ITS News

Minggu, 02 Oktober 2022
06 Oktober 2021, 20:10

Pentingnya Edukasi Jaminan Sosial Sebelum Memasuki Dunia Kerja

Oleh : itsfer | | Source : ITS Online

Suasana prosesi penyerahan cendera mata oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada ITS serta sebaliknya

Kampus ITS, ITS News – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tak hanya mempersiapkan mahasiswanya menjadi lulusan yang berkualitas. Berkolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, ITS membekali mahasiswanya terkait pentingnya edukasi jaminan sosial sebelum memasuki dunia kerja dan industri. Salah satu tujuannya yaitu memberikan perlindungan kepada mahasiswa ketika mengikuti program magang atau kerja praktek.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengatakan, adanya jaminan sosial ini dapat digunakan sebagai pegangan mahasiswa ketika melakukan kegiatan di luar kampus. Seperti halnya selama program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang kini tengah mengalami peningkatan. Maka mahasiswa membutuhkan perlindungan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan selama berjalannya kegiatan. “Karena semua kegiatan yang dilakukan mahasiswa pastinya memiliki risiko,” ujar Guru Besar Teknik Elektro ITS ini.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng ketika membuka sambutannya secara virtual dalam webinar bertajuk Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan Pekerja

Selaras dengan Ashari, Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro FSAI AAAIJ mengatakan, jaminan sosial diharapkan menjadi salah satu bagian yang dapat terus mendampingi mahasiswa ketika masuk ke dunia kerja. Program jaminan sosial ini hadir untuk melindungi setiap fase kehidupan pekerja, dari tahap mulai bekerja sampai menjalani usia pensiun. “Guna memberikan keamanan bagi pekerja serta keluarganya,” tambahnya.

Pramudya menambahkan bahwa program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan ini mengangkat prinsip portabilitas. Dengan maksud untuk memastikan setiap peserta mendapatkan perlindungan jaminan sosial nasional dimanapun mereka berada. “Perlindungan sosial tetap berfungsi meskipun peserta berpindah perusahaan maupun berpindah lokasi domisili,” terang pria berkacamata ini.

Adapun jenis program jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kematian, dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Yang mana iurannya dapat dibayarkan melalui kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan, mobil keliling atau berbagai macam dompet digital. Kini BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki aplikasi yang dinamakan Jamsostek Mobile (JMO).

Direktur Perencanaan Strategis dan Teknologi Informasi BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro FSAI AAAIJ ketika menyampaikan pemaparannya secara virtual

Selain itu, akibat adanya permintaan yang tinggi dari masyarakat khususnya yang beragama muslim, BPJS Ketenagakerjaan saat ini juga sedang mengembangkan opsi layanan syariah. Menurut Pramudya, tahun depan layanan syariah ini akan diujicobakan di Provinsi Aceh terlebih dahulu. “Sembari membuka layanan di Aceh, kami juga mempersiapkan penerapannya secara nasional,” jelasnya.

Alumni Kampus Ganesha ini menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan didirikan untuk mengelola dan menyelenggarakan program jaminan sosial bukan untuk tujuan profit. Sebaliknya, badan hukum ini hadir untuk memastikan layanan dalam sistem jaminan sosial nasional bisa didistribusikan kepada setiap peserta. Bagi peserta yang ingin mendaftar Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan dapat mengunjungi laman https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/.

Empat segmen kepesertaan yang dapat mengikuti Program Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan

Di akhir pemaparan, Pramudya berharap webinar bertajuk Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan Pekerja untuk Sivitas Akademika ITS yang digelar secara virtual pada Kamis (23/9) ini dapat membuka pemahaman mahasiswa ITS mengenai pentingnya mempunyai perlindungan sosial ketika memasuki dunia kerja. “Kami berharap ini adalah awal untuk membangun kerja sama yang lebih erat dengan ITS,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ferdian Wibowo

Redaktur: Najla Lailin Nikmah

Berita Terkait