ITS News

Jumat, 12 Agustus 2022
19 Juli 2022, 13:07

Intip Tips Penulisan Motlet ala Awardee IISMA 2022

Oleh : itsthi | | Source : ITS Online

Webinar Mantra 1.0 dengan materi pembuatan Motivation Letter yang dibawakan oleh Jemima Audrey Natasya, penerima beasiswa IISMA 2022.

Kampus ITS, ITS News – Motivation letter (motlet) kini telah menjadi bagian krusial dalam proses seleksi baik organisasi, beasiswa, maupun magang. Walaupun begitu, masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui cara membuat motlet yang baik. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kupas tuntas strategi penulisan motlet melalui webinar Mantra 1.0.

Salah satu penerima beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) 2022, Jemima Audrey Natasha membuka diskusinya dengan menjelaskan bahwa motlet berperan sebagai dokumen pelengkap curriculum vitae (CV) untuk menjelaskan dan memperkenalkan kita kepada orang yang membaca. Motlet idealnya berisi penjelasan mengenai karakter diri, motivasi mendaftar, ketertarikan terhadap suatu hal, kebiasaan, hingga pengalaman dan kemampuan apa yang membuat kita cocok untuk posisi yang kita inginkan.

Mahasiswa Departemen Teknik Perkapalan tersebut memaparkan poin penting sebelum kita mulai membuat motlet adalah memahami budaya dan tujuan penulisan motletnya. Menurutnya, memahami budaya dan tujuan yang diusung organisasi ataupun beasiswa tempat kita mendaftar ini dapat menggarisbawahi sisi kepribadian kita yang sesuai dengan budaya dan tujuan mereka. “Contohnya budaya kerja tepat waktu atau kegemaran mempelajari hal baru,” tambahnya menjelaskan.

Masih dengan topik yang sama, Jemima menyebut sebuah motlet harus dapat menjelaskan bahwa kita paham dengan posisi yang kita lamar, mempunyai ketertarikan yang sesuai dengan bidang yang dilamar, hingga tahu apa yang harus dilakukan setelah diterima. “Jangan sampai pihak penyeleksi menganggap kita hanya asal mendaftar karena motlet yang terkesan asal-asalan,” ujarnya.

Lebih lanjut, penerima beasiswa XL Future Leaders Batch 10 tersebut menjelaskan struktur motlet yang baik menggunakan analogi hamburger. Seperti yang kita tahu, makanan yang satu ini memiliki banyak lapisan namun terasa enak dan cocok saat dimakan bersamaan. Begitu pula dengan struktur motlet yang juga memiliki tiga lapis, yaitu roti lapisan atas sebagai pengenalan, isian sebagai tubuh motlet, dan roti lapisan bawah sebagai penutup.

Anologi Hamburger yang digunakan Jemima saat menjelaskan struktur motivation letter.

Roti lapisan atas atau pengenalan pada motlet berisi informasi personal seperti nama, kuliah di mana, jurusan, posisi yang dilamar, dan alasan mendaftar secara garis besar. Bagian pembuka ini akan menentukan kesan pertama seseorang terhadap kita, sehingga harus ditulis dengan hati-hati. Pastikan informasi di dalamnya benar, menarik, dan tidak ada kesalahan ketik.

Lapisan kedua adalah isian atau tubuh motlet. Bagian ini menceritakan pengalaman dan pencapaian apa saja yang telah kita raih. Pada bagian ini pula kita dapat memaparkan keahlian dan passion yang kita miliki. Peraih gelar Most Outstanding Delegate at Singapore MUN 2021 itu menyebut kita harus percaya diri saat menulis bagian ini. Buat seolah-olah kita sedang berbicara langsung dengan pihak penyeleksi. “Sehingga bagian ini akan lebih hidup dan menarik,” timpalnya.

Lapisan terakhir alias penutup dapat kita isi dengan menarik benang merah antar setiap paragrafnya. Ambil kesimpulan dari informasi yang telah kita paparkan sebelumnya, misalnya keinginan untuk berkembang, ketertarikan yang menjurus pada tujuan organisasi atau beasiswa, hingga harapan setelah mendaftar. Ucapan terima kasih kepada pihak penyelenggara diakhir akan menyempurnakan motlet yang kita buat.

Sebelum menutup pemaparan, mahasiswa angkatan 2019 itu berpesan walaupun menggunakan bahasa baku, penting agar motlet ditulis seolah-olah kita sedang bercerita. “Dengan begitu, orang lain akan penasaran mengenai isi motlet kita,” tutupnya.(*)

Reporter: Nurul Lathifah
Redaktur: Gita Rama Mahardhika

Berita Terkait