ITS News

Kamis, 04 Juni 2020
11 November 2019, 12:11

Baru Diresmikan, UKM ITS Archery Banjir Peminat

Oleh : itsojt | | Source : ITS Online

Logo ITS Archery

Kampus ITS , ITS News — Setelah tiga tahun bernaung di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai sebuah komunitas, ITS Archery akhirnya diresmikan sebagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) pada 27 Mei 2019. Kehadirannya yang mewarnai dunia minat bakat, disambut baik oleh segenap mahasiswa ITS.

Baru tahun ini mengikuti UKM Expo yang diadakan pada 25-26 Agustus 2019 lalu, Ketua ITS Archery Adi Kurnia Halim, mengaku sangat terkejut dengan tingginya antusiasme mahasiswa terhadap UKM ini. Hal tersebut tampak dari sebanyak 399 mahasiswa baru ITS mendaftar kala itu.

“Untuk UKM yang masih baru jumlah tersebut sangatlah banyak. Saya harap ini merupakan awal yang baik bagi kami (UKM ITS Archery, red),” ungkapnya penuh harap.

Menilik kembali sejarah, meski belum diresmikan sebagai UKM, komunitas ini telah menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa dalam olahraga panahan. Sejak 2016 lalu, ITS Archery didirikan sebagai suatu komunitas oleh mahasiswa D1 Pendidikan Informatika dan Komputer Terapan (PIKTI) ITS. Dalam perjalanannya, komunitas ini beberapa kali  yang sempat mengalami pasang surut dalam kegiatannya.

Kemudian, mahasiswa Departemen Teknik Fisika ini juga menceritakan kegiatannya di komunitas ini. Setelah melalui hari-hari latihan yang panjang, jadwal latihannya mulai tetap, dan anggota pun bertambah. Hal itu yang membuatnya semangat untuk mewujudkan komunitas ini menjadi UKM.

“Jadi, tepat pada bulan September 2018, kami (masih sebagai komunitas) membuka rekrutmen anggota baru,” ceritanya.

Mahasiswa angkatan 2017 ini mengaku, menjadikan suatu komunitas menjadi sebuah UKM bukanlah suatu perkara yang mudah untuk dilakukan. Pasalnya ada berbagai syarat dari Lembaga Minat Bakat (LMB) ITS yang harus dipenuhi. Untuk menjadi sebuah UKM, komunitas ini harus memiliki minimal dua puluh anggota. Kemudian, komunitas ini juga diharuskan terlebih dahulu mengadakan kegiatan perlombaan serta memiliki Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

“Setelah dievaluasi oleh LMB, akhirnya kami (ITS Archery, red) dapat memenuhinya sehingga dinyatakan layak untuk menjadi UKM.” jelas mahasiswa yang akrab disapa Adi ini saat diwawancarai kru ITS Online.

Menurut Adi, meski baru terbentuk, ITS Archery telah memiliki tujuan yang jelas yakni untuk membentuk atlet-atlet yang mampu bersaing dari tingkat nasional hingga internasional. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui berbagai agenda perlombaan yang telah digelar UKM cabang olahraga tersebut.

Unjuk kebolebah Ketua ITS Archery Adi Kurnia Halim saat membuka INARCO

Baru -baru ini ITS Archery telah menggelar kompetisi internal bertajuk Internal Archery Competition (INARCO) selama dua hari sejak 9 November lalu. Dalam kompetisi tersebut, terdapat dua kategori perlombaan berdasarkan jenis busur yang digunakan, yakni horsebow dan barebow.

Salah satu aksi anggota ITS Archery dengan busur Horsebow

Kompetisi internal antar anggota tersebut diselenggarakan salah satunya ditujukan guna menumbuhkan rasa cinta terhadap kegiatan panahan. Selain itu, juga untuk mengenalkan atmosfer perlombaan kepada anggota baru, agar mereka siap saat mengikuti perlombaan lain yang lebih besar.

“Kegiatan ini akan menjadi agenda rutin kami (ITS Archery, red). Kedepannya kami akan siap untuk menjadi tuan rumah kompetisi memanah se-Surabaya,” ujar mahasiswa kelahiran tahun 1999 itu dengan yakin.

Potret kegiatan memanah salah satu anggota menggunakan busur Barebow

Dengan slogannya ‘Membidik dengan hati’. UKM ITS Archery ini lebih menekankan apabila berlatih memanah harus menggunakan hati, alias tidak ada rasa keterpaksaan sedikitpun. Hal tersebut selalu dibina dengan menumbuhkan rasa kekeluargaan yang tinggi.

“Dalam memanah, setelah diajarkan berbagai macam teknik, pengeksekusiannya tetap harus menggunakan hati dan insting yang kuat,” pungkasnya. (ai/rur)

Berita Terkait