ITS News

Selasa, 21 Januari 2020
11 November 2019, 15:11

ITS Bekali Mahasiswa Muslim lewat PSI 1

Oleh : itsdik | | Source : ITS Online

Program Spiritual Islam (PSI) 1, pelatihan manajerial mahasisw berdasarkan nilai dasar keislaman, Ahad (27/10), di Masjid Manarul Ilmi

Kampus ITS, ITS News — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi sumber daya manusianya, namun juga menaruh perhatian terhadap pengembangan dunia keislaman. Melalui Program Studi Islam (PSI) 1 , ITS membekali mahasiswanya yang hendak mengenal islam lebih baik. Dengan mengangkat tema Masjid sebagai Pusat Ilmu dan Persatuan Umat Islam, pelatihan ini secara resmi digelar di Masjid Manarul Ilmi (JMMI) ITS, Minggu (27/10).

Menurut Muhammad Rafdillah, Koordinator Pelatihan PSI 1, kali ini peserta akan lebih dididik untuk lebih mencintai masjid. Menurutnya, dengan mencintai masjid maka para peserta dapat dikatakan terlibat aktif dalam beribadah dan memakmurkan masjid. “Hal utama yang dapat dilakukan dalam mencintai masjid adalah dengan mengikuti sholat berjamaah,” terangnya.

Masjid merupakan sebaik-baiknya tempat untuk menyiapkan sumber daya manusia yang andal. Hal ini dikarenakan, selain fungsi masjid sebagai tempat beribadah, masjid juga digunakan untuk penyebaran ilmu agama. Melalui penyebaran ilmu agama inilah dapat meningkatkan peradaban umat Islam. “Nilai tersebut yang penting untuk ditanamkan kepada para peserta,” ujarnya.

Selain itu, Rafdil, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa peserta juga akan dididik untuk lebih bijak dalam menyikapi perang pemikiran yang terjadi belakangan ini. Pasalnya banyak yang sering salah mengartikan tentang ajaran Islam, sehingga berpengaruh dalam pengambilan tindakan. “Sehingga dalam pelatihan ini kami akan membekali para peserta supaya memiliki pemahaman yang benar tentang Islam,” jelas Mahasiswa Teknik Kelautan ini.

Dalam PSI 1 ini, lanjutnya, peserta juga akan dipacu untuk menjadi sosok yang berprestasi agar mampu memberi manfaat bagi banyak pihak. Peserta dapat memperdalam wawasan mengenai shalat serta peningkatan hafalan Quran dan hadis. “Peserta pun kami targetkan akan sanggup memahami makna dan tahap Ukhuwah Islamiyah,” ucapnya antusias.

Diakhir, Ketua JMMI ini berharap supaya kegiatan PSI, khususnya PSI 1, dapat terus berkembang dengan lebih baik dan konsep yang lebih matang. Hal ini dikarenakan PSI merupakan salah satu wadah bagi mahasiswa muslim untuk membekali dirinya mengenai pengetahuan Islam. “Kedepannya, semoga pelatihan ini dapat dibentuk menjadi sebuah pelatihan yang tidak ketinggalan zaman dan terbuka bagi mahasiswa kampus lain,” tandasnya. (dik/bel)

 

Membaca Quran bersama seluruh peserta PSI 1

Berita Terkait