ITS News

Senin, 08 Agustus 2022
30 Juli 2022, 21:07

Mengenal Data Scientist, Profesi Yang Banyak Dicari Industri Terkini

Oleh : itsuna | | Source : ITS Online

Yoga Pratama Aliarham saat menyampaikan materinya dalam Expert Talks 2022 yang dilaksanakan Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Kampus ITS, ITS News – Menapaki era industri saat ini, pemanfaatan data dalam mengelola proses bisnis menjadi salah satu strategi yang gencar dilakukan perusahaan dari semua lini bisnis. Menyadari tingginya kebutuhan pengelolaan data, Departemen Sistem Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memberikan wawasan profesi data scientist atau saintis data melalui webinar Expert Talks 2022.

Dalam sesi bicaranya, Machine Learning Engineer Lead dari Tiket.com, Yoga Pratama Aliarham menjelaskan bahwa saintis data berbeda dengan ilmuwan pada umumnya. Jika fokus utama ilmuwan adalah berkecimpung di riset serta publikasi jurnal, saintis data dalam dunia industri memiliki misi untuk menemukan pola data terbaik. “Luarannya adalah produk data berupa dasbor atau visualisasi analitik serta model pembelajaran mesin,” ungkapnya.

Produk data yang dihasilkan tersebut haruslah menyelesaikan masalah sekaligus memberikan nilai bagi perusahaan. Untuk menyelesaikan masalah, saintis data umumnya melalui enam tahapan. Tahap pertama adalah mendefinisikan masalah yang menjadi perhatian dari pemangku kepentingan. “Jika sudah berhasil mendefinisikan, maka hampir 50 persen masalah sebenarnya sudah terselesaikan,” imbuh lulusan Teknik Informatika ITS ini.

Tahap selanjutnya adalah proses akuisisi data, yaitu memilih data-data yang akan digunakan. Data yang telah dipilih tersebut kemudian dianalisis dan dimodelkan. Hasil pemodelannya  dikomunikasikan kepada pemangku kepentingan. Apabila pemangku kepentingan tidak memberikan persetujuan, maka saintis harus kembali lagi ke proses akuisisi data. Sedangkan apabila pemodelan disetujui, maka model bisa diterapkan ke sistem yang ada.

Contoh permasalahan dan tahapan penyelesaian yang dipecahkan oleh saintis data

Dalam menjalankan pekerjaannya, saintis data harus menguasai berbagai kemampuan seperti pengodean, statistik, dan pembelajaran mesin. Kemampuan lainnya yang direkomendasikan Yoga adalah SQL untuk manipulasi data dan visualisasi data dalam melakukan eksplorasi analisis data. “Seorang saintis data ini bisa diibaratkan seperti seorang juru masak, kita harus bisa membuat berbagai menu masakan,” ungkapnya.

Akhir kata, Yoga berpesan bahwa profesi yang terbilang baru ini patut dipertimbangkan mahasiswa lantaran banyak area yang dapat dieksplorasi. Hal ini turut dibuktikan oleh survei dari LinkedIn, dimana saintis data menjadi profesi top keempat dari segi pertambahan pekerja di Amerika. “Dan jika dilihat dari gaji, rata-rata bisa menghasilkan 430 juta per tahun di Indonesia,” tutupnya.(*)

Reporter: Dian Nizzah Fortuna

Redaktur: Raisa Zahra Fadila

Berita Terkait