS juga dapat dengan mudah diserap oleh dunia kerja. “Upaya ini dilakukan dengan menjalin lebih banyak kerja sama baik dengan industri maupun alumni di ITS,” tambahnya.

Lebih dalam lagi, kebijakan penetapan jumlah mahasiswa sarjana juga mendorongnya dalam meningkatkan kuantitas mahasiswa pascasarjana untuk lebih banyak menghasilkan peneliti dan inovator. Adi memandang bahwa hal tersebut penting dilakukan agar dapat menambah kapasitas Indonesia dalam mengembangkan industri bangsa melalui riset dan inovasinya. 

Lewat visi dan langkah strategisnya, lelaki asal Lumajang tersebut berharap agar dapat membantu merumuskan kebijakan yang tidak hanya baik tetapi juga dapat segera diimplementasikan. Hal tersebut dicapai melalui sinergi antarpihak untuk dapat saling memahami dan bekerja sama. Komitmen ini menjadi bukti keseriusan ITS dalam turut mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas. (*)

 

Reporter: Bella Ramadhani
Redaktur: Nabila Hisanah Yusri 

Berita Terkait