ITS News

Selasa, 27 September 2022
20 Mei 2021, 09:05

Aksi Kecil Jaga Keanekaragaman Hayati di Masa Pandemi

Oleh : itsmeg | | Source : ITS Online

Ilustrasi Hari Keanekaragaman Hayati Dunia 2021.

Kampus ITS, Opini – Melimpahnya keanekaragaman hayati di nusantara adalah anugerah bagi bangsa kita dan patut mendapat perhatian khusus agar eksistensinya tidak menurun. Di masa pandemi ini, sekecil apapun langkah kita untuk turut andil dalam penjagaannya tentu akan mengantarkan pada manfaat.

Kerusakan keanekaragaman hayati masih terus terjadi. Habitat makhluk hidup banyak yang musnah akibat pembangunan yang dilakukan oleh manusia. Tidak heran jika seiring berjalannya waktu, daerah hijau semakin sempit. Polutan udara semakin tinggi menambah pelik masalah. Hal ini juga menjadi penyebab dari hewan-hewan yang biasa kita temui di pedesaan tidak bisa kita jumpai lagi di daerah perkotaan. Oleh sebab itu, penting untuk melestarikan hayati sebagai investasi demi kesejahteraan hidup manusia di masa depan.

Menjaga kelestarian hayati bisa kita mulai dari diri sendiri dan dari hal-hal kecil. Salah satu hal sederhana yang dapat kita lakukan adalah melakukan penghijauan di tempat tinggal masing-masing. Baru-baru ini, bercocok tanam di rumah sendiri telah menjadi tren baru di masyarakat, khususnya di masa pandemi. Kita dapat menghabiskan waktu di rumah saja dengan menanam berbagai macam tumbuhan, sekaligus turut menjaga lingkungan hidup.

Selain itu, kegiatan bercocok tanam ini berdampak positif tak hanya bagi lingkungan sekitar, namun juga diri sendiri. Hal ini pun juga telah dijelaskan pada jurnal karangan Lohr Virginia I dari Department of Horticulture and Landscape Architecture, Washington State University.

Jurnal bertajuk What Are the Benefits of Plants Indoors and Why Do We Respond Positively to Them? ini memaparkan apa saja manfaat yang bisa kita dapat dari tanaman di area hunian. Dengan menanam berbagai macam tumbuhan, kesehatan udara di lingkungan rumah dapat terjaga dengan baik mengingat tumbuhan mampu menghasilkan oksigen. Selain itu, tumbuhan juga mengeluarkan uap air, sehingga bisa meningkatkan kelembaban relatif di sekitar area rumah.

Tak cukup itu saja, tumbuhan yang kita tanam di rumah dapat mempengaruhi kesejahteraan orang-orang di dalamnya. Mengutip penjelasan dalam jurnal tersebut, tumbuhan dapat mempengaruhi perasaan dan emosi seseorang yang melihatnya. Berdasarkan hasil studi terhadap orang yang banyak bekerja di depan komputer, melihat tumbuhan mampu membuat pikiran lebih fokus. Dengan adanya tumbuhan di sekitar kita, juga telah terbukti dapat mengurangi stress dan membuat pikiran lebih santai.

Dari penjelasan tersebut, dapat kita simpulkan bahwa melestarikan tumbuhan mendatangkan banyak manfaat bagi lingkungan, maupun diri sendiri. Mari bersama-sama untuk saling menjaga kelestarian alam di sekitar kita. Melakukan gerakan penghijauan bisa dimulai dari kegiatan kecil serta menerapkannya pada diri sendiri dan lingkungan sekitar kita terlebih dahulu.

Justru hal kecil itulah yang akan menuntun kita untuk memupuk jiwa peduli terhadap lingkungan dan akan membawa perubahan besar. Dengan begitu, kita semua bisa turut berkontribusi dalam menjaga keanekaragaman hayati di bumi. Segala hal yang baik telah banyak kita dapatkan dari alam. Oleh karena itu, teruslah menjaga keanekaragaman hayati di bumi dan jangan biarkan mereka rusak.

Ditulis oleh:

Megivareza Putri Hanansyah

Mahasiswa Departemen Teknik Geomatika ITS

Angkatan 2019

Reporter ITS Online

Berita Terkait