ITS News

Rabu, 17 Agustus 2022
07 Juli 2022, 11:07

Manajemen Bisnis ITS Gelar Diskusi Tingkatkan Kualitas Kurikulum

Oleh : itsbim | | Source : ITS Online

Kampus ITS, ITS News – Departemen Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (MB ITS) gelar diskusi peningkatan kualitas kurikulum program sarjana (S1) dan pascasarjana (S2). Diskusi ini bertujuan untuk saling bertukar pikiran untuk meningkatkan kualitas kurikulum sehingga menghasilkan lulusan MB ITS yang berkualitas.

Kepala Program Studi (Prodi) Pascasarjana MB ITS, Muhammad Saiful Hakim SE MM PhD, mengatakan bahwa selama ini kurikulum MB ITS berpegang teguh pada prinsip adaptif. Prinsip tersebut dilakukan dengan tujuan agar S1 MB ITS akan tetap relevan mengikuti zaman. “Dan menurut hasil survei kepada para alumni, 75 persen sangat puas dengan prinsip MB ITS tersebut,” terangnya.

Tingkat kepuasan tersebut menurut Saiful, sapaan akrabnya, berpusat pada inovasi mata kuliah yang berhasil dimuat oleh MB ITS seperti New Venture Creation, Sociopreneurship dan Business Consulting Project. Ketiga mata kuliah tersebut diakui dapat melatih mahasiswa MB ITS untuk dapat terampil pada ilmu praktis.

Dibalik kepuasan tersebut menurutnya tetap terdapat tiga kelemahan yang sering disebutkan dalam hasil survei. Kelemahan tersebut terletak pada kemampuan lulusan dalam analitik, pengembangan diri dan berbahasa asing terutama bahasa inggris. “Secara garis besar mahasiswa S1 MB ITS masih memiliki poin kelemahan pada bidang analitis dan praktikal,” jelas dosen bidang Manajemen Finansial tersebut.

Penjelasan kurikulum S1 MB ITS oleh Kepala Prodi Pascasarjana MB ITS, Muhammad Saiful Hakim SE MM PhD

Dalam penjelasannya, MB ITS sendiri telah mengusung beberapa strategi untuk menutupi kelemahan tersebut. Strategi tersebut diantaranya adalah pengenalan perspektif pendidikan internasional melalui adjunct professor, pemberian studi kasus sebagai penunjang pembelajaran, dan kuliah tamu yang mengundang praktisi bisnis.

Ketua Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Indonesia (AFEBI), Dr Suharnomo SE MSi, yang turut hadir pada diskusi ini menambahkan bahwa mahasiswa tidak harus ahli dalam segala bidang yang ada. Maka dari itu, sudah sepatutnya seluruh fakultas ekonomi dan bisnis, terutama MB ITS harus menentukan keunikan mereka tersendiri. “Terkadang, secara tidak sadar kita menekan mahasiswa untuk menjadi serba bisa segalanya padahal itu tidak baik,” komentarnya

Dosen Kebijakan dan Strategi Bisnis Indian Institute of Management Udaipur (IIMU), Prof Elizabeth Rose BSE MSE MA PhD, juga berkomentar bahwa kurikulum yang baik ialah yang mendidik mahasiswa menjadi individu yang bermanfaat bagi sekitar. Peran dosen juga penting untuk membimbing mahasiswa mengembangkan soft skill dan hard skill. “Dengan ini mahasiswa akan lebih siap menghadapi dunia kerja ketika lulus,” tutur wanita yang akrab disapa Beth ini. (*)

 

Reporter: Bima Surya Samudra
Redaktur: Septian Chandra Susanto

Berita Terkait