Perwakilan DRPM ITS, IKA ITS dan YMI ITS saat melakukan proses pemuatan barang yang akan disalurkan ke daerah pascabencana di Aceh Tamiang
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menyalurkan bantuan lanjutan pada beberapa daerah pascabencana di Aceh Tamiang. Melalui kolaborasi Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) dengan Ikatan Alumni (IKA) ITS dan Yayasan Manarul Ilmi (YMI) ITS, bantuan disalurkan melalui Satgas Kemanusiaan ITS yang berfokus pada pemulihan fasilitas ibadah, sarana pendidikan dan sanitasi pada daerah-daerah terdampak di Aceh.
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat ITS Fadlilatul Taufany ST PhD mengungkapkan, keberhasilan penyaluran bantuan tahap awal sebelumnya telah mendorong semakin banyak sektor terdampak yang mengajukan dukungan lanjutan dari ITS. Menanggapi hal tersebut, ITS melakukan survei langsung pada fasilitas yang mengalami kerusakan parah guna memverifikasi tingkat urgensi bantuan di lapangan. “Saat ini ITS menyalurkan bantuan bagi fasilitas ibadah dan sarana prasarana pendidikan yang terdampak,” tambahnya.
Sebagai upaya tindak lanjut daerah yang terdampak, dosen yang kerap disapa Taufany ini mengungkapkan bahwa ITS tengah menyalurkan bantuan gelombang ketiga yang berfokus pada pemulihan masjid. Upaya ini ditargetkan menyasar lima masjid dengan tingkat kerusakan paling berat. “ITS telah melakukan renovasi satu masjid terparah, yakni masjid An-Nur di Aceh Tamiang dan akan diikuti empat masjid lainnya yang masih tahap pendataan,” ungkapnya.
Selain renovasi fasilitas ibadah, dosen Departemen Teknik Kimia ITS tersebut menyebut bahwa ITS juga menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah berupa 300 mukena, 300 Alquran, dan 300 sajadah yang didistribusikan ke masjid-masjid di Aceh Tamiang. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemulihan aktivitas keagamaan masyarakat pascabencana.
Direktur DRPM ITS Fadlilatul Taufany ST PhD (kanan) bersama Kepala Subdirektorat Pengabdian kepada Masyarakat ITS Prof Dr Nurul Jadid SSi MSc saat memaparkan laporan bantuan
Selaras dengan Taufany, perwakilan IKA ITS Budiono menambahkan bahwa bantuan juga akan dipusatkan pada pemulihan sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dasar (SD). Bantuan yang disiapkan meliputi 300 paket tas dan alat tulis, serta paket dukungan kebutuhan belajar lainnya. “Bantuan ini agar anak-anak dapat segera mendapat sarana belajar yang layak,” tutur lelaki yang biasa dikenal dengan nama Budiono Sukses ini.
Tak hanya itu, ia menyampaikan bahwa Satgas Kemanusiaan ITS juga akan melakukan pembersihan sumur dan pemulihan sanitasi air guna mengembalikan akses air bersih bagi rumah tangga maupun fasilitas umum. Pemulihan sanitasi dilakukan dengan distribusi alat penjernih air yang mudah digunakan di daerah yang sulit mendapat akses air bersih. “Selain itu, ITS juga akan memberikan pengadaan pipa yang mampu menyalurkan air bersih dari sumber air di dataran tinggi,” imbuhnya.
Proses pelepasan bantuan kemanusiaan pascabencana dari ITS yang akan dikirimkan ke daerah-daerah di Aceh Tamiang
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS Prof Agus Muhamad Hatta ST MSi PhD menjelaskan bahwa bantuan kemanusiaan yang disalurkan ITS ini turut melibatkan berbagai mitra strategis. Di antaranya adalah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, Ikatan Motor Indonesia (IMI), serta pasukan TNI. Hingga saat ini, Satgas Kemanusiaan ITS telah berhasil menghimpun dana sebesar Rp 210.534.330 dari sivitas ITS, dengan total dana tersalurkan mencapai Rp 149.920.780.
Melalui rangkaian bantuan yang disalurkan secara bertahap tersebut, profesor Teknik Fisika yang biasa disapa Hatta ini berharap agar ITS dapat berkontribusi secara berkelanjutan dalam mempercepat pemulihan sektor sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat di Aceh. Upaya ini sekaligus menegaskan peran ITS sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga berkontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Alumnus Teknik Fisika ITS itu menambahkan, upaya ini tidak hanya mempercepat pemulihan sektor sosial, pendidikan, dan keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) pada poin ke-4, ke-6, dan ke-11. Bantuan ini dapat membantu pencapaian pendidikan yang berkualitas serta pemulihan akses air bersih dan sanitasi yang layak. “Kami juga berharap dapat membantu pemulihan wilayah pascabencana untuk mendukung permukiman berkelanjutan,” tutupnya. (HUMAS ITS)
Reporter: Hani Aqilah Safitri
Kampus ITS, ITS News — Obesitas menjadi salah satu masalah kesehatan yang terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Indonesia.
Surabaya, ITS News — Tim Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) dari Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh
Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menyalurkan bantuan lanjutan pada beberapa daerah pascabencana di
Pasuruan, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan perannya dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna bagi


