ITS News

Selasa, 28 September 2021
10 November 2020, 20:11

Synchro, Landmark Baru Kado Dies Natalis ke-60 ITS

Oleh : itsmeg | | Source : ITS Online

Proses pemotongan pita oleh Rektor ITS dan Ketua IKA ITS PW Jatim pada launching Synchro ITS, landmark terbaru ITS.

Kampus ITS, ITS News – Landmark Synchro Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi hadir menambah warna baru untuk kampus pahlawan. Buah kerja sama antara institut dengan Ikatan Alumni ITS Pengurus Wilayah Jawa Timur (IKA ITS PW Jatim) ini diresmikan bertepatan dengan Dies Natalis ITS ke-60, Selasa (10/11). Tugu berbentuk roda gigi ini dapat dijumpai di area Taman Segitiga ITS.

Wakil Rektor IV ITS, Bambang Pramujati ST MScEng PhD menjelaskan bahwa Synchro ITS lahir dari keinginan sivitas akademika kampus untuk memiliki landmark anyar. Bukan tanpa alasan, kehadiran landmark baru diyakini dapat mempercantik kawasan kampus. “Selain itu, eksistensi landmark ini juga mampu menjadi ikon baru bagi Kampus Perjuangan,” ungkap dosen yang akrab disapa Bambang ini.

Lebih lanjut lagi, Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng menyebutkan jika nama Synchro diambil dari kata synchronous yang bermakna serempak, dinamis, dan bersinergi. Sementara itu, model roda gigi dipilih lantaran melambangkan ITS yang terdiri dari ragam elemen. “Di mana ketika bekerja sama, roda gigi yang berbeda ukuran ini tetap dapat berputar serempak,” ujar profesor yang akrab disapa Ashari ini.

Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng saat menyampaikan sambutan di peresmian Synchro ITS.

Sementara itu, Ketua IKA ITS PW Jatim, Dr Wahid Wahyudi mengungkapkan bahwa Synchro ITS memiliki lima fungsi utama. Pertama, ikon ini merupakan penanda kawasan bagi pengunjung yang memasuki area kampus di Sukolilo. Kemudian, tugu ini juga berfungsi sebagai estetika lingkungan setempat. Selain itu, Synchro berperan sebagai penguat citra ITS selaku kampus teknologi yang humanis dengan instalasi bercorak seni budaya.

Dr Wahid Wahyudi selaku Ketua Ikatan Alumni ITS Pengurus Wilayah (IKA ITS PW) Jawa Timur memberikan sambutan pada launching Synchro ITS.

Wahid, sapaannya, menambahkan bahwa manfaat lain dari tugu ini ialah sebagai wahana berswafoto. Lantaran menurutnya, sebagai tugu baru, Synchro memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat. “Bahkan, tugu baru ITS ini dapat dijadikan area titik kumpul yang dapat menunjang pengembangan wisata edukasi di kawasan kampus,” terang alumnus ITS ini.

Dalam peresmian Synchro, Ashari berterima kasih kepada IKA ITS PW Jatim. Ia berpendapat bahwa kerja sama membangun tugu ini adalah bukti bahwa alumni masih terikat lahir batin dengan almamater mereka. Ke depannya, rektor ini menyebutkan jika ITS berminat menambah beberapa landmark lagi. “Kami akan terus benahi agar ITS dapat menjadi area Smart Eco Campus yang terdepan,” pungkas alumnus Departemen Teknik Elektro ini antusias. (meg/dik)

Berita Terkait