Tim KKN Abmas ITS saat pelatihan halal UMKM yang digelar P3H ITS yang mengajari pelaku UMKM tentang kriteria halal suatu produk dan menjalankan usaha makanannya sesuai syariat
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem ekonomi halal nasional melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (abmas). Salah satunya diwujudkan lewat program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Abmas berupa Pendampingan Sertifikasi Halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Rungkut, Surabaya, yang berlangsung sejak Juni hingga Oktober 2025 lalu.
Kegiatan ini dipimpin oleh Dr Ir Adhatus Solichah A SKom MSc sebagai Ketua Tim KKN Abmas, dengan melibatkan 15 mahasiswa lintas departemen di ITS. Program tersebut didanai ITS melalui skema Abmas Berbasis Produk dan difokuskan untuk membantu pelaku UMKM makanan dan minuman memperoleh sertifikasi halal jenis Self-Declare.
Sebelum terjun ke lapangan, para mahasiswa terlebih dahulu mengikuti pelatihan Pendamping Proses Produk Halal (PPH) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan dan Pengkajian Produk Halal (LP3H) ITS. “Pelatihan ini membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif mengenai kriteria halal dan haram, mulai dari bahan baku, proses produksi, hingga distribusi produk,” papar Adhatus.
Rapat progress pertama, monitoring kendala mengenai alur apa saja yang harus dilakukan, penyusunan timeline, serta open discussion jika terjadi kendala
Tahap selanjutnya adalah pelatihan lanjutan bagi UMKM yang dilaksanakan secara luring di Gedung Research Center ITS lantai 3. Para pelaku usaha UMKM Rungkut tampak antusias mengikuti materi terkait komitmen penyediaan produk halal, penyusunan dokumen Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH), serta simulasi pengajuan sertifikasi melalui platform digital Sihalal milik Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
Usai pelatihan, mahasiswa KKN melakukan pendampingan langsung ke lokasi masing-masing UMKM. Pendampingan meliputi observasi bahan baku dan proses produksi, dokumentasi produk, hingga memastikan seluruh tahapan telah sesuai dengan standar halal. Proses pengajuan sertifikasi melalui sistem Sihalal pun dilakukan secara cermat, disertai rapat evaluasi rutin agar seluruh UMKM dampingan dapat menyelesaikan proses tepat waktu.
Hasilnya, sejumlah UMKM berhasil memperoleh sertifikat halal resmi dari BPJPH. Tim KKN juga membantu menyiapkan media publikasi seperti banner dan plakat sebagai penanda status halal usaha. Salah satu pelaku UMKM, Kasini dari UMKM Eccho mengaku sangat terbantu dengan pendampingan yang responsif, terutama dalam mengatasi kendala teknis. Apresiasi serupa disampaikan Nur dari UMKM Ozy Snack menilai program ini memberi manfaat besar dan belum pernah ia peroleh sebelumnya.
Proses verifikasi dan validasi halal untuk produk dari UMKM Eccho
Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga. Salah satu anggota tim, Izza, menyampaikan bahwa pendampingan sertifikasi halal membuka pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kehalalan produk secara menyeluruh, tidak hanya dari bahan baku tetapi juga seluruh proses produksinya. “Koordinasi tim dan bimbingan dosen menjadi kunci keberhasilan program ini,” tegasnya.
Melalui program KKN Pendampingan Sertifikasi Halal UMKM Rungkut, ITS berharap semakin banyak pelaku usaha yang sadar akan pentingnya sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan kualitas dan daya saing produk. Kegiatan ini sekaligus turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan UMKM, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan sistem digital sertifikasi, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat.
Dalam kegiatan ini, Adhatus juga menegaskan bahwa kolaborasi kampus dan masyarakat menjadi kunci agar perguruan tinggi dapat memberikan dampak nyata. “Tidak hanya bagi kemajuan ekonomi, tetapi juga nilai spiritual masyarakat,” tekannya mengingatkan. (*)
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkontribusi dalam penguatan ekosistem ekonomi halal nasional melalui
Kampus ITS, ITS News — Perpustakaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui penyelenggaraan Inhouse
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus mengukuhkan perannya di kancah global dengan memimpin forum
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) turut ambil bagian dalam Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Rehabilitasi dan


