ITS News

Sabtu, 26 November 2022
02 November 2022, 15:11

BEM FSAD ITS Dukung Mahasiswa Kembangkan Bisnis Lewat CYB22

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Chief Executive Officer (CEO) dan Co-Founder PT Satu Atap Indonesia, Nuryadi ST membagikan pengalaman dan tip menarik untuk mendirikan usaha pada CYB22

Kampus ITS, ITS News – Pupuk kembali semangat mahasiswa untuk mengembangkan bisnis pascapandemi, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains dan Analitika Data (BEM FSAD) Institut Teknologi Sepuluuh Nopember (ITS) gelar webinar bertajuk Cracking Your Business 22 (CYB 22), Sabtu (29/10). Diadakan secara daring, webinar ini undang dua pebisnis muda untuk bagikan tip dan pengalamannya.

Pemateri pertama, Chief Executive Officer (CEO) sekaligus Co-Founder PT Satu Atap Indonesia, Nuryadi ST mengungkapkan bahwa untuk mendirikan usaha, pengusaha harus mengetahui sasaran atau jangkauan usaha mereka. Beberapa hal yang dapat diperhatikan untuk terus berkembang adalah siapa target pasar, jenis kelamin, hingga usia audiensi yang menjadi sasaran bisnis.

Lebih lanjut, alumnus Departemen Teknik Kimia ini menjelaskan, untuk mengawali diri menjadi pengusaha, seseorang harus memiliki pengetahuan, daya juang, dan kemampuan komunikasi yang baik. Kemampuan tersebut dibutuhkan untuk bisa menjalin kerja sama, menawarkan produknya, hingga mengkondisikan diri dengan tim. “Jangan jadikan jarak dan waktu sebagai hambatan, kita dapat melakukannya secara daring seperti saat pandemi,” imbuhnya

Selain itu, memperbanyak relasi dan membangun sebuah tim juga menjadi hal fundamental bagi seorang pengusaha untuk berkembang. Saat ditanya salah seorang peserta mengenai kriteria mencari anggota tim yang baik, Yadi, sapaan akrabnya menjabarkan bahwa pengusaha harus mengetahui potensi diri sendiri terlebih dahulu. “Kalau kita keras kepala, cari anggota tim yang tidak keras kepala, biar bisa sama-sama jalan,” tutur pria kelahiran Bontang ini.

CEO dan Co-Founder Lokapin Indonesia, Ghifary Muhammad Nugroho saat menjelaskan makna dari nama platform miliknya

Sejalan dengan materi yang dipaparkan oleh Yadi, Ghifary Muhammad Nugroho, CEO dan Co-Founder Lokapin Indonesia yang hadir sebagai pemateri kedua turut berikan tip dan trik untuk mengawali usaha setelah pandemi. Pria yang juga merupakan Direktur Utama dari Technopreneurship Development Center (TDC) ITS ini mengungkapkan bahwa perlu adanya komitmen yang baik dari sebuah tim untuk berjalannya sebuah usaha.

Lebih lanjut, mahasiswa yang mengembangkan sebuah platform berbasis Internet of Things ini juga menuturkan bahwa dukungan dari dosen serta timnya memberikan banyak sekali manfaat baginya untuk berkembang. “Manfaatkan status mahasiswa kita sebagai sebuah privilese untuk bisa mendapatkan relasi sebanyak-banyaknya,tutup Ghifary pada akhir sesinya. (*)

 

Reporter: ion13

Redaktur: Raisa Zahra Fadila

Berita Terkait