ITS News

Minggu, 07 Maret 2021
19 Januari 2021, 21:01

Bantu UKM, Mahasiswa ITS Kembangkan Bisnis IT Development

Oleh : itsbob | | Source : ITS Online

    Pencapaian Tim Venra ITS di KMI Award 2020 dengan meraih medali emas.

Kampus ITS, ITS News – Adanya pandemi Covid-19 memiliki dampak tersendiri bagi pelaku usaha khususnya Usaha Kecil Menengah (UKM). Banyak dari mereka yang merasa kesulitan mengembangkan usahanya dalam bidang Information Technology (IT). Oleh karena itu, lima mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang tergabung dalam Tim Venra menggagas startup digital berupa platform IT Development.

Ialah Baharudin Yusup, Fiqey Indriati Eka Sari, Najla Rasikha Putri Harza, Shinta Ulwiya, dan Adella Fajrin Nafiah. Kolaborasi lima orang mahasiswa dari Departemen Teknik Komputer, Departemen Teknik Informatika, Departemen Teknik Biomedik dan Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota ini berhasil menyediakan jasa Website Development, Mobile Development, Software Development, DevOps Development, Internet of Things (IoT) Development, dan produk IT lainnya kepada masyarakat dalam satu aplikasi bernama Venragroup.

Menurut keterangan Bahar, ketua tim, ide bisnisnya ini muncul ketika melihat masyarakat Indonesia yang memiliki UKM, start-up, atau ide kewirausahaan lainnya namun memiliki permasalahan atau kendala pada bidang IT. “Kurangnya penerapan pemasaran digital di era modern ini menyebabkan banyak UKM kalah dengan pengusaha kelas menengah keatas,” bebernya.

Lebih lanjut, bisnis ini akhirnya hadir untuk meningkatkan kualitas produk IT agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Sehingga dalam Venragroup ini disediakan jasa konsultasi dan diskusi terkait teknologi pemasaran yang akan dikembangkan. Hal ini bertujuan agar kebutuhan klien dapat dilayani kapan saja sekaligus bisa memperbaharui progres proyek sesuai kesepakatan dengan klien.

Selain itu, Venragroup juga menyediakan fitur garansi seumur hidup sebagai program khusus bagi para UKM yang ingin mendorong bisnisnya ke arah teknologi. “Mereka akan menjadi lebih yakin untuk menerapkan UKM go-online tanpa khawatir akan adanya masalah teknis di masa depan,” ungkap mahasiswa angkatan 2017 ini.

Bahar menjelaskan bahwa IT yang dikembangkan oleh tim Venra memiliki beberapa keunggulan dalam penawarannya, salah satunya kemudahan. Program Venragroup ini dirancang dengan operasi yang sederhana sehingga mudah digunakan bagi penggunanya (red, UKM). Bisnis ini juga dilengkapi dengan detected private cloud sehingga pelanggan dapat mengakses dengan segala jenis perangkat elektronik, kapanpun dan dimanapun.

Tak hanya itu, SDM Venragroup yang merupakan freelance worker dari mahasiswa undergraduate, dapat menjadi pilihan harga yang lebih terjangkau dibandingkan IT developer profesional lain namun tetap memberikan hasil yang setara atau bahkan lebih baik kualitasnya. “Hal ini yang menjadi keunggulan tersendiri bagi bisnis kami,” ujarnya.

Tim Venra ITS saat melakukan bimbingan bersama Muchammad Nurif SE MT selaku dosen pembimbing.

Bukan bisnis coba-coba, Bahar mengaku bahwa ia dan tim telah melakukan analisa kondisi pasar yang dilakukannya selama empat bulan di Surabaya. Dari sanalah didapatkan bahwa terdapat 700 usaha kecil dan menengah (UKM) binaan Pemkot Surabaya telah mendapatkan fasilitas pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di sepanjang 2015 – 2019. Hal ini menjadikan UKM di Surabaya siap untuk didukung menjadi UKM go-online.

Dalam hal ini, Venragroup menjadikan daerah ITS dan sekitarnya sebagai target pasar utamanya. “Saya rasa ini akan memudahkan aksesibilitas antara klien dan tim Venra, ” jelas CEO Venragroup ini.

Berkat kebermanfaatannya untuk UKM, tim yang dibimbing oleh Muchammad Nurif SE MT ini berhasil menjadi yang terbaik pada Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Award 2020 Kategori KBMI yang bergerak pada industri perdagangan dan jasa. Sehingga tim Venra berhasil membawa emas pada kompetisi yang digelar oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pada awal Desember lalu.

Mahasiswa kelahiran Lumajang ini berharap, kedepannya Venragroup dapat berkembang menjadi start-up dengan segmen pasar yang lebih luas hingga skala nasional. Selain menggarap program klien, ia dan tim juga berharap dapat meluncurkan produk-produk baru yang dapat mendukung UKM di Indonesia. “Sehingga bagi UKM yang belum mumpuni untuk memiliki platform sendiri, dapat bergabung dengan platform kami untuk mengembangkan usahanya,” pungkasnya. (bob/vi)

Berita Terkait