ITS News

Senin, 03 Oktober 2022
14 Oktober 2021, 11:10

Mahasiswa ITS Unjuk Karya di Pameran Poster Dunia

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Potret Desain Poster karya Marcello yang terpilih di Pameran Stop Covid, Peru Design Biennal

Kampus ITS, ITS News  Pandemi Covid-19 tidak menghentikan mahasiswa Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Marcello Ryandra untuk tetap berprestasi dan berkarya. Dari 9546 partisipan di seluruh dunia, desain poster karya Cello berhasil terpilih untuk dipamerkan dalam ajang Peru Design Biennial 2021, November mendatang.

Cello menjelaskan, ide dibalik dari karya desain posternya muncul dengan sendirinya. Desain poster ini merupakan improvisasi pesan meraih mimpi. “Foto seperti ini sebenarnya sudah banyak dengan konteks meraih mimpi, jadi aku rubah deh pesannya bertemakan Covid,” papar mahasiswa angkatan 2018 tersebut.

Menurutnya, proses dalam pembuatan poster tidak ditemukan permasalahan yang cukup rumit. Cello dibantu dari saudaranya sendiri untuk menjadi model poster tersebut. Proses mempersiapkan pemotretan dan mengedit bisa dikatakan lancar dan hanya memakan waktu sekitar 4 jam. “Mungkin yang agak susah pas bagian foto modelnya karena fotonya dari atas, jadi harus memakai tangga,” imbuhnya.

Alasan Cello ikut dalam ajang pameran ini tak terlepas dari tugas mata kuliah yang kebetulan mirip dengan tema pameran Peru Design Biennial 2021 yakni Stop Covid. Hal tersebut mampu mendorongnya untuk berpartisipasi dalam ajang ini.

Marcello Ryandra, Mahasiswa Departemen Desain Komunikasi Visual, yang karyanya berhasil terpilih di pameran Peru Design Biennial 2021

Pria yang hobi bermain musik ini mengakui bahwa dia mendapatkan informasi ajang ini dari salah satu dosennya, Naufan Noordyanto. Beliau merupakan dosen yang juga aktif dalam mengikuti ajang pameran internasional. “Biasanya beliau suka kasih informasi tentang lomba dan pameran di grup,” tuturnya.

Prestasinya ini dikatakan sangat memukau karena karya desain posternya berhasil tembus sebagai salah satu dari 95 kontestan yang terpilih. Hanya terdapat enam orang Indonesia yang terpilih, termasuk Cello dan Naufan Noordyanto.

Cello juga menyampaikan pesan untuk temannya yang masih ragu untuk ikut berlomba agar lebih berani. Menurutnya, memberanikan diri akan memberi banyak manfaat untuk diri kita sendiri. “Selain bisa dikenal dan diapresiasi banyak orang, kita juga bisa meningkatkan rasa percaya diri kita dan  menambah pengalaman,” tutupnya. (*)

Model (saudara Marcello) sedang berpose dalam proses pemotretan karya desain poster Marcello

Reporter: ion 22

Redaktur: Sofyan Abidin

Berita Terkait