ITS News

Rabu, 05 Oktober 2022
15 Oktober 2021, 11:10

NOPEC 2021 Ayak Generasi Emas Departemen Teknik Kimia

Oleh : itsojt | | Source : -

 

Farhan dalam penutupan NOPEC, menyampaikan motivasi perjuangan menuju PTN

Kampus ITS, ITS News – Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali melangsungkan agenda National Olympiad of Chemical Engineering (NOPEC) yang kesembilan. Pemenang dari kompetisi ini akan langsung mendapatkan kursi spesial sebagai mahasiswa Teknik Kimia ITS tahun 2022 tanpa tes seleksi. Dikemas dengan rangkaian kompetisi atraktif dan menantang, gelaran ini sukses digelar secara daring untuk pertama kalinya, Minggu (10/10).

NOPEC 2021 diselenggarakan untuk memperkenalkan disiplin ilmu Teknik Kimia kepada pelajar sekolah menengah atas dan sederajat sebagai persiapan untuk melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Ajeng Almira Tarisha Asri, koordinator NOPEC 2021 menyampaikan bahwa NOPEC tahun ini dilaksanakan penuh pembaruan sebagai bentuk adaptasi ke sistem daring. “Kami melakukan brainstorming dari nol dengan banyak memodifikasi konsep kegiatan. Di antaranya adalah kunjungan perusahaan secara virtual dan rally games yang menjadi agenda wajib NOPEC setiap tahunnya,” ucap mahasiswi yang biasa disapa Tarisha tersebut.

Banyak kegiatan menarik dalam pelaksanaan NOPEC tahun ini yang menambah wawasan mengenai Teknik Kimia. Pada kegiatan pembukaan September lalu, terdapat pemaparan informasi dari mahasiswa Teknik Kimia ITS langsung tentang cerita berkuliah di Teknik Kimia ITS dari berbagai sisi. Sebagai bentuk modifikasi karena peserta tak bisa diundang langsung ke kampus karena kondisi pandemi, diselenggarakan virtual campus tour untuk mengajak peserta berkeliling lingkungan Teknik Kimia ITS dari layar kaca masing-masing berbalut tampilan kamera 360 derajat.

Berikutnya agenda dilanjutkan dengan babak penyisihan dan perempat final yang berhasil menyaring 24 tim terbaik dari pelajar seluruh Indonesia untuk bersaing di babak semifinal. Melewati tahapan presentasi studi kasus serta rally games keteknikkimiaan, tersaringlah lima tim yang berlaga pada babak grand final. Adapun kelima tim ini berasal dari SMAN 1 Purwokerto, SMAN 8 Jakarta, SMAN 2 Madiun, SMAN 1 Denpasar, serta SMAN 2 Amlapura. 

Tarisha menambahkan, kelima tim ini ditantang untuk menyelesaikan tahapan presentasi desain pabrik sederhana yang secara langsung dinilai oleh Dosen Departemen Teknik Kimia ITS. “Mereka kemudian bersaing menyelesaikan soal demi soal pada permainan Maju Terus Pantang Mundur dan Ular Tangga hingga terpilihlah juara pertama yang dimenangkan oleh Tim Akusara dari SMAN 1 Purwokerto,” jelas mahasiswi tahun ketiga tersebut.

Puan Faiza Nurianada, anggota tim Akusara berkesan bahwa NOPEC dihadapinya dengan penuh rintangan, tetapi dapat memberikannya pengetahuan baru. Diceritakannya,  ketertarikan mengikuti NOPEC ini berawal saat menjadi bagian dari Ambassador NOPEC. Walaupun sempat terkendala operasional dan pemahaman materi, Puan dan rekannya, Andhika Fathurrohman berusaha membagi tugas dengan baik. “Kami belajar dari buku digital yang disediakan panitia hingga akhirnya berhasil memenangkan NOPEC 2021,” ujar siswa kelas 12 tersebut.

Agenda penutup rangkaian acara NOPEC ini diliputi dengan kunjungan perusahaan ke PT. Pertamina Refinery Unit IV secara virtual, webinar edukasi yang memberikan tips memilih jurusan dengan baik, mengatur waktu belajar, dan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, serta try out Ujian Tulis Berbasis Komputer dari Lembaga Bimbingan Belajar Ruang Guru.

NOPEC jalin kerjasama dengan Ruangguru untuk mempersiapkan siswa menghadapi SBMPTN

NOPEC kali ini mendatangkan Farhan Jijima sebagai anak muda berprestasi dan memiliki akademik yang baik. Harapannya bisa memberi manfaat dan dampak baik melalui sosok inspiratif ini. Selain itu, Farhan memiliki fokus pada matematika dan fisika. Ia menyampaikan bagaimana cara menentukan tujuan, cara memilih jurusan dengan baik, mengatur waktu belajar, dan tips dalam mengadapi Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negri (SBMPTN). Farhan mengatakan “Tujuan adalah kebutuhan psikologis melakukan sesuatu untuk diri sendiri dan orang lain. Kita harus bisa eksplorasi skill atau kemampuan yang kita punya supaya kita tidak diremehkan orang lain dan tujuan hidup tercapai,” ujar kreator digital tersebut. Ia memaparkan cara menentukan jurusan dengan mengenali diri sendiri terlebih dahulu.

Dibalik meriahnya gelaran NOPEC tahun ini, merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi panitia untuk menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menemukan ide konsep baru. Tarisha mengaku, pelaksanaan pada saat pandemi ini juga membuat panitia sedikit kesulitan untuk menggandeng peserta. “Dengan kerjasama tim yang kuat, kami dapat menggandeng peserta dengan strategi roadshow dan branding yang maksimal,” sebut perempuan berkerudung tersebut.

Ariq Andika Farsya, Ketua Panitia Chemical Engineering Innovation Festival (Chernival) 2021 berharap, NOPEC sebagai bagian dari Chernival mampu memberikan pengalaman yang bermanfaat untuk para peserta dari setiap agenda yang ada. Kedepannya, Ariq berharap NOPEC dapat berkembang lebih baik dan memberikan kesan positif untuk semua pihak. “Sehingga NOPEC dapat terus menjadi salah satu pintu bagi ITS untuk dapat menjaring putra putri terbaik bangsa ini dan melahirkan calon mahasiswa yang tidak hanya baik dalam akademis, namun juga mampu untuk berprestasi,” pungkasnya penuh harap. (*)

 

*Reporter: ion28/ Astri Nawwar Kusumaningtyas

Redaktur : Muhammad Ainul Yaqin

Berita Terkait