ITS News

Selasa, 16 Agustus 2022
26 Juli 2022, 20:07

Abmas ITS Latih Tingkatkan Keamanan Jaringan

Oleh : itsfi | | Source : ITS Online

Sepuluh anggota tim bersama dosen pembimbing Ir Muchammad Husni MKom dalam Pelatihan Keamanan Jaringan pada Sabtu (02/04) di Hotel Cleo Jemursari

Kampus ITS, ITS News – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memiliki ragam jenis Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas), salah satunya pengabdian berupa pelatihan network security. Kegiatan rancangan Laboratorium Kota Cerdas dan Keamanan Siber (KCKS) ITS ini berguna meningkatkan kewaspadaan masyarakat atas serangan siber dalam jaringan.

Anggota tim Abmas KCKS ITS, Syakhisk Al-Azmi S mengungkapkan bahwa pelatihan keamanan jaringan komputer ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keahlian peserta, khususnya pekerja bidang IT. Di samping itu, ia mengungkapkan, serangan siber di Indonesia terus meningkat. “Alhasil, terjadi kebocoran data yang merugikan khalayak,” tuturnya.

Lebih lanjut, kegiatan hasil kerja sama Lab KCKS Departemen Teknologi Informasi ITS dengan Politeknik Negeri Madura, Indosat Ooredoo Hutchison, dan CV Taiba Infrastruktur ini menyelaraskan antara materi dan praktik. Harapannya, peserta tidak sebatas memahami dasar teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya secara langsung.

Para peserta saat mengikuti Pelatihan Keamanan Jaringan pada Sabtu (02/04) di Hotel Cleo Jemursari

Syakhisk memaparkan, peserta pelatihan memperoleh ragam materi seputar keamanan siber. Pertama, para pegiat IT ini mempelajari komponen komputer dan topologi jaringan lewat materi Network Fundamental. Kemudian, peserta juga mempelajari materi lain seperti Ethical Hacking serta Penetration, Network Exploitation Method, and DoS. “Kami menanamkan etika hukum seputar meretas juga mengidentifikasi kerentanan serangan dalam suatu jaringan,” imbuhnya, 2 April lalu.

Salah satu anggota tim sedang memberikan materi kepada pekerja IT 

Selanjutnya, menurut Syakhisk, peserta masuk ke dalam materi inti, yakni Secure Network Application and Secure Web Application> Dalam materi tersebut, peserta mempelajari seputar cara membuat suatu aplikasi yang aman dari serangan siber. “Terakhir, peserta mengikuti ujian akhir guna mengukur pemahaman peserta dari keseluruhan materi,” pungkas mahasiswa Teknologi Informasi ITS ini.

Reporter: Thariq Agfi Hermawan
Redaktur: Muhammad Faris Mahardika

Berita Terkait