ITS News

Jumat, 09 Desember 2022
24 Oktober 2022, 11:10

Mahasiswa ITS Raih Dua Penghargaan Model United Nations

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Ni Made Cista Savitri Dharmapatni saat menerima penghargaan Honorable Mention pada ajang JOINMUN 2022

Kampus ITS, ITS News — Tak hanya berprestasi dalam bidang sains dan teknologi, mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pun turut merambah dunia diplomasi. Dialah Ni Made Cista Savitri Dharmapatni, mahasiswi Departemen Teknik Sipil ITS yang berhasil meraih penghargaan Honourable Mention dan Best Position Paper  dalam ajang Jogja International Model United Nation (JOINMUN) 2022.

Model United Nations sendiri telah banyak dikenal sebagai simulasi sidang konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Lewat simulasi permainan peran sebagai diplomat suatu negara, peserta berlomba untuk menyelesaikan sebuah isu internasional terkait bidang sejumlah badan khusus PBB. Menurut penjelasan Cista, sapaan akrabnya, permasalahan yang diangkat dalam lomba yang diselenggarakan oleh UGM MUN Community ini adalah mengenai pemulihan ekonomi setelah pandemi dengan cara digitalisasi. 

Ni Made Cista Savitri Dharmapatni (kedua dari kiri) saat mengikuti sesi rapat dalam JOINMUN 2022

Dari aksinya dalam kompetisi tersebut, Cista yang memerankan perwakilan Kamboja berhasil mendapatkan penghargaan kategori Honourable Mention dalam Dewan ASEAN+6 JOINMUN 2022. Ditambah lagi, penghargaan kategori Best Position Paper juga disabetnya. Cista mengungkapkan, paper tersebut digarap Cista berdasarkan perspektif negara yang diperankan. Cista memulai dengan memahami permasalahan dari study guide yang diberikan penyelenggara. “Kemudian, dapat mencari tahu lebih dalam tentang permasalahan tersebut darii dokumen resmi ASEAN,” terangnya.

Dalam kompetisi yang diadakan awal Oktober lalu secara daring ini, mahasiswa asal Banjarmasin tersebut bercerita bahwa pada pelaksanaannya terdiri dari tujuh sesi pertemuan yang berisikan diskusi, pidato, dan debat hingga menemukan satu tujuan yang sama mengenai permasalahan pemulihan ekonomi setelah pandemi dengan cara digitalisasi.Untuk persiapannya, Cista mengaku hanya memiliki waktu satu minggu. “Dalam prosesnya, saya dibantu oleh para senior di ITS MUN Club,” jelasnya.

Untuk ke depannya, Cista berharap dapat mengikuti lebih banyak perlombaan serupa. Hal itu sejalan dengan kemudahan yang ada untuk mencari kompetisi sejenis, bahkan setingkat internasional. Cista berharap di kemudian hari dirinya dapat lebih banyak membawa pulang penghargaan untuk almamater kampus perjuangan ini. “Masih ada banyak hal yang perlu saya tingkatkan karena saya belum menjadi yang terbaik juga di bidang ini,” pungkasnya. (*) 

 

Reporter: ion24
Redaktur:  Astri Kusumaningtyas

Berita Terkait