ITS News

Jumat, 02 Desember 2022
14 Oktober 2022, 08:10

Mahasiswa ITS Unggul di UNESCO Water Resilience Challenge

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

M Luqman Abdurrasyid (empat dari kanan) dan tim berhasil meraih Juara 1 dan Tim Favorit pada ajang UNESCO Water Resilience Challenge 2022

Kampus ITS, ITS News — Ketertarikan mahasiswa Departemen Teknik Sipil ITS, M Luqman Abdurrasyid di bidang hidroteknik membuahkan prestasi. Luqman dan tim berhasil sabet Juara 1 sekaligus Tim Terfavorit di ajang UNESCO Water Resilience Challenge 2022 oleh The Water Agency dan UNESCO.

Luqman bersama Alpha Team-nya unggul setelah mengusung solusi permasalahan sumber daya air di Desa Purwosari, Kulon Progo. Luqman mengungkapkan bahwa Purwosari memiliki masalah kekurangan pasokan air bersih, khususnya saat musim kemarau. “Kami menemukan masalah ini akibat keterbatasan infrastruktur penyalur air dari sumber terdekat,” tuturnya.

Dari sana, Luqman dan tim menginisiasi solusi horizontal berupa negosiasi kepada pemerintah daerah untuk melanjutkan pembangunan pipa air. Pembangunan pipa ini sempat terhenti dan masyarakat lebih memilih menggunakan pompa air dari sumber lain yang tidak kontinu. “Pembangunan pipa air dapat menjadi solusi jangka panjang bagi penduduk,” imbuhnya optimis.

Selanjutnya, untuk solusi vertikal, tim ini berencana akan merancang sebuah lembaga masyarakat, Kelompok Cinta Air. Lembaga ini berisi personel Purwosari Youth Water Leader dan karang taruna setempat. “Kami mendorong masyarakat untuk ikut merasakan dan bertindak sebagai pemilik dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air ini,” sambungnya.

Kunjungan ke Desa Purwosari pada hari kedua luring oleh seluruh peserta lomba

Saat ini, Luqman sedang merancang rencana anggaran biaya (RAB) dari proyek ini. Setelah selesai, proyek pipa penyalur air akan menjadi tanggung jawab Desa Purwosari sepenuhnya. “Dalam waktu dekat, kami juga akan berpresentasi di konferensi UNESCO mengenai gagasan dan pengimplementasian tersebut,” pungkas Luqman. (*)

 

Reporter: ion22
Redaktur: Muhammad Faris Mahardika

Berita Terkait