ITS News

Selasa, 27 September 2022
23 Januari 2022, 11:01

Qinerja, Sistem Penilaian Kinerja Dosen dan Tendik ITS

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Wakil Rektor III ITS Dr Eng Ir Ahmad Rusdiansyah MEng saat melakukan Sosialisasi Qinerja: Sistem Pengelolaan Kinerja Terintegrasi ITS.

Kampus ITS, ITS News – Sebagai upaya meningkatkan kualitas kinerja sivitas akademikanya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)  membuat sistem terintegrasi bernama Qinerja ITS. Di mana digunakan sebagai sistem penilaian kinerja individu dan beberapa nilai jabatan dosen serta untuk tenaga kependidikan (tendik) di ITS.

Pimpinan Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) ITS, Dr Ir Sri Gunani Partiwi MT mengungkapkan, karena dosen dan tendik adalah unsur penting pada pencapaian kinerja ITS. Sehingga perlu adanya sistem yang dapat menjamin kesinambungan antara kinerja dosen, tendik, dan ITS. “Apabila kinerja dosen maupun tendik bagus, maka akan berdampak positif bagi kinerja organisasi (red: ITS), begitu pula sebaliknya,” jelasnya.

Pada Qinerja, terdapat beberapa perbaikan dan perubahan dari sistem sebelumnya. Salah satunya yaitu tentang pemberian apresiasi pada dosen dan tendik. Lewat indikator yang telah ditentukan, pemberian apresiasi yang tepat akan sejalan dengan kinerja, prestasi, dan hasil keluaran organisasi. Sehingga sistem kinerja individu yang baru akan lebih mampu menggerakkan organisasi.

Selain itu, lanjut Sri, penyesuaian tersebut merupakan penyempurnaan sistem pengelolaan kinerja individu terdahulu. Seperti dalam hal pengintegrasian angka kredit dalam kenaikan jabatan fungsional dosen dan tendik. “Cara ini akan mempermudah proses pemantauan untuk dosen maupun tendik yang meningkat jabatan fungsionalnya,” terangnya.

(dari kiri atas) Wakil Rektor III ITS Dr Eng Ir Ahmad Rusdiansyah MEng, Dr Ir Sri Gunani Partiwi MT, Dr Irhamah SSi MSi, dan Prof Hamzah Fansuri SSi MSi PhD saat menyampaikan informasi terkait Sistem Pengelolaan Kinerja Terintegrasi ITS.

Di sisi lain, telah dilakukan perbaikan sistem penilaian untuk tendik dengan mendefinisikan Key Performance Indicator (KPI) baru. Yakni dengan mengutamakan pengukuran kuantitatif tingkat layanan dari setiap posisi jabatan guna memudahkan proses penilaian kinerja tendik. Pemberian apresiasi juga akan diberikan terhadap capaian pada kinerja khusus atau luar biasa dari dosen dan tendik.

Dosen Departemen Teknik Sistem dan Industri ini pun menuturkan, penyesuaian juga dilakukan dalam nilai jabatan yang didasarkan pada perubahan lingkup kerja maupun beberapa faktor lainnya. Dengan adanya penyesuaian ini, nantinya akan meningkatkan nilai insentif kinerja khususnya bagi tenaga kependidikan dengan jabatan fungsional umum.

Sri mengungkapkan bahwa sistem Qinerja ITS yang telah diterapkan sejak Juli 2021 ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kinerja seluruh dosen dan tendik ITS. Adanya perubahan ini dapat menyediakan sistem pengukuran kinerja individu yang lebih komprehensif. “Serta dapat memberikan penghargaan yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Fathia Rahmanisa
Redaktur: Najla Lailin Nikmah

 

Berita Terkait