ITS News

Senin, 01 Juni 2020
02 Februari 2020, 23:02

Dekan Baru FTEIC Siap Dorong Pengembangan Transformasi Digital

Oleh : itslut | | Source : ITS Online

Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) ITS

Kampus ITS, ITS News — Menyusul restrukturisasi fakultas oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), jajaran pimpinan baru pada tiap unitnya pun resmi dilantik. Salah satunya ialah Dr I Ketut Eddy Purnama ST MT yang resmi menjabat sebagai dekan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC). Dalam kepemimpinannya, Ia berharap FTEIC mampu memberikan kontribusi yang maksimal dalam hal pengembangan transformasi digital di kampus ITS.

Aspek tersebut sesuai dengan program ID 4.0 yang dicanangkan oleh Rektor ITS, Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng. Salah satu program unggulannya yaitu melakukan pengembangan terhadap transformasi digital. “Hal ini tentunya dilakukan untuk mendukung visi ITS menjadi kampus yang terdepan dalam hal pengembangan riset dan inovasi pada era Revolusi Industri 4.0,” ujar dosen yang pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Teknik Komputer ini.

Untuk mencapai hal tersebut, Dosen yang akrab disapa Ketut ini menyatakan bahwa langkah restrukturisasi fakultas merupakan langkah yang tepat. FTEIC sendiri merupakan gabungan antara dua fakultas yaitu Fakultas Teknologi Elektro (FTE) dan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK). Dua fakultas tersebut memiliki perannya masing-masing di mana FTE lebih fokus pada akuisisi data dan proses transformasinya, sedangkan FTIK lebih fokus dalam hal memproses data tersebut.

Secara garis besar, dua fakultas tersebut berada di ruang lingkup yang sama yaitu Information and Communication Technology (ICT). Dengan menggabungkannya menjadi FTEIC, diharapkan kolaborasi dan sinergi yang terjalin antar bidang menjadi lebih baik lagi. “Proses kerja sama dan manajemen antar stakeholder terkait bisa lebih efisien dan tepat sasaran,” tutur dosen yang menyelesaikan studi doktornya di University of Groningen, Belanda.

Lebih lanjut, beberapa program kerja sama dan inovasi juga akan lebih dimaksimalkan lagi terutama kepada pihak pemerintah maupun pihak internasional. Pemerintah akan lebih mudah dalam melakukan diskusi dengan pakar terkait maupun membuka lapangan pekerjaan bagi mahasiswa. Begitu juga dengan kerja sama internasional di bidang riset, bisa dilakukan dengan lebih tepat sasaran karena sudah berada dalam satu ruang lingkup yang sama yaitu FTEIC.

Untuk mahasiswa, beberapa hal yang diharapkan menjadi inovasi dalam hal pengembangan transformasi digital yaitu kemudahan akses dalam mendapatkan materi pembelajaran. Begitu juga dengan staf dan tenaga pendidik yang akan diberikan kemudahan informasi dalam hal mengurus kepangkatan. “Proses transformasi digital di berbagai lini ini menjadi hal yang harus dijalankan dalam menghadapi era revolusi industri 4.0,” tegasnya.

Selain itu, adanya fakultas baru ini juga memberikan porsi lebih dalam hal memperkenalkan program studi yang ada kepada masyarakat. Diharapkan masyarakat lebih mengetahui lebih jauh tentang FTEIC melalui diferensiasi bidang studi dan pengenalan departemen yang ada di dalamnya. “Tentunya hal ini butuh dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak terkait agar dampak positif yang dihasilkan bisa lebih maksimal,” pungkasnya. (lut/id)

 

 

Berita Terkait